Kategori

5 Hal Yang harus ada dalam Seni Tari

Diposkan oleh On 3:05 PM

5 Hal itu apa saja yang ada dalam seni tari? jika ada pertanyaan demikian bisa juga dijawab dengan 4 unsur seni tari, yaitu wiraga, wirasa, wirupa dan lain sebagainya.
Namun agar mudah difahami kami bisa menyimpulkan bahwa dalam seni tari juga memiputi beberapa hal yang harus ada diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Gerakan Yang digayakan, misalkan kita menggunakan gerak maknawi dan kemudian kita meniru gerakan orang lain maupun hewan namun harus digayakan sehingga menciptakan gerakan yang gemulai.
  2. Lembut, dalam seni tari lebih cenderung dekat dengan kelembutan sekalipun gerakan dan karakter tarinya semangat dan ngeROCK misalnya, tetap harus ada kelembutan.
  3. Akomodasi atau pembiayaan, dengan demikian semua unsur tari bakal terpenuhi. tanpa adanya biaya, terutama wirupa tidak akan terpenuhi.
  4. Fokus, fokus itu berarti nggak kalau dalam seni tari, tentu saja fokus itru sebuayh kewajiban agar gerakan dan lain sebagainya bisa kita kontrol dengan baik terutama keseragaman gerakan.
  5. Iringan musik, apa saja bisa menjadi alternatif alat musik sehingga tidak ada alasan untuk tidak menggunakan alat musik, pentingnya adalah pengaturan tempo yang tepat untuk menyeragamkan gerakan dan menentukan durasi yang pas.

Tari dari Thailand Bagian Selatan

Diposkan oleh On 12:21 AM

Ragam tarian yang berasal dari thailand memang terbagi menjadi empat daerah yang ada di Thailand. Tari di Thailand bagaian Tengah, Tari di Thailan Bagian Timur Laut, Tari di Thailand Bagian Utara, dan Juga dalam artikel dibawah ini tari di Thailand Bagian Selatan.

Tari di Thailand bagian selatan terbagi menjadi 3 jenis tarian. Yaitu tari Pedang, Tari lilin, dan tari Choeng Tua Auk Son. Untuk video tentang tari tersebut akan kami tampilkan di blog ini dengan mengambil koleksi yang ada di youtube. Semoga pemilik youtube tidak mencabut videonya sehingga akan menjadi koleksi secara permanen dalam blog ini.

  • Tari Pedang : Tarian pedang ini memang terinspirasi dari bela diri kuno dari thailand sehingga konsep tarian ini adalah menyimbulkankeberanian, kekuatan dan gerak reflek yang sempurna.  Asesoris yang digunakan adalah pedang. Maklum, namanya saja tarian pedang, ya tentu menggunakan pedang, masa menggunakan kipas. Nanti jadi tari Kipas dong. He. He.. berikut video tari Kipas, eh maaf tari Pedang.
  • Tari Lilin : Di Thailan ternyata juga ada tari lilin. Di Indonesia Juga ada Tari Lilin. Namun coba kita perhatikan tari Lilin Di Thailand dan Tari Lilin di Indonesia. Untuk di Thailan, tari lilin merupakan tradisi suku Thai Kheun. Tari Lilin merupakan Tari persembahan untuk sang Budha. Berikut video tari lilin Thailand. Kemudian bawah video ini adalah Video Tari lilin dari Indonesia.


Tarian Thailand Bagian Timur Laut

Diposkan oleh On 12:18 AM

Dalam artikel Tari di Thailand Bagian Utara sudah di contoh kan video, Tari Di Thailand bagian Tengah juga sudah ada video yang kami ambil dari youtube yang selanjutnya bisa dipakai sebagai media pembelajaran Seni Budaya. Dan nantinya juga akan kami posting tarian di thailand bagian selatan.

  • Tari Serng Kratip Khoa : Penari membawa semacam bakul nasi, Gerakan mereka seperti seorang wanita membawakan makanan untuk suaminya yang sedang bekerja di ladang. Tarian ini diiringi dengan Charb, Grab, Mong (gong), dan Kahen. Berikut video Tari Serng Kratip Khoa.
  • Tari Serng I San : Tarian ini merupakan tarian rakyat yang ditampilkan dalam festival tradisional. Penari menggunakan kostum cerah dan berwarna warni. Berikut video Tari Serng I San.

  • Tari Serng Krapo (Tarian Kelapa) : Dikatakan krapo karena menggunakan asesoris kelapa (batok Kelapa). Bahkan sebagian orang menyebutnya Coconut Dance. Tergolong tarian tradisional. Tarian ini biasanya dimainkan oleh gadis thailan selatan yang sudah cukup umur. Alat musik yang dipakai untuk mengiringi adalah Pong Lang. Berikut ini video dari youtube untuk koleksi Seni Budaya Video Serng Krapo. Ada dua contoh, sedikit mungkin ada perbedaan gerakan. Kalian tinggal pilih, ingin mempraktekkan yang mana.

  • Tari Fon Poothai : Tarian yang berasal dari suku Poothai yang tinggal di timur laut Thailand. Tarian ini biasanya untuk perayaan atau upacara oleh suku poothai. Inilah video tarian suku Fon Poothai.
  • Tari Pong Lang : Tarian pong Lang ini memang biasanya dipergakan oleh dua orang. Laki laki dan perempuan. Tarian ini tergolong tarian berpasangan dan bisa dilakukan dengan berkelompok. Berikut ini video tari Pong Lang.
  • Tari Serng Tang Wai : Tarian ini biasa untuk mengisi festival khusus. Biasanya tarian ini hanya dilakukan oleh 4 empat orang penari wanita. Berikut ini contoh video Tari Serng Tang Wai.

Tari Thailand Bagian Utara

Diposkan oleh On 12:12 AM

Tarian yang kita bahas adalah tarian berasal dari Thailand, Baik itu Tarian dari Thailand Bagian Tengah, Tari Tailand Bagian Utara, Thailand Bagian Timur Laut, maupun bagian Selatan.

  • Tarian Pedang. Tarian pedang ini diilhami dari kesenian bela diri kuno yang menampilkan keberanian, kekuatan, dan gerak reflek yang sekiranya menarik. Asesoris yang digunakan adalah pedang, dan penari satu dengan yang lain saling menyerang dan menangkis.
  • Tari Lilin. Tari lilin tersebut merupakan tarian tradisional suku Thai Kheun. Tari Lilin merupakan tari untuk persembahan sang Budha. Para penari wanita melakukan ritual dengan cara melintasi delapan lilin. Delapan lilin adalah delapan titik utama bumi.

  • Tari Choeng Tua Auk Son, Tari ini merupakan taripersembahan bagi sang Budha dengan koreografi yang terinspirasi dari hurf kaligrafi kuno. Gerakan yang digunakan adalah ilmu beladiri.




Ragam Tari Asia

Diposkan oleh On 11:09 PM

Sebelum berbicara ragam Tari ASIA tentunya kita yang tinggal di wilayah ASIA faham betul budaya tari kita. Budaya tari yang kita miliki umumnya adalah lingkup ASIA selalu mengutamakan Keindahan gerak dan menjunjung nilai-nilai luhur budaya. Bahkan tidak jarang tarian tarian ini difungsikan sebagai pengisi upacara-upacara adat. Bahkan terkadang dipakai sebagai media ritual lainnya. Terlepas dari itu semua Tari di wilayah ASIA tetap fokus pada nilai keindahan gerak.


Ragam Tari ASIA terbagi menjadi 4 (empat) bentuk:

  1. Tarian Thailand
  2. Tarian Kamboja
  3. Tarian Cina
  4. Tarian India
Tarian Thailand masih terbagi lagi menjadi 4 yaitu Thailand bagian tengah, Thailand bagian timur laut, Thailand Bagian utara, dan thailand bagian selatan.
Tarian cina terbagi menjadi 2 bentuk, yaitu tarian naga dan tarian Baronsai.
Tarian India terbagi menjadi, bentuk tari india dan jenis tari india. Sedangkan Tarian kamboja berdiri sendiri.

Demikianlah jika anda menginginkan artikel dengan kata kunci Ragam Tari ASIA bukan Ragam Tari Nusantara, Bukan Tari Daerah, Bukan Ragam Tari Kreasi. Karena Masing-masing diatas akan kita pelajari pada artikel tersendiri. Namun yang terpenting kita pelajari Tari ASIA sebagai Konsentrasi saat ini. Jika kita sudah faham Tari ASIA maka kita akan melihat lebih jauh dalam blog ini mengenai tari Yang Lain. Atau Misalnya Tari Tradisional di Indonesia dan Lain-lain

Asesoris Tari Jaipong, Tari Saman, Tari Merak, Tari Gambyong, Tari Piring, Tari Bali, Tari Pendet

Diposkan oleh On 8:51 AM

Asesoris Tari Tradisional/Klasik seperti Tari Jaipong, Tari Saman, Tari Merak, Tari Gambyong, Tari Piring, Tari Bali, Tari Pendet, dan tari tari lainnya akan menjadi pembahasan tersendiri. Jangan heran jika kita akan melihat beberapa asesoris yang super mewah dan dengan bahan yang luar biasa.

Asesoris setiap jenis tari akan berbeda-beda. Tari Merak tentunya membutuhkan asesoris yang berhubungan dengan Tari Merak. Tari piring juga bakal membutuhkan sejumlah piring dipakai untuk asesoris. Namun pada umumnya seorang penari tidak lepas dari busana yang indah, dengan mahkota di atas kepala menambah berdebarnya penonton saat mengikuti pertunjukan tari tersebut.

Dalam seni tari, hal yang biasa wajib dipakai adalah selendang. Hampir setiap penari menggunakan asesoris utama yaitu selendang. Mahkota juga menjadi faktor utama yang dibutuhkan saat ada pertunjukan tari.

Mahkota untuk tari merak biasanya penari memakai mahkota dengan kepala burung merak yang biasa kita sebut "Siger" Jadi itu yang merupakan asesoris pokok Tari Merak. Hiasan Sanggul dibelakang mahkota yang biasa kita sebut "Garuda Mungkur". Garuda Mungkur artinya garuda yang menghadap kebelakang. Tambah lagi satu asesoris lagi "Susumpingan". Semacam anting-anting.

Sumber Gambar : dimazzart.blogspot.com

Dalam Tari Piring, asesoris penari piring tentunya menggunakan piring. Masalah busana biasanya disesuaikan dengan adat istiadat masing masing. Tidak ada pakem busananya. Namun tarian ini memang sangat terkenal di Sumatra Barat. Oleh karena itu biasanya pakaian atau busananya disesuaikan dengan busana sumatra barat. Apa tidak boleh kita menggunakan pakaian adat kita sendiri. Pakaian saya kira no problem namun untuk tariannya tentunya memiliki pakem tersendiri yang harus kita pelajari. Namun jika ingin menari menggunakan asesiris piring, kenapa tidak. Silahkan berkreasi dengan tari kraeasi yang anda ciptakan.

Sumber Gambar : Screen Shot Google Search Tari Piring

Tari bali tentu menggunakan perlengkapan yang hampir sama dengan tari-tari yang lainnya, namun untuk tari bali cenderung menggunakan kipas untuk asesorisnya. Tari bali juga menggunakan pakaian adat bali. Pelengkapan yang unik dan setiap daerah harus memiliki ciri khas sendiri sendiri untuk selalu menonjolkan keragaman budaya dan adat istiadat yang memiliki nilai seni tinggi.

Sumber Gambar : Screen shot Google search Tari Bali

Memahami Gerak Tari Berdasarkan Levelnya

Diposkan oleh On 3:25 AM

Pengertian level disini bukan level yang merupakan Perlengkapan Pameran Seni rupa, Namun level disini diartikan sebagai tingkatan. Jadi Lever gerak adalah tingkatan gerak seorang penari. Posisi gerak kita terkadang berdiri, terkadang jongkok, bahkan posisi duduk. Ada pula gerakan kita yang melompat, bahkan sampai melayang. Oleh karena itu gerak kita yang demikian yang dinamakan level. Sebelum lebih jauh kita akan membahas dulu bagaimana seseorang harus lebih kreatif menciptakan sebuah gerakan. Baru kemudian menentukan level geraknya. Kita bebas membuat gerakan merangkak, berjalan, sampai gerak melayang. Kita bisa meniru gerak ular, kita juga bisa meniru gerak manusia, dan kita juga bisa meniru gerak burung. Namun untuk melayang, kita juga bisa meniru gerakan ikan lumba-lumba misalnya. Ini akan memperkaya variasi gerakan.

Jangan menentukan ini nanti gerakan rendah saja, atau sedang saja, atau atas. Namun fungsikan daya imajinasi kita untuk membuat gerakan terlebih dahulu, baru kita sempurnakan level gerak kita. Bagaimana kalau geraknya selalu melayang. BIsa saja gerak melayang, namun cara melayangnya bisa kita variasi. Mungkin merentangkan tangan, kemudian kita ayun-ayun, ada pula merentangkan tangan dengan sedikit mengombak. Maka walaupun gerak terbang melayang, namun tetap menjaga variasi gerakan.

Baiklah Siswa-siswi kami yang dicintai oleh Yang Maha Esa. Berikut ini kalian bisa perhatikan Level Gerak dalam Seni Tari :

  1. Level Gerak Tinggi. Level gerak tinggi contohnya Melompat, Melayang atau gerak terbang. Tarian dengan gerak level tinggi ini bisa kita jumpai saat melihat pertunjukan tari balet. Melompat dalam tari balet hampir menjadi sebuah hal yang harus ada. Tidak Ada Lompatan, berarti bukan tari balet. Melayang bisa dipakai untuk gerakan Tari tradisional. Disaat sang Penari melakukan serangan terhadap penari lawannya, sehingga penyerang terlihat sangat kuat dan wajib diperhitungkan.
  2. Level Gerak Sedang. Biasa kita namakan Gerak berdiri maupun sedikit condong. Level gerak sedang ini bisa dilakukan variasi gerakan dengan cara berdiri dengan asesoris yang sangat lengkap. Namun asesoris tidak harus mengganggu kelangsungan Gerak tarinya. Gerak tari sedang ini justru memperlihatkan maskulinitas (kelaki-lakian), Terkesan kokoh dan kuat. Biasanya gerak sedang inilah yang menjadi kesenangan seorang koreografer untuk menciptakan gerak ringan namun berbobot kualitasnya.
  3. Level Gerak Rendah. Level ini memang level terbawah, namun jangan diartikan bahwa gerak rendah tidak bagus. Level rendah dengan gaya ular melata, Gerak bervariasi, maka tampilan seorang penari akan lebih maksimal. Contoh gerakan dengan level rendah misalnya gerakan berguling, Merangkak dan lain sebagainya. Penari saat merebah dilantai harus memiliki daya imajinasi untuk menciptakan variasi gerakan saat rebahan. 
Demikian tentang level yang kami maksudkan, yang jelas kami terangkan secara gamblang mengenai Level gerak yang kemungkinan menjadi bahan untuk menciptakan tari-tari kreasi sendiri. Keyakinan untuk berkarya dengan gerak level tinggi akan memicu untuk menciptakan gerakan-gerakan baru yang lebih atraktif dan mempesona.