Kategori

Pengertian Denah

Diposkan oleh On 7:09 AM

Dalam mapel seni budaya tentunya pada bab pameran dan pergelaran sering kita mengenal perlengkapan ruang pameran, salah satunya adalah denah.

Denah adalah gambaran penampang atas (Tampak Atas) mengenai letak atau lokasi suatu ruang atau wilayah tertentu dengan menggunakan skala perbandingan. Tujuan denah adalah memudahkan seseorang untuk mengetahui dan menemukan letak atau lokasi maupun wilayah.

Syarat denah adalah :
  1. Judul : Judul adalah identitas pokok dalam membuat denah.
  2. Gambar. Gambar ini yang dimaksud adalah gambar yang tampak atas mengenai ruang, letak ruang maupun wilayah dan lokasi.
  3. Mata angin. Mata angin ini fungsinya sangat penting, sebab dengan mata angin maka seseorang bisa mengetahui arah mana lokasi tersebut menghadap. Maka mata angin ini ada standarnya. anda bisa perhatikan gambar 1.
  4. Skala perbandingan. Mengapa menggunakan skala, sebab gambar tampak atas ini akan diperkecil maka membutuhkan skala perbandingan. Misalnya 1:100 artinya adalah setiap gambar berukuran satu cm maka sama dengan 100 cm.
  5. Keterangan. Keterangan ini sangat penting untuk dicantumkan sebab dengan adanya keterangan, seseorang akan mengetahui apa saja yang ada disana.
Demikianlah mengenai pengertian denah yang bisa kami terangkan dalam materi kali ini, mengenai fungsi denah bisa kalian temukan juga di blog ini dan silahkan anda bisa belajar tentang Seni Budaya di Web ini insyaAllah lengkap dan bisa dijadikan referensi.

Penulis adalah Guru SBK di MTs. Rudlotusysyubban Tawangrejo.


Pengertian Pameran dan Pergelaran

Diposkan oleh On 3:03 PM

Pengertian Pameran dan Pergelaran
Jika kita bertanya mengenai pengertian pameran dan pergelaran maka jawabannya adalah sebagai berikut. Dan tentunya jawaban ini kami ambil dari beberapa pendapat sehingga mendapatkan kesimpulan yang lebih luas mengenai pengertian pameran dan pergelaran.

Kuncinya pada perbedaan yang sangat mendasar mengenai pameran dan pergelaran yaitu, kalau pameran itu karyanya tidak bergerak, namun kalau pergelaran itu karyanya bergerak dan bersuara.

Baiklah akan kami ulas satu persatu mengenai pengertian pameran dan pergelaran. Pameran adalah kegiatan memperlihatkan hasil karya kepada khalayak ramai untuk mendapatkan apresiasi. Sedangkan pergelaran adalah kegiatan mempertontonkan atau mempertunjukkan karya (bergerak: musik, tari teater) kepada penonton untuk mendapatkan apresiasi.

Contohnya adalah sebagai berikut, untuk pameran misalnya seni lukis, pameran kaligrafi, pameran patung modern, semua karyanya tidak bisa bergerak, atau tidak berupa suara dan geraktari lengger dan lain sebaginya.
an. namun untuk contoh pergelaran misalnya pergelaran wayang kulit, pergelaran musik ensambel, pergelaran


Persiapan Pameran

Diposkan oleh On 11:27 PM

TONTON VIDEONYA SAMPAI SELESAI - Sabtu, 9 April 2020

Persiapan Pameran
Persiapan menjadi langkah pertama dalam melaksanakan kegiatan pameran. Persiapan menjadi pijakan utama dalam melaksanakan pameran. Tanpa persiapan, maka pameran bisa dipastikan kurang berhasil, bahkan lebih ekstrim lagi bila dikatakan tidak berhasil alias gagal total. Tentunya hal ini akan dialami oleh siswa yang nantinya akan mengadakan pameran di madrasah atau sekolah.

Jangan menyepelekan persiapan, sebab tidak akan mungkin pameran terjadi jika tidak direncanakan secara matang. Persiapan menjadi kegiatan pertama bahkan yang utama demi suksesnya pameran.
Kegiatan dalam persiapan pameran


Pembentukan Panitia. Panitia adalah sekelompok orang yang berkumpul dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dan tidak dibawah sebuah lembaga. Pengertian organisasi sama persis dengan pengertian panitia, yang membedakan adalah mengenai kelembagaan. Panitia tidak memiliki lembaga, sedangkan organisasi memiliki lembaga. Panitia setelah dibentuk harus langsung dibubarkan jika acara telah selesai. Maka bisa dikatakan pembubaran panitia. Pembuabaran panitia ini akan dilaksanakan setelah Pelaksanaan Pameran dan evaluasi.

Jika susunan panitia sudah terbentuk, maka langkah selanjutnya adalah panitia akan mengadakan rapat perdana, dalam rapat perdana yang dibahas adalah pembagian tugas dalam kepanitiaan. Setelah dibagi sesuai profesionalisme seseorang, kemudian langkah berikutnya segera melakukan tindakan. Sebagai contoh saja. Jika kalian kebetulan ditunjuk sebagai seksi perlengkapan, maka setelah rapat perdana yang harus dilakukan mengadakan penelitian dan pengumpulan data mengenai harga, spesifikasi dan lain sebagainya. Jika sudah terkumpul datanya, maka nantinya akan diplenokan pada rapat kedua dan seterusnya.

Setiap personil harus melaporkan hasil pengumpulan datanya. Maka didalam rapat inilah akan dibahas mengenai apa saja yang berhubungan dengan kepanitiaan. Bendahara mengemukakan jumlah keuangan yang bakal masuk dan keluar dengan metode rincian. Jika asumsi pendapatan keuangan dari beberapa donatur maka pengeluaran diatur jangan sampai terjadi minus anggaran. Ya tentu jangan sampai terjadi. 

Logikanya, anggaran pengeluaran disesuaikan dengan jumlah pendapatan. Jika minus, konyol namanya.
Misalnya tadi seksi perlengkapan, akan memberikan data tentang jumlah biaya yang bakal dikeluarkan untuk kegiatan pameran. Seksi perlengkapan ini membawa beberapa data yang berbeda dengan rincian harga yang berbeda pula, sehingga dengan adanya opsi yang ditawarkan, maka panitia berhak memilih yang sesuai dengan anggaran yang direncanakan oleh bendahara. Misalkan saja, sewa perlengkapan mulai dari tratak, meja kursi, dan lain sebagainya di persewaan A dengan harga sewa Rp. 1000.000,- per hari, dengan spesifikasi tertentu. Kemudian di persewaan B lebih murah padahal spesifikasi dan fasilitasnya sama dengan yang memasang bandrol 1 juta. Maka ini akan menjadi pertimbangan panitia. Kenapa kalau ada murah tidak dimanfaatkan, padahal spesifikasinya sama.

Seksi dokumentasi juga bergerak cepat untuk mendapatkan info mengenai harga perlengkapan dokumentasi. Misalnya saja seksi dokumentasi membeli micro SD di toko A, namun harganya ternyata lebih murah lagi jika mau beli di toko B. Intinya semua panitia melaporkan data data yang telah diperolehnya sehingga bisa dipakai bahan pembahasan.


Persiapan Awal Pameran

Diposkan oleh On 11:23 PM


Persiapan Awal
Tata Laksana Kegiatan Pameran
Tata laksana pameran sebenarnya meliputi beberapa kegiatan yang ahrus dilalui oleh semua panitia. Panitia dalam hal ini adalah penentu utama dalam suksesnya sebuah kegiatan. Panitia menjadi penggerak utama dalam kegiatan. Bahkan tanpa panitia semua kegiatan tidak akan mungkin berjalan. Kegiatan harus ada panitia untuk mengurusinya. Intinya yang paling prinsip dalam sebuah kegiatan pameran adalah panitia.

Hampir semua harus ada panitia, entah namanya panitia atau gerombolan, atau paguyuban dan lain sebagainya, namun intinya adalah sekelompok orang yang berkumpul, bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Kesuksesan sebuah kegiatan akan bisa diraih setiap orang dengan tujuan sama yaitu sukses kegiatan.

Maka dalam hal ini akan kita ulas kembali bagaimana tata laksana Kegiatan pameran didasarkan pada tahapan-tahapan pameran;

Persiapan awal

Pengertian persiapan awal adalah kegiatan menyiapkan segala sesuatunya sebelum lebih jauh masuk pada pelaksanaan kegiatan, atau biasa kita katakan perencanaan kegiatan. Dalam hal ini kegiatan yang dilakukan dalam persiapan awal adalah:

  1. Pengorganisasian. Organisasi kepanitiaan bertugas mengatur dan mengelola sumber daya yang ada dan bekerjasama dengan anggota panitia yang lain. Disana harus ada panitia beserta tugas-tugasnya Dengan tugas tersebut diharapkan personil panitia bisa bekerjasama dengan kepanitiaan yang lain yang tentunya ada kaitannya dengan tugas panitia yang lain. Misalnya Bendahara akan selalu bekerja sama dengan sekretaris untuk mengetik dan mengadministrasikan keuangan masuk maupun keluar. Seksi dekorasi akan bekerjasama dengan seksi pengumpulan karya dan seksi perlengkapan untuk menata ruang pameran, dan masih banyak lagi. Hampir dipastikan masing-masing personil panitia akan selalu bekerjasama  dengan personil panitia yang lain. 
  2. Pembuatan Proposal. Jika kita ditanya mengenai pengertian proposal, Maka kita bisa menjawab bahwa pengertian proposal adalah gambaran menyeluruh mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan. Sebab didalam proposal terdapat judul, latar belakang kegiatan, hari tanggal pelaksanaan, schedule kegiatan susunan panitia sampai pada penutup dan lampiran-lampiran. Semua terangkum dalam proposal. Sebenarnya keguanaan proposal adalah panduan secara global terhadap kegiatan pameran. Proposal ini biasanya digunakan untuk meminta persetujuan dari kepala madrasah untuk melaksanakan kegiatan pameran di sekolah. Jadi Proposal merupakan barang bukti kalau kegiatan pameran di sekolah telah disetujui. Dan tentunya kepala sekolah atau kepala madrasah yang menyetujui tersebut ikut terlibat dalam kegiatan pameran untuk menjadi penanggung jawab utama atau menyeluruh terhadap kegiatan pameran di sekolah maupun madrasah. 
  3. Penentuan Tema. Menentukan sebuah tema harus dimusyawarahkan dengan personil panitia yang lain guna mendapatkan persetujuan. Masing-masing personil berhak untuk mengeluarkan pendapatnya untuk mengusulkan tulisan yang tepat untuk tema pameran saat itu. Momen apa yang baru terjadi pada saat pameran, ini bisa menjadi pijakan pertama untuk mengusulkan tema yang bakalan diusung. Simple tepat sasaran. Contoh tema yang simple dan umum dipakai " Dengan kegiatan pameran karya seni rupa diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas siswa". 
  4. Penyusunan Rencana Kerja. Rencana kerja adalah target kegiatan yang akan dilalui secara urut. Rencana kerja berisi kegiatan yang akan dicapai mulai dari awal sampai akhir kegiatan. Hal ini akan diwujudkan dengan adanya jadwal kegiatan, atau jadwal kerja. Dalam jadwal kegiatan berisi No, hari tanggal, Nama kegiatan, Waktu pelaksanaan, penanggung jawab, keterangan. Untuk menyusun jadwal perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: Pertama
    Kapan Pameran dilaksanakan, Kedua ; Seksi apa saja yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut, Ketiga adalah Kapan pembuatan brosur, poster, spanduk katalog dibuat, Keempat, Kapan gladi bersih dilaksanakan, Kelima ;Kapan Penutupan pameran, dan bagaimana pengemasan karya yang selesai dipamerkan.
  5. Menentukan tempat pameran. Dalam menentukan tempat pameran yang harus diperhatikan adalah mencari tempat yang nyaman, strategis, dan mudah dijangkau. Ruang nyaman, bukan berarti harus ber AC namun diatur dengan longgar, jika cuaca panas sebaiknya dilengkapi AC atau kipas angin, perlengkapan utama seperti toilet juga akan mendukung kenyamanan ruang pameran. 












Pengelolaan dan Penataan Pameran

Diposkan oleh On 11:11 PM


Pengelolaan dan Penataan Pameran
Pengertian pengelolaan pameran adalah suatu kegiatan mengatur, mengawasi dan bekerja sama untuk kelancaran kegiatan pameran. Kegiatannya sebagai berikut:

Pendaftaran dan pemilihan karya

Dalam pendaftaran tersebut harus menyetorkan data yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pameran diantaranya adalah, nama pemilik karya, atau seniman yang berkarya, ada judul karya, ukuran karya, bahan yang dipakai untuk karya tersebut, bahkan sampai pada harga. Data ini nantinya akan dipakai dalam melengkapi katalog. Data ini juga akan dipakai untuk mengelompokkan karya berdasarkan jenisnya. Dalam hal ini, seorang seniman harus benar-benar jujur, jangan mengatakan kalau bahannya dari bahan A, tapi ternyata yang dipakai adalah bahan B yang lebih jelek kualitas nya.

Pengadaan perlengkapan pameran

Hal yang tidak kalah penting adalah pengadaan perlengkapan pameran. Apa saja yang akan dibutuhkan dalam pameran. Harus benar-benar dicermati jangan sampai ada yang tertinggal. Mengenai perlengkapan pameran, selengkapnya dalam artikel Perlengkapan Ruang Pameran danFungsinya.

Penataan Ruang dan Karya

Penataan ruang menjadi tugas seksi dekorasi dengan dibantu seksi pengumpulan karya dan seksi perlengkapan. Dalam hal ini yang diprioritaskan adalah keindahan interior. Jangan sampai pengunjung dibuat kecewa karena ruang yang kurang indah. Pemajangan karya harus diatur tepat, komposisi karya juga didesain sedemikian rupa. Sudut pandang pengunjung terhadap karya yang dipasang juga harus diperhatikan, dilengkapi dengan nama seniman yang membuat karya serta harga kalau perlu jika dikomersilkan pada setiap karya yang dipajang. Penerangan yang cukup menjadi pertimbangan. Hal-hal yangharus diperhatikan dalam penataan karya seni rupa menjadi sangat penting jangan sampai salah dalam menata karya seni rupa. 

Lagi-lagi akan berbicara mengenai penyusunan karya didasarkan pada jenisnya, misalnya lukisan, kaligrafi, bahkan sampai pada pembedaan ruang antara seni rupa dengan seni kriya.
Ukuran karya menjadi pertimbangan spesial, bagaimana karya yang sudah tersusun akan lebih enak dipandang oleh pengunjung.  Dinamika penyusunan karya berdasarkan ukuran akan menciptakan kesan tidak membosankan. Maka jangan sampai karya dipajang melebihi tinggi rata-rata pengunjung, agar pengunjung tidak terlalu mendongak ketika melihat karya yang sedang dipamerkan.

Ingat sekali lagi, karya 2 dimensi bisa dipasang pada dinding dan papan Panil atau sering kita sebut sketsel. Dan untuk karya 3 dimensi kita letakkan di atas level dengan ukuran yang disesuaikan dengan karya yang akan diletakkan. Level bisa diartikan meja untuk meletakkan karya 3 dimensi.

Evaluasi Pameran

Diposkan oleh On 11:06 PM


Evaluasi Pameran
Kegiatan pameran mulai dari Persiapan Pameran, Pelaksanaan Pameran sampai pada kegiatan akhir pameran adalah Evaluasi Pameran. Mulai dari pembentukan panitia, rapat perdana untuk membagi tugas masing-masing personil dalam kepanitiaan, dan juga sampai pada kegiatan pembuatan proposal  guna untuk bekal mencari dana untuk kegiatan (Persiapan Pameran), sampai pada gladi kotor, gladi bersih, pelaksanaan pameran, dan terakhir sampai pada evaluasi, semua harus dilalui satu persatu, tahap demi tahap, kegiatan pameran akan selesai juga.

Secara istilah bahwa yang dimaksud evaluasi adalah kegiatan melihat, memperhatikan, kemudian mengoreksi kembali dari prosesawal atau tahap 1, pelaksanaan pameran atau tahap 2, sampai tahap 3 atau tahap akhir kegiatan pameran. Apakah ada kesulitan, atau keganjalan, hambatan-hambatan apa yang sekiranya perlu diatasi pada kegiatan berikutnya. Dari hasil evaluasi tersebut tentunya akan didapat sebuah keuntungan-keuntungan diantaranya :
  1.  Dengan diadakannya evaluasi diharapkan kegiatan berikutnya dapat berjalan lebih baik dan lebih lancar dibanding yang telah lalu. 
  2. Prediksi anggaran dapat diketahui dengan akurasi sekitar 90 persen. Data yang lalu akan memberikan informasi mengenai jumlah anggaran yang akan dikeluarkan nantinya.
  3. Evaluasi merupakan sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kegiatan sebuah pameran.
Demikian beberapa keuntungan yang diperoleh jika panitia mau mengadakan evaluasi. Untuk mengabadikan hasil evaluasi, perlu adanya laporan pertanggung jawaban yang biasa kita kenal dengan sebutan LPJ, laporan Pertanggung Jawaban. Jika demikian tentunya adanya LPJ maka tentu akan menghasilkan beberapa manfaat LPJ diantaranya sebagai berikut :
  1. Dapat dijadikan acuan untuk kegiatan berikutnya karena digunakan sebagai bahan perencanaan kegiatan berikutnya
  2. memberikan semangat para donatur sebab uangnya benar-benar digunakan dalam kegiatan.
Kesimpulannya adalah bahwa kegiatan pameran merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa, dengan kegiatan pameran maka siswa dilatih untuk berorganisasi, siswa dilatih untuk mengemukakan pendapatnya, siswa dilatih untuk berdiskusi, menghormati pendapat orang lain, dan siswa dilatih etika bermusyawarah. Intinya adalah kegiatan pameran adalah sarana melatih siswa untuk terus berlatih, jika nanti benar-benar sudah terjun dalam masyarakat secara nyata, maka siswa tersebut tidak kesulitan dalam berorganisasi.

Anjuran untuk siswa yang ada di jenjang MTs/SMP, MA/SMA/SMK, jangan hanya melulu belajar mata pelajaran saja, siswa hanya mempelajari materi IPA, IPS, Matematika, Bahasa dan lain sebagainya, sedangkan melupakan organisasi misalnya OSIM/OSIS, Pramuka, PMR dan lain sebagainya, maka siswa tadi jika sudah keluar dari bangku sekolah, siswa tadi akan kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan masyarakat.

Melakukan hal positif semacam ini akan memunculkan beberapa keuntungan yang luar biasa. Dengan berorganisasi siswa diharapkan menjadi lebih kreatif, inovatif, memiliki kecerdasan tinggi, Miliki integritas tinggi, Berkualitas, dan dilengkapi dengan AKhlaqul Karimah, sehingga siswa menjadi generasi yang sudah siapa untuk melanjutkan perjuangan generasi yang sudah tidak muda lagi.

Pelaksanaan Pameran

Diposkan oleh On 6:45 AM


Pelaksanaan Pameran

Pelaksanaan Pameran

Pameran yang dilakukan oleh seniman pastinya akan membawa kesan tersendiri terutama pada saat pelasanaan pameran berlangsung. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan seniman atau pekerja seni guna mendapatkan wawasan lebih luas. Disini seniman merasa dihargai karena karyanya dapat dinikmati dengan bebas. Orang akan menanyakan berabagai hal mengenai karya yang dipajang. Pada saat pelaksanaan pameran inilah merupakan puncak dari kegiatan pameran.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada saat seseorang atau panitia pameran mengadakan pameran yaitu sebagai berikut.

Penataan Ruangan

Seksi yang bertugas menata ruang harus orang yang memiliki kemampuan profesional. Jangan asal comot untuk menata ruang. Jika tidak memiliki jiwa seni tinggi jangan sampai seseorang tersebut dijadikan seksi dekorasi. Seksi dekorasi ini yang bertanggung jawab penuh untuk menata ruang. Orang yang profesional tidak harus mengerjakan ini dengan tangannya sendiri, namun bisa meminta bantuan tenaga dari orang lain. Artinya konsep tetap dari seksi dekorasi, namun pengerjaannya boleh orang lain.

Tanpa profesionalisme seorang dekorator, maka ruang pameran tentu tidak sesuai yang diharapkan. Sebab dalam ruang pameran harus memberikan kesan yang romantis, harmonis, nyaman, asri, indah, memiliki daya tarik yang luar biasa sehingga pengunjung dapat menikmatinya secara maksimal dan berkesan.  

Tentunya ada kriteria yang harus dipenuhi dalam ruang pameran agar terpenuhinya ruang pameran yang ideal.
penempatan denah ruang. Denah harus ditempatkan diluar ruangan agar pengunjung mengetahui terlebih dahulu arah yang akan ditempuhnya. Kemudian jangan lupa setiap sudut atau persimpangan sebaiknya ada tanda anak panah dan keterangan agar pengunjung dapat menentukan tujuan yang akan ditempuhnya dalam ruang pameran.

Posisi tempat duduk. Jika dalam ruang ada tempat duduknya maka diatus sedemikian rupa jangan sampai menutupi ruas jalan pengunjung. Dan jangan terlalu disebar di tengah ruang pameran, sebab dapat memberikan kesan sempit.

Posisi panel atau sketsel. Penataan panel biasanya dipasang ditengah ruang pameran, tujuannya adalah agar papan panel ini bisa digunakan bolak balik, jadi sisi yang satu juga bisa untuk memajang karya dan sisi sebaliknya juga bisa dipakai untuk memajang karya. Untuk efisien tempat.

Memperhatikan display. Display bisa kita artikan tampilan ruang yang indah. dalam hal ini tidak lepas dari penerangan yang cukup, namun perlu diingat bahwa penerangan yang cukup bukan berarti penerangan yang banyak atau bahkan berlebihan. Penerangan yang cukup adalah, setiap karya harus ada penerangannya dengan spotlight. Kemudian untuk penerangan ruang pamerannya dibuat redup. Tujuannya agar karya terlihat jelas tapi tidak silau dan jika dinikmati karyanya, tidak merusak pandangan mata.

Penataan hasil Karya

Penataan hasil karya merupakan perkerjaan yang harus diikuti dengan penuh kehati-hatian. Butuh orang yang profesional dibidang dekorasi. Menata karya juga harus memperhatikan :

  • jarak pandang, jika karya yang kecil diletakkan pada papan panel namun posisinya terlalu tinggi, maka ini adalah salah satu kesalahan penataan karya. Jadi untuk karya yang ukurannya lebih kecil bisa ditata pas sesuai tinggi pandang mata pengunjung.  Untuk karya yang besar bisa dipasang agak miring kebawah, tujuannya agar pengunjung dapat menikamati karya secara keseluruhan, cukup dengan sedkit mendongak.

  • Yang tidak kalah pentingya adalah jenis karya, pengelempokokan karya juga menjadi tugas seksi dekorasi. Disini karya dikelompokkan berdasarkan jenisnya, untuk karya senirupa atau kerajinan tangan (seni kriya). Harus dibedakan ruangnya. Jangan sampai campur aduk.

Evaluasi

Evaluasi menjadi kegiatan pamungkas dalam pelaksanaan pameran, sebab dengan evaluasi maka pameran yang akan datang tentunya lebih baik dari pameran-pameran yang telah lalu. Materi evaluasi adalah mulai dari perencanaan, persiapan sampai pada pelaksanaan. Artinya harus diperhatikan mulai dari pembentukan panitia, Kinerja panitia, sampai keluar masuknya keuangan. Mengenai keuangan yang minus setelah kegiatan akan menjadi pengalaman berharga, mungkin target tidak sesuai perencanaan, pengeluaran membengkak karena suatu hal yang tak terduga. Problem semacam ini kerap terjadi, dengan demikian antisipasi dengan menyiapkan dana cadangan akan menjadi solusi tepat dalam kasus ini.

Demikianlah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pameran. Semoga artikel ini bisa membantu dan menjadi referensi para siswa untuk belajar seni budaya.