Kategori

Buat Rekaman Drama untuk Operet

Diposkan oleh On 7:04 PM

Rekaman Drama, biasanya digunakan untuk mensiasati jika mic yang disediakan dipanggung kurang. seandainya ada pun kurang prakstis sebab banyak kabel yang berserakan. biasanya kalau ada mic wirless pun jumlahnya tidak mencukupi. Jadi disini mensiasati percakapannya terdengar jelas, karena hasil rekaman berupa kaset, atau file atau VCD.  
    1. Rp. 50.000 = Hanya rekaman saja
    2. Rp. 100.000 = Rekaman plus edit Rekaman
    3. Rp. 150.000 = Rekaman + Edit Rekaman + Back Sound (Lagu Bawa Sendiri)
    4. Rp. 200.000 = Rekaman + Edit Rekaman + Back Sound (Lagu Dari Programmer)
    5. Pasrah  
    • Pasrah Rp. 500.000,- = Edit Naskah anda (Artis dari Anda)
    • Pasrah Rp. 750.000,- = Naskah dari Kami (Artis dari Anda) + Latihan 5 Kali
    • Pasrah Rp. 1.000.000,- = Naskah dari Kami (5 Artis dari Kami)
    • Pasrah Rp. 750.000 + 1 Artis (Rp.100.000) = Misal : Artisnya dari kita 10 artis, maka Rp. 750.000, + 100.000 x 10 Orang (1.000.000,-) berarti Rp. 1.750.000,-


    Naskah Drama Judul Karma

    Diposkan oleh On 10:14 PM


    Lakon Remaja
    Judul : KARMA

    KONSEP PEMENTASAN
    Drama ini diilhami dari cerita  Legenda Batu Menangis  yang bersal dari Sulawesi Utara, karena kami menganggap bahwa dalam cerita tersebut banyak terdapat nilai – nilai kemanusiaan yang dapat kita tanamkan untuk anak tingkat sekolah dasar, misalnya sikap untuk tidak durhaka terhadap orang tua, sikap untuk tidak berbohong, dan menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua tidak akan pernah lekang sampai kapanpun.
    Dalam drama ini kami telah melakukan banyak perubahan – perubahan tokoh dari cerita yang sebenarnya dan kami telah memodifikasi cerita ini hingga hampir mirip dengan kisah – kisah kehidupan nyata seperti sekarang ini.

    SINOPSIS CERITA
    Ada sebuah keluarga sederhana yang tinggal di suatu desa . keluarga tersebut terdiri dari seorang Ibu dan dua orang anaknya yaitu Joko dan Anik . Meskipun hidup dalam keluarga yang sangat sederhana, Joko tingkah laku Joko setiap harinya seperti orang kaya . Tak jarang terjadi pertengkaran dirumah tersebut hanya gara – gara lauk pada saat makan. Namun Ibu Joko dan Anik (kakak Joko) selalu bersabar menghadapi tingkah laku Joko, hal itu dikarenakan Joko merupakan anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga tersebut, apalagi setiap kali beradu mulut Joko selalu mengancam akan pergi dari rumah apabila keinginannya tidak dituruti oleh Ibunya .
    Joko mempunyai seorang pacar anak orang kaya yaitu anak juragan sapi dari desa sebelah. Hal tersebut diceritakan Joko terhadap Ibunya . Betapa terkejutnya sang Ibu pada saat Ibunya mendengar dari Joko bahwa dia telah berbohong dengan mengatakan bahwa dia adalah anak orang kaya untuk mendapatkan gadis tersebut . Dan yang lebih menyakitkan lagi Joko menyuruh sang Ibu untuk memanggil Joko tuan pada saat Joko bersama dengan sang kekasih, namun sang Ibu masih dapat bersabar .
    Suatu hari pacar Joko meminta Joko untuk melamarnya dan Jokopun menyanggupinya dengan segala syarat yang diajukan oleh sang pacar yaitu Joko harus menyerahkan uang sebesar Rp.20.000.000,- kepada calon mertuanya . kejadian ini membuat Joko bingung dan kembali Joko mendesak Tbunya untuk menyediakan uang tersebut dalam waktu dua hari. Dan Joko tidak mau tahu bagaimana caranya sampai-sampai Joko menyuruh Ibunya Untuk menjual tanah warisan dari bapaknya . dan lagi-lagi sang Ibu tidak kuasa untuk menolak karena Joko mengancam akan pergi dari rumah apabila keinginannya tidak segera di penuhi .
    Dan sesuai dengan waktu yang telah disepakati, Jokopun melamar pacarnya dengan memenuhi syarat yang telah diajukan. Pada saat melamar Joko membawa sang Ibu yang telah disuruh untuk mengaku sebagai pembantunya . dan pada saat pelamaran tersebut sang calon mertua Joko bertanya kepada Joko tentang orang tua Joko dan Joko menjawab bahwa orang tua laki-lakinya telah meninggal dunia pada saat Joko masih kecil. Calon mertuanya bertanya kembali tentang Ibu Joko, Joko pun kebingungan untuk menjawab, dan setelah ditanya beberapa kali oleh calon mertuamya maka Jokopun menjawab bawwa Ibunya telah meninggal dunia . seketika itupun Ibu Joko tidak dapat menahan kesabaran lagi dan secara tidak sengaja mengutuk Joko menjadi patung .

    MBOK (sambil membawa nasi) 
    Anik, lauknya bawa kesininduk, itu tadi yang Mbok letakkan didekat kompor .

    ANIK (sambil membawa lauk) 
    Iya Mbok , sebentar...  ini mbok...

    MBOK (sambil menata makanan) 
    Makasih ya nduk.. oh ya, ngomong-ngomong kakakmu Joko dimana?

    ANIK  
    Mmm... tadi habis mandi kayakknya sudah rapi gitu mbok, nggak tahu mau kemana.


    JOKO  
    Lauknya apa, Mbok ?

    MBOK  
    ya seperti biasanya to Jok, tahu sama tempe .

    JOKO (Sambil Cemberut) 
    Mmmm..Tahu lagi... tempe lagi....? bosan mbok, masak tiap hari tempe, tahu .
    Nggak ada yang lain apa.

    ANIK  
    Sudahlah kakdimakan saja . Yang kita punya kan cuma ini .

    JOKO  
    Mungkin Mbak bisa makan seperti ini setiap hari, tapi aku nggak bisa Mbak.

    MBOK  
    Kamu ini mbokyangerti to le , Mbok kan Cuma buruh tani . Upahnya tidak seberapa kok le..

    JOKO  
    Mbok kan bisa cari kerja yang lain, Buruh nyuci kek, buruh pabrik kek, atau yang lain yang bayarannya lebih besar mbok.

    MBOK  
    Memangnya gampang Jok cari kerja jadi buruh pabrik. Tenaga mbok juga sudah nggak kuat. Nanti simbok malah sakit Jok.

    JOKO  
    Ya itu urusan mbok, yang penting dapat duit banyak.

    ANIK  
    Sudahlah kak, jangan maksa gitu. Kasihan simbok, sudah sarapan sana.

    JOKO   (cemberut) (out)
    Nggak, Bosen... 

    ANIK  
    Sabar ya mbok! Sabar! Sudah, yuk makan dulu mbok!

    MBOK  
    Nggak nik, simbok belum pengin makan. Kamu makan dulu ya.!

    ANIK  
    Lho, jangan gitu mbok, simbok harus makan, nanti sakit. Yuk!

    MBOK  
    Nggak nik, nanti saja.

    ANIK  
    Ya sudah, kalau gitu tak beresi dulu, nanti nanik sarapan bareng simbok aja!

    JOKO (Have ini) 
    Brangkat..
    Hah, siapa mertamu ke rumahku...

    ARISKA (have ini)
    Assalamu’alaikum .....

    JOKO
    Wa’alaikum salam ....
    Riska....

    ARISKA
    Joko .....
    Ngomong-ngomong, kamu kok ada disini? Aku tadi nyariin kamu, emangnya ini rumah kamu ya?

    JOKO
    Bukan, ini bukan rumahku, ini rumah pembatuku.

    ARISKA
    Trus kamu disini ngapain?

    JOKO
    Yach Cuma main-main aja,

    ARISKA
    Rumah kamu dimana?

    JOKO
    Ya deket-deket situ,

    TIBA-TIBA IBUNYA JOKO KELUAR

    MBOK  
    Oh …… ada tamu toh . Ayo duduk...!

    ARISKA  
    Makasih mbok .....

    JOKO  
    Oh ini ! dia adalah pembantuku yang aku ceritakan tadi

    MBOK 
    Maksud kamu apa Jok?

    JOKO  
    Udah, mbok tenang aja, pokoknya simbok diam dulu.
    -----------------------
    Oh ya... mau minum apa?

    ARISKA
    Air putih saja

    JOKO  
    Mbok, ada air putih mbok, tolong ambilkan!
    Sudah.... Cepet sana! (Sambil maksa)

    MBOK  
    Huh....

    SETELAH SI MBOK MASUK, JOKO DAN ARISKA BERBINCANG – BINCANG DI DEPAN RUMAH.

    ARISKA  
    Ngomong – ngomong aku harus duduk di mana?

    JOKO  
    Di sini aja ya Ris? (Sambil menunjuk tikar)

    ARISKA  
    Apa....??? Disini...? (Males)

    JOKO 
    Maklumlah Cantik, ini kan rumahnya pembantu jadi umtuk sementara duduk di sini aja ya!
    Ngak apa-apa kan?

    ARISKA  
    Males gitu...!

    SI MBOK KELUAR DANGAN MEMBAWA DUA GELAS AIR PUTIH.

    MBOK  
    Ini airnya...

    ARISKA  
    Kenapa sih, pembatu kamu kok cemberut gitu kang?

    JOKO 
    Sudah, biarin aja.Oh ya, ada apa sih, bidadariku yang cantik datang kesini?

    JOKO  
    Terimakasih Mbok . ya sudah silakan Mbok masuk kedalam .
    Setelah Mbok masuk kedalam, Joko dan Ariska melanjutkan kembali percakapannya.

    ARISKA  
    Kita pacaran kan sudah 7 tahun, Kapan sih akang melamar daku? Lama tau, Mamiqu sudah sering nanyain lho.

    JOKO (sambil berfikir) 
    Ooo gitu ya, kapan ya.. emm.. Bagaimana kalau bulan depan ?

    ARISKA  
    Tapi Tampan, Mamiqu kan mau pergi keluar negeri entar kelamaan kalau bulan depan.

    JOKO  
    Gimana Ya?

    ARISKA  
    Begini Kang, kata Mami aqu, 2 hari lagi akang harus melamar daqu.

    JOKO  
    Opo nduk? Dua hari?

    ARISKA  
    Gimana?


    JOKO (dengan terpaksa jokopun menyetujuinya ) 
    ya sudah, 2 hari lagi aku melamar kamu.

    ARISKA
    Oh ya, kata Mamiqu ada syaratnya.

    JOKO  
    Opo Maneh?

    ARISKA  
    Saat melamarnati, Jangan lupa membawa uang sebesar Rp. 20.000.000,-

    JOKO (terkejut)
    a…… pa ? dua puluh jeti ?

    ARISKA  
    Akang kenapa kok terkejut ! uang dua puluh juta kan kecil buat Si cakep seperti kamu.

    JOKO (berpura – pura ) 
    Aaah bisa aja , siapa yang terkejut . kalau hanya uang dua puluh juta itu kecil buat aku .

    ARISKA  
    Jadi bagaimana Kang ? jadi kan melamar aku ?

    JOKO  
    Ya pasti dong..

    ARISKA  
    Ya udah ya , aku pulang dulu Yang . Aku masih ada j anj i sama teman – teman mau pergi ke Mall. Da……… (sambil melambaikan tangan)

    JOKO (sambil melambaikan tangan) 
    hati – hati dijalan ya.
    Waduh.. pening aku pening aku...

    MBOK 
    Kenapa Pening? Makanya, jadi orang kere itu nggak usah sok kaya, pening kan?
    Coba kalau tadi kamu bilang aku ini simbokmu, dan beginilah adanya aku, pasti kamu tidak akan kualat le.
    Anaknya siapa sih, KemenyeK

    JOKO  
    Anaknya juragan sapi dari kampung sebelah.

    MBOK (sambil terkejut)
    Apa ….. ? Kamu pacaran sama anaknya juragan sapi itu. Mbokya o ngoco tho le, le.. kere kok yo nekat.

    JOKO  
    Cinta itu tidak mengenal orang kere ama juragan mbok..

    MBOK
    Alaah, Emprut Jok, Teori ...
    Tadi simbok denger sendiri si siapa tu, minta uang 20 juta.. wedan ra? Habis ngaku orang kaya sih.



    JOKO (dengan nada agak kerat)
    Mbok, aku lakukan ini demi kita Mbok. Memangnya, Mbok nggak senang kalau Mbok punya memantu orang kaya?

    MBOK
    Ya, Mbok senang punya menantu orang kaya tapi jangan begitu caranya. Nanti kalau pacarmu tahu kalau kamu orang miskin bagaimana?

    JOKO
    Ya, aku ngggak tahu

    MBOK  
    Kamu itu bagaimana toh Jok?
    mbok lihat sepertinya kamu bingung sekali ?

    JOKO  
    Gini mbok, orang tua Ariska minta aku melamar Ariska dua hari lagi

    MBOK 
    Kamu mau melamar pakai apa jok ? kamu kan belum kerja. Masih klonthang klantung gitu kok.

    JOKO 
    Mamanya Ariska minta uang Rp.20 juta buat melamar anaknya.

    MBOK 
    Apa??? 20juta??? Kita dapat uang sebesar itu dari mana ? kita kan hanya orang miskin, buat makan saja kita susah. Apalagi 20 juta !

    JOKO 
    Pokoknya aku gak mau tahu. Dalam dua hari mbok harus menyiapkan uang 20 juta untuk melamar pacarku.

    MBOK 
    Masyaallah jok, ya gak mungkin toh mbok dapat uang 20juta dalam dua hari.

    JOKO 
    Tapi kita kan masih punya tanah peninggalan bapak yang ada dibelakang rumah itu mbok.

    MBOK 
    Jok, itu kan peninggalan bapakmu satu-satunya. Masak kamu tega nyuruh mbok menjualnya.

    JOKO 
    Sudahlah mbok jual saja. Kalau mbok gak mau jual lebih baik aku pergi saja dari rumah.

    MBOK 
    Jangan gitu toh le, kalau dijual, nanti kita nggak punya apa-apa lagi.

    JOKO 
    Pokoknya aku gak mau tahu, lebih baik aku minggat kalau mbok gak mau menjualnya.

    Karena mendengar keributan antara mbok dan adiknya, Anikpun keluar.

    ANIK 
    Ada apa toh mbok aku dengar dari dalam kok ribut.


    MBOK 
    Adikmu ini lho, katanya dia mau melamar pacarnya dan calon mertuanya minta uang sebesar 20 juta. mbok bingung harus cari uang dimana. Ee.. Malahan dia nyuruh mbok jual tanah peninggalan bapakmu.

    ANIK 
    Terus mbok mau ?.

    MBOK 
    Lha gimana lagi nik, adikmu ngancam mau minggat dari rumah kalau mbok gak jual tanah. Dia kan anak-anak laki-laki mbok satu-satunya.

    ANIK (dengan nada kesal)
    Mbok sih selalu saja menuruti keinginan joko.

    MBOK 
    Mbok sudah gak punya cara lagi nik. Mbok bingung ! !.

    ANIK 
    Ya sudah, terserah mbok saja.

    MBOK 
    Tolong panggilkan bu anis kesini nik, kayaknya dia punya uang banyak.

    ANIK 
    Baiklah mbok.. aku panggil bu anis dulu.

    MBOK 
    Nasib... nasib... Kemarin minta hp, trus minta dibeliin celana, ee... sekarang malah minta kawin... Haah ruwet-ruwet... nggak dikasih mau minggat..

    BU ANIS 
    Assalamu’alaikum....

    MBOK
    Wa’alaikum salam warohmatulloh..... Ee.. bu Anis, monggo bu.. pinarak.!

    BU ANIS 
    Ada kepentingan apa sih mbok, sampai-sampai Simbok nyuruh aku datang kesini.

    MBOK
    Sebelumnya saya minta maaf karena dah nyuruh ibu datang kesini,  begini…. maksud saya mengundang ibu kemari,  mau…. anu…..saya dengar ibu biasa membeli tanah, dan saya bermaksud akan menawarkan tanah saya dibelakang rumah itu untuk saya jual kepada ibu.

    BU ANIS 
    Untuk apa to mbok? Kayaknya butuh banget.

    MBOK
    Iya bu, ini anakku Joko mau nikah, dan sekarang butuh uang banyak.

    BU ANIS 
    Ooo. Gitu to.. dapat orang mana mbok?

    MBOK
    Mbuh bu, aku sendiri juga belum kenal lebih jauh.
    Oh ya nik, ambilkan simbok sertifikatnya di lemari..
    ANIK 
    Baiklah mbok...
    Oh ya, ngomong-ngomong bu anis mau minum apa?

    IBU ANIS 
    Terserahlah nik,
    Terus Simbok mau menjual tanah itu berapa?.

    MBOK
    Emmm…… Rp.25.000.000 bu ?.

    IBU ANIS 
    25 Juta.... Coba lihat sertifikatnya dulu...
    Ini nggak begitu luas mbok, bagaimanaKalau Rp.18.000.000?.

    MBOK
    Kok Rp.18.000.000 to bu, Tolong ditambahi....

    IBU ANIS 
    Baiklah, saya beli Rp.20.000.000. Bagaimana?
    Kalau iya, langsung tak bayar... ni uangnya sudah saya bawa.. gimana?

    MBOK
    Yo wis lah...

    IBU ANIS 
    Sah mbok?

    MBOK
    Sah

    IBU ANIS 
    Ini uangnya Rp.20.000.000, coba dihitung dulu bu !.

    MBOK
    Ndak bu…. saya percaya kok sama ibu Anis. Terimakasih…. Maturnuwun……..

    IBU ANIS 
    Sama-sama mbok, saya langsung pamit mbok.
    Assalamu’alaikum...

    MBOK
    Monggo...
    Wa’alaikum salam warohmatulloh..
    ================================================================================

    YU 
    Aduh…..kerja kok terus, sampek coklek pinggangku ini rasanya. Eh nem nem, sini…..tak kasih tahu!. (kemudian duduk)

    NEM 
    Ada apa to Yu…..kok semangat banget. (sambil meletakkan sapunya dan ikut duduk).

    YU  
    Eh kamu tahu ndak, non ariska JURAGAN KITA itu, hari ini mau dilamar juragan kaya katanya guuuuanteng lho!.

    NEM 
    Masak sih Yu! Aku kok ndak tau !.

    YU 
    iya! Kamu ini bagaimana to nem nem, masa sama yang terjadi pada juragan kita kamu ndak tahu? Wong tetangga-tetangga yang beli sayur tadi semua membicarakan itu kok ! katanya sih, wajahnya seperti david Beckham pemain sepak bola itu lho nem.

    NEM 
    Da….. David Beckham itu sopo to Yu !.

    YU 
    Gusti allah nem nem, makanya kamu itu jadi orang mbok ya nonton TV. Walau kita pembantu tapi mbok yo yang sedikit modern gitu po’o. kaya aku ini !. (sambil berpose lenggak-lenggok)

    IBUNYAARISKA 
    Aduh,duh,duh,duh…… wong disuruh kerja kok ya ngerumpi! Kalian berdua itu piye to Yu, Nem! Ayo coba kamu Nem dah siap pa belum makananya di dapur ?

    NEM
    Belum ndoro putri…..(sambil ketakutan)

    IBUNYAARISKA 
    Kok belum piye to Nem, lihat ini sudah jam berapa ? calon besanku tuh mau datang. Ayo cepat sana kamu siapkan makanannya! Dan kamu Yu, bersih-bersih didepan sana. Sebentar tamunya datang.

    YU & NEM 
    Inggih ndoro putri……...

    IDA 
    Ada apa to ma…..kok ribut aja sendiri dari tadi, kok ngomel-ngomel terus ida perhatikan.

    IBUNYAARISKA 
    itu loh Yu sama Nem, wong disuruh kerja kok malah ngerumpi.

    IDA 
    Iya tuh ma, pembantu kita itu senangnya ngegosip melulu. Malah kemarin itu yang namanya Nem itu malah pacaran dipasar. Bukannya beli sayur malah kencan sama tukang ojek di depan itu loh ma.

    IBUNYAARISKA 
    Oh iya ida , coba kamu lihat mbakmu dikamar. Dandannya udah selesai apa belum, dari tadi dandan kok belum selesai juga. Ayo sana…..

    IDA 
    Iya-iya ma…..(sambil agak sewot)

    ARISKA  
    Mama…..aduh mama aku udah kelihatan lebih cantik belum ma? Tu bajuku…. antingku juga bagus kan ma?

    IBUNYAARISKA 
    Iya-iya…. anak mama cuuanntik sekali, memang sudah saatnya dilamar. Mbakmu cantik kan ida ? .

    IDA 
    Iya cantik!. (sambil cemberut karena sewot & iri)

    YU 
    Maaf ndoro putri……. diluar tamunya sudah datang.

    IBUNYAARISKA 
    Kamu itu piye to yu, kalau tamunya datang ya disuruh masuk to ! ayo cepat suruh masuk !.

    YU 
    Inggih…inggih ndoro putri, inggih! Setelah tamunya masuk…….
    --------------------------------------------------------------------------------------------------
    ARISKA 
    Sayang……. kamu sudah datang ya. Kami semua udah lama nunggu kamu, kok telat sihhh….

    JOKO 
    Iya sayang maaf…… maklum Surabaya, macet!.

    ARISKA
    Ariska  Oh…. begitu. oh ya ma ini loh yang namanya joko pacarnya riska.

    IBUNYAARISKA 
    Oh…. ini to yang namanya nak Joko, silahkan duduk nak joko! (sambil berjabat tangan kemudian menyilahkan tamunya duduk) , lho, ini siapa nak Joko?.
    Joko  Ehmm…ini..ini pembantu saya ma...

    ARISKA 
    Iya ma, ini pembantunya Kang Joko yang Riska ceritakan kemarin waktu anaknya sakit. Mama masih ingat kan ?.

    IBUNYAARISKA 
    Ohh…. iya mama inget.

    JOKO 
    Iya ma…..betul sekali. Ma, maksud kedatangan saya kemari mau melamar Riska ma… .

    IBUNYAARISKA 
    Oh… iya. Ibu sih ndak apa-apa, tapi apa kamu sudah membawa persyaratannya?.

    JOKO 
    Iya sudah…ini ma! (sambil meminta uang kepada ibunya yang disuruh berpura-pura jadi pembantunya lalu menyerahkannya kepada calon mertuanya)

    IBUNYAARISKA 
    Sebentar ibu hitung dulu ya nak! …..aduh, udah wis ibu percaya. Ayo ida kamu saja yang hitung dikamar mama.

    IDA 
    Iya ma.. . !. Ibu Ariska  Yu… Nem… ! Yu & Nem Inggih ndoro putri….

    IBUNYAARISKA 
    ayo kamu buatkan minum 3 jus jeruk dan camilannnya bawa kesini ya. Cepat!

    YU & NEM 
    kok 3 ndoro, terus yang itu bagaimana?(sambil menunjuk pada ibunya joko)

    IBUNYAARISKA 
    udah cepet sana! Kalau disuruh itu gak usah banyak Tanya-tanya! Yu & Nem Inggih ndoro..
    Oh iya…orang tuanya nak joko kemana? Kok ndak ikut, mama kira mereka ikut. Kok malah pembantunya yang diajak.

    JOKO 
    Oh…. papa saya sudah meninggal ma… !

    IBUNYA ARISKA
    Oh sudah meninggal, maaf ya nak Joko!

    YU DAN NEM MASUK KERUANG TAMU SAMBIL MEMBAWA MINUMAN DAN CAMILAN. KEMUDIAN IBU ARISKA, ARISKA DAN JOKO MENIKMATI HIDANGAN YANG DISAJIKAN SEMENTARA IBU JOKO DIBIARKAN DUDUK DILANTAI TANPA MENIKAMTI APAPUN JUGA.

    IBUNYAARISKA 
    Lalu mamanya nak Joko sekarang dimana?

    JOKO 
    Ehm…. mama …mama …(sambil melihat ibunya dengan bingung), mama saya juga sudah meninggal ma…

    MBOK(langsung berdiri dan menghadap pada joko)
    Joko! Keterlaluan kamu, mbok rela kamu anggap sebagai pembantu, tapi mbok nggak rela kamu bilang mbok sudah meninggal. Astaghfirullah…Joko. Aku ini mbokmu Jok, yang mengandung kamu, melahirkan kamu dan sekarang dihadapanmu kamu bilang sudah mati!

    ARISKA
    sebentar…. sayang ini siapa sich! Kamu bilang pembantu kamu, tapi kok dia bilang dia ini ibu kamu. Lalu yang benar yang mana?

    JOKO 
    Tenang sayang ….yang benar ini bukan ibuku tapi pembantuku. Dan ibuku sudah meninggal.

    MBOK
    Hatimu benar-benar telah menjadi batu...
    Durhaka kamu Joko !DURHAKA... DURHAKA....

    JOKO (tiba-tiba saja joko terjatuh dan kakinya tidak bias digerakkan)
    Aduh kakiku! mbok…mbok…ampun mbok…ampun, maafkan Joko mbok….

    ARISKA (sambil menangis melihat joko)
    Ada apa sayang, kamu kenapa? Kakimu kenapa ?ma …ini bagaimana ma…?

    IBUNYAARISKA
    Sudahlah nak…mama juga nggak tahu

    JOKO (sambil memohon-mohon)
    Ampun mbok…ampun!

    MBOK
    Tidak Joko, ibu tidak akan memaafkan kamu. Ibu sudah terlanjur sakit hati! Ini memang karma yang harus kamu terima! KARMA... KARMA...

    DAN AKHIRNYA JOKOPUN MENJADI PATUNG.

    MBOK (berbalik menghadap Joko
    Jok , Jok, Jok kamu kenapa nak! Ayo bicaralah pada ibu , ya Allah Joko ! mengapa kamu jadi seperti ini nak? astaghfirullah apa yang telah aku katakan, aku telah mengutuk anakku sendiri.

    DAN IBU JOKOPUN HANYA DAPAT BERSIMPUH MENANGIS MENYAKSIKAN ANAKNYA YANG MENJADI PATUNG

    SELESAI