Kategori

Seni Sebagai Media Sosial

Diposkan oleh On 7:44 AM

Seni Sebagai Media Sosial
Berbicara seni adalah berbicara tentang keindahan. Seni atau pengertian seni adalah sebuah karya yang bermutu yang diciptakan dengan kemampuan yang luar biasa. Media sosial adalah media bermasyarakat, dalam hubungannya dengan amaliah seseorang saat mengadakan komunikasi dengan masyarakat secara umum.

Sebelum berbicara tentang seni sebagai media sosial, ada hal yang sangat mendasar yang perlu kita kuasai materinya dan kemudian kita praktekkan ilmunya. Yaitu kita harus memposisikan diri sebagai ruang. Bukan pengisi ruang. Artinya kita memiliki pandangan yang sangat luas terhadap apapun dan siapapun. Memiliki kelapangan dada dalam setiap menghadapi persoalan sosial. Dan diberikan izzah atau rasa kasihan ora mentolonan dengan siapapun.

Ruang artinya kita bisa menerima siapapun dalam keadaan apapun. Kita bisa menerima siapapun walaupun beda usia, beda profesi dan beda keyakinan sekalipun. Asalkan demi perdamaian dan kemaslahatan ummat maka kita akan selalu bertoleransi.

Secara teoritis memang sulit untuk dijelaskan namu prakteknya sangat simpel. Baiklah saya mencoba membuat materi ini lebih simpel. Apa yang harus kita lakukan supaya bisa menjadi ruang yang ideal.

  1. Baik dengan siapapun.
  2. Tidak mudah marah dan benci dengan seseorang
  3. Jika difitnah tidak bereaksi apapun 
  4. Siap menerima pendapat dari siapapun
  5. Tidak mudah menyerah
  6. Memiliki sifat lemah lembut
  7. Sejuk hatinya
  8. Tidak mudah terprofokasi
  9. Menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
  10. Ikhlas
  11. Membuat orang lain nyaman
  12. Sebagai motivator
  13. Lebih suka mencintasi dan mengasihi tanpa mengharap imbalan kasih dan sayang.
Itu semua yang kami cantumkan diatas adalah cara mudah memahami materi tentang ruang.

Seni Sebagai Media Sosial

Modal dasar sudah kita miliki, sekarang tinggal kita olah dalam kehidupan sosial. Kita lihat kanjeng Sunan kalijogo yang mati-matian mnyebarkan agama dengan cara membuat wayang dan menyisipkan agama dalam dakwahnya menggunakan media wayang. Wayang adalah bagian dari kesenian yang selain berfungsi untuk hiburan saja (murni) namun pada kenyataanya mampu merubah keyakinan dan jiwa seseorang.

Selain itu ada yang menggunakan seni sebagai daya tarik dalam beriklan. Menyampaikan dagangannya agar laku dalam masyarakat. Dengan menggunakan seni itu masyarakat tanpa sadar masuk dalam dunia seni tersebut sehingga tinggal mensisipi kegiatannya, atau materinya dengan seni tersebut.

Masyarakat akan lebih bisa tertarik untuk srawung dan berkomunikasi dengan kita dengan nyaman akibat pengelolaan seni yang cerdas dan mampu menciptakan keindahan yang lebih luas.

Pengertian Batik dan Jenisnya

Diposkan oleh On 9:56 PM

Pengertian Batik dan Jenisnya
Batik Bakaran Pati
Pengertian batik dapat anda simak dalam artikel ini. Banyak sekali orang yang menyukai warisan budaya leluhur yang sampai saat ini tidak  pernah padam. Oleh karena itu kita harus selalu melestarikan budaya ini.

Batik adalah gambar hias atau lukisan ekspresif pada kain yang dibuat dari bahan lilin (malam) dan pewarna Napthol emnggunakan alat canting dengan teknik rekalatar. Membatik adalah kegiatan mewarnai kain dengan membuat motif tertentu dan diproses melalui pelilinan dengan teknik tutup celum dengan alat canting.

Ada beberapa jenis batik diantaranya adalah:

Batik Tulis

Batik tulis dibuat dengan cara manual artinya seseorang atau pembatik melukiskan cairan malam pada kain sesuai dengan motif yang digambar satu persatu. Makanya untuk batik tulis ini harganya lebih mahal, karena prosesnya yang lumayan lama.

Batik cetak

Batik cetak itu prosesnya sama yaitu tutup celup namun untuk menggoreskan malam tidak menggunakan canting tapi menggunakan alat cap seperti stempel. Nah untuk stempel sendiri ada yang masih tradisional, bukan menggunakan mesin. Biasanya kalau skup besar atau jumlahnya besar maka biasanya menggunakan cetak yang dijalankan dengan mesin.

Batik Motif

Ragam hias atau motif batik susunan pola hias yang menggunakan susunan hias dengan kaidah-kaidah tertentu pada suatu bidangsehingga tercipta bentuk yang indah.

Biodata Nisa' Sabyan

Diposkan oleh On 11:49 AM

Biodata Nisa' Sabyan
Penyanyi yang populer lewat lagu cover di youtube ini memiliki paras yang sangat cantik dan mempesona. Si cantik yang terkenal dengan Nisa' Sabyan ini perlu kita ketahui biodatanya secara lengkap. Namun ini jika ada perubahan misalnya berat badan, tinggi dan kulit mungkin, saya mohon maaf. Biodata ini saya dapatkan dari berbagai sumber sehingga kami tidak bisa menyebutkan satu persatu. Semoga amal kalian dibalas oleh yang maha Kuasa.

Biodata Nissa Sabyan Gambus atau Nasyid memiliki Nama asli : Khoirunnisa. Beliau ini dilahirkan di Jakarta, 23 Mei 1999. Mengenai Pacar : kayaknya belum punya saat postingan ini, entah kapan dia mau menikah. Usia/umur saat ini : 19 tahun dengan tinggi badan : +- 152 cm, bisa berubah kalau mau lari berolah raga. Kalau mengenai Berat badan : +- 40 kg, nanti kalau dah ndut banyak makan pastinya bertambah lagi dech. Pekerjaan beliau saat ini Siswa, santri, penyanyi lagu islami dan sholawat, entah nanti kalau dah kuliah di Fakultas kedokteran, mungkin bakalan jadi dokter. Dia Sekolah : SMKN 56 Jakarta. Monggo yang satu sekolahan bisa reunian.

Judul lagu yang lagi ngehits yang di cover oleh Nisa'
judul-judul terbaru dan paling hits.
1. Deen Assalam (agama perdamaian)
2. Ya Jamalu
3. Law Kana Bainanal Habib
4. Ya Asyiqol Musthofa
5. Ya Habibal Qolbi
6. Rohman ya Rohman
7. Ahmad ya Habibi
8. Ya Maulana
9. Qomarun
10. Ya Thoybah
11. Assalamualaika ya Rasulallah

Belajar Gitar Dalam Waktu 1 Minggu BISA

Diposkan oleh On 8:16 AM

Bermain gitar memang kalau kita amati kayaknya sangat sulit dan memang susah kalau tidak tahu prosedur atau urutan tata cara belajar gitar dalam satu minggu. Apakah bisa atau tidak belajar gitar dalam satu minggu? Jawabnya bisa.

Lantas apa prosedur yang harus dilewati untuk mempelajari alat musik gitar ini.

  1. Pertama adalah mengenal bagian-bagian gitar terlebih dahulu, secara singkat saja, tidak usah terlalu detail. Tidak perlu mengetahui ketebalan gitar, kayu yang terbaik apa. Cukup mengetahui bahwa sumber suara berasal dari senar yang jumlahnya 6 itu.
  2. senar senar tersebut diameternya tidak sama. ini yang membedakan suara terdengar besar atau kecil. Jika suara besar dinamakan bass dan jika suara kecil dinamakan treble.
  3. Jadi senar paling atas dinamakan senar E, kemudian bawahnya senar A, bawahnya (3) senar D, dan senar ke 4 adalah senar G, dan senar kelima adalah senar B dan terakhir adalah senar E string. jadi urutanya adalah E,A,D,G,B,E ini tanpa adanya tekanan jari. ketika dipetik maka bunyi senar nya senar E, kunci E
  4. Setelah tahu tanya pada pelatih, diajari cara menyetel gitar biar PAS pada posisinya. Senar atas NAda E senar kedua dari atas nada A dan seterusnya.
  5. Minta pada pelatih untuk mengajari do, re, mi, fa, sol, la, si, do dengan menggunakan gitar tersebut.
  6. Minta diajari chord atau akor dalam gitar, pokok-pokok saja. Dan hafalkan setelah itu dicoba untuk mengiringi lagu yang paling mudah tanpa membutuhkan banyak kunci gitar. 
  7. Maka latih terus menerus jangan sampai menyerah.
Demikian cara belajar gitar paling cepat dan bisa ditempuh dalam waktu satu minggu saja. Amazing sekali. Mudah dan gampang dipelajari. Tidak perlu mahir, tapi sekedar untuk dasar-dasar saja. Semoga cara ini bisa bermanfaat. Karena cara ini sudah saya buktikan dan saya bisa bermain gitar dalam waktu satu minggu.

Belajar Gitar Dalam Waktu 1 Minggu BISA

Koleksi Hasil Anyaman Cantik Untuk Siswa Part 3

Diposkan oleh On 10:01 AM

Anyaman-anyaman cantik ini dipersembahkan untuk siswa yang membutuhkan anyaman jenis ini. Kalian tinggal pilih Koleksi anyaman Part 3 ini. Karena sebelumnya kami juga pernah memposting artikel koleksi anyaman part 1 dan koleksi anyaman Part 2 yang kesemuanya adalah hasil karya yang memang sengaja kami simpan untuk referensi bagi siswa dalam mengerjakan tugas-tugas seni budaya maupun  prakarya.

Anyman berikut ini yang kami beri judul artikel Koleksi anyaman cantik Part 3. Sekilas mengenai koleksi anyaman part 3 ini adalah anyaman jenis ini adalah anyaman kertas dengan ukuran 33 x 21 atau bisa kita sebut ukuran F4. Dengan ketebalan seukuran sampul atau dalam hitungan HVS kurang lebih 200.

Berikut Koleksi anyaman cantik part 3.

Koleksi Hasil Anyaman Cantik Untuk Siswa Part 3
Anyaman ini disebut anyaman Doble Diamond Center. Artinya ada 2 bentuk seperti diamond disusun vertikal dengan posisi di pusat anyaman. Makanya dinamakan center. Nuansa biru putih menjadi lebih indah terlihat. INi sangat cantik.

Koleksi Hasil Anyaman Cantik Untuk Siswa Part 3
Hijau menjadi warna pilihan dan dipadukan dengan warna hijau muda maka akan terlihat lebih harmoni dengan kedekatan warnanya. kami menamainya simple diamond. Sebab dengan menyusun 5 helai bisa terbentuk diamond.

Koleksi Hasil Anyaman Cantik Untuk Siswa Part 3
Anyaman ini hampir sama dengan anyaman simple diamond diatas, hanya saja ada variasi balok disetiap sela diamond. Terlihat diamondnya split satu jarak. Nuansa orange menciptakan citra cerah dan semangat.

Koleksi Hasil Anyaman Cantik Untuk Siswa Part 3
Ini bukan anyamn jelek, namun ini adalah anyman yang lembut jika dipandang mata. Dengan perpaduan warna tipis menjadikan anyaman ini terkesan halus. Jangan dikira anyaman ini tidak bisa meraih nilai tinggi, justru sang guru suka dengan kelembutan.

Koleksi Hasil Anyaman Cantik Untuk Siswa Part 3
Anyaman ini memang agak sedikit kacau kalau dilihat, namun kalau diperhatikan dengan seksama bahwa anyaman ini menciptakan variasi bentuk yang berbeda-beda namun tetap konsisten. ANyaman ini juga banyak disukai para siswa. namun sekali lagi anda berhak menentukan anyaman anda yang sesuai dengan suasana hati anda. Selamt mencoba. 

Salam Guru Seni
Ravindra, 30 Maret 2018

Beberapa Koleksi Hasil Anyaman Kertas PART 2

Diposkan oleh On 8:03 AM

Selamat datang di artikel Koleksi anyaman Part 2. Ini akan membantu anda untuk mendapatkan tiruan anyaman seperti apa. Jika cocok anda bisa menggunakannya sebagai referensi dan anda bisa mencobanya dirumah. Jika anda tadi dari artikel kami Koleksi anyaman Part 1, sekarang saya persembahkan 5 koleksi anyaman.

Anyaman yang saya contohkan ini adalah berbahan kertas dengan ukuran f4 atau dengan kata lain ukurannya 21 x 33, anda bisa menggunakan kertas sampul. dengan ukuran kolom masing-masing 1 cm. Kira-kira kalau kita hitung menjadi 28 sampai 29 kolom dan 17-18 baris.

Berikut beberapa koleksi anyaman kami:

Anyaman diatas sekilas mirip dengan Mobil Tamiya, Coba perhatikan! ada 4 roda dan body mobil yang ada ditengah. Sekalipun jika dicermati tentunya akan menciptakan bentuk-bentuk yang lain. Namun saya memberi nama Anyaman Mobil Tamiya.

Anyaman jenis ini sulit pembuatannya, wajar jika kalian berhasil membuat anyaman dengan motif ini anda bisa mendapatkan nilai maksimal, minimal 9,5. Nuansa hijau adalah kesejukan dengan anyaman kertas ini kita bisa menciptakan berbagai motif.

Anyaman simple diamond ini bernuansa coklat susu, cantik sekali anyaman kertas ini namun tetap selera tergantung masing-masing yang membuatnya. Namun untuk mendapatkan nilai bagus sebaiknya tanyakan pada Guru anda warna kesukaan mereka. Maka kita bisa memuaskan hati guru kita.

Anyaman ini sekilas hampir sama dengan motif anyaman mobil tamiya, namun tidak seluruhnya sama persis, perhatikan banper depan dan belakang, ada perbedaan anyamannya. Nuansa warna hijau tua dan hijau muda.

Anyaman diatas juga bisa menjadi salah satu pilihan anda, sekali lagi saya tekankan bahwa nilai bagus tergantung pada kerapian pengerjaannya, tingkat kesulitannya, kemudian selera warna masing masing guru SBK juga berbeda-beda.

Indikator penilaian biasanya saya dasarkan pada 
  1. Kerapian hasil karya anyaman tersebut, maka sebaiknya beli kertas yang sudah dipotong dari pabrikan.
  2. Kedua adalah tingkat kesulitan pembuatannya, ornamen akan memperlihatkan tingkat kesulitan, semakin bervariasi maka akan semakin bagus nilainya.
  3. Keunikan, motif yang dihasilkan dari anyaman tersebut belum pernah ada yang membuat. Maka akan terlihat beda. Namun jangan asal buat, desain dan perhatikan kerapiannya.
  4. Kombinasi warna. Saya pribadi tidak suka dengan kombinasi warna biru dengan merah, sebab terasa dimata gabungan warna tersebut menjadi silau bahkan terasa sakit. Kalau merah misalnya digabung dengan putih menurutku cocok. Biru dengan Putih gading, cocok.
  5. Kebersihan. Terkadang, anyaman bagus tapi bekas tangan yang mengerjakan menjadi kurang bersih. Jangan lupa dikasih Frame agar terlihat cantik. Pakai Figura pasti akan menaikan nilai, walaupun tidak signifikan kenaikannya.


Beberapa Koleksi Gambar Anyaman PART 1

Diposkan oleh On 8:56 AM

Koleksi anyaman ini akan membantu anda untuk mendapatkan tiruan anyaman seperti apa. Jika cocok anda bisa menggunakannya sebagai referensi.

Anyaman yang saya contohkan ini adalah berbahan kertas dengan ukuran f4 atau dengan kata lain ukurannya 21 x 33, anda bisa menggunakan kertas sampul. dengan ukuran kolom masing-masing 1 cm. Kira-kira kalau kita hitung menjadi 28 sampai 29 kolom dan 17-18 baris.

Berikut beberapa koleksi anyaman kami: Sebelum Melihat Koleksi anyaman Kertas Part 2

Anyaman tersebut diatas perpaduan dua warna hijau dan kuning, warna ini memang sangat kalem sekali kalau dilihat namun tetap manis jika dirasakan. Angka 8 di tengah adalah bagian dari angka keberuntungan, jadi terserah anda nomor berapa yang anda inginkan dan tinggal buat saja. Kami memebri nama anyaman diatas adalah The Lucky Number Center of Extra Ordinary. Mbuh Lucu mbuh ora kuwi gawean dewe ya sekareppe.

Anyaman diatas dengan nuansa coklat dan coklat susu menjadi anyaman yang terasa seger kalau dipandang. Kami biasa memberi nama anyaman tersebut dengan anyaman DIAGONAL DIAMOND SKAT MIRING. Ini ya lucu maneh jenenge. Ya nggak apa-apa lah yang penting enjoy.

Anyaman ini juga sama dengan anyaman diatas pas, sebab memang hanya dirubah warnanya saja. Anyaman kertas ini unik dan menarik serta mudah dibuat. tinggal tiru saja anyaman yang ada diatas jadi deh.

Ini masih nuansa coklat susu, anyaman yang kami beri nama SUPER DIAMOND PLUS PLUS ini juga banyak digemari orang. Khususnya pecinta anyaman untuk kelas SMP/MTs dan SMA/MA. Namun saya saranin saja, pakai warna putih dan ungu. Mantab deh pokoknya.

Anyaman diatas adalah anyaman unik yang pernah kami buat. Kenapa demikian, lihat saja garis-garisnya, warna warni bukan. Namun garis itu hanyalah tempelan saja. awalnya kita emnggunakan warna sama, namun setelah diberi warna, malah lebih bagus. Kami memberi nama anyaman ini dengan nama SPLIT ZIG ZAG VERTIKAL SKAT COLOR. Pengen tahu kenapa namanya split zigzag vertikal SKAT COLOR? he.. he.. comment dibawah ya....!

Pengen Tahu apa saja Indikator yang dinilai Guru dalam anyaman silahkan bisa membaca artikel kami koleksi anyaman kertas Part 2 bagian akhir artikel.

Motif Anyaman Diamond Silhuet

Diposkan oleh On 2:14 AM

Motif Anyaman Diamond Silhuet
Anyaman dengan motif Diamond Silhuet ini sangat digemari oleh abnyak siswa sebab dalam youtube sudah mencapai 55.205 views dalam tahun 2018 ini. Semoga bisa bertambah banyak viewers nya.

Amyaman ini diberi nama silhuet karena terlihat gelap dan terang. Memang sehaursnya hitam sama putih saja. Namun kami membuatnya dengan warna yang berbeda agar lebih menarik siapapun untuk menyelami anyaman jenis ini.
 yang terpenting bisa dinikmati.
Kemudian kami namai diamond sebab kami melihat ada motif diamon yang sangat populer dalam anyaman. Terkadang seseorang sudah tidak memiliki pilihan lain untuk memilih motif yang lebih segar seperti motif balok misanya. Namun doamond tetap lebih favorit menurut sebagian orang.

Lihat SS berikut jika ingin menemukan tutorial pembuatan anyaman dengan motif tersebut di youtube. Ketik judul yang ada dalam gambar maka akan mudah anda temukan. Kreatif Anyaman bahan Kertas model diamond silhuet.

Motif Anyaman Diamond Silhuet



Anyaman Skat Miring

Diposkan oleh On 2:01 AM

Kami menamainya anyaman skat miring, sebab tampilannya ada motif diamond yang berjajar secara diagonal dan garis pemisah antara barisan diamond.

Garis tersebut yang kami sebut skat miring. Kenapa miring, karena bentukknya diagonal.

Warna yang kami tawarkan adalah warna biru dan dipadu dengan warna kuning.

Anyaman ini dengan ukuran kertas asturo dibagi 2 atau sekitar 40 x 30 cm. Untuk masing masing pilar atau bilah berukuran 1 cm.

Anyaman jenis ini sudah kami unggah tutorialnya di youtube dan telah menembus 23.335 views tahun 2018 ini. Semoga bisa menjadikan motifasi untuk berkarya yang lebih baik dan luar biasa.


Anyaman balok Hijau keren

Diposkan oleh On 12:02 AM

Anyaman balok jenis ini banyak digemari oleh banyak orang terutama usia 20 tahun kebawah atau usia SMA ke bawah. Untuk memenuhi tugas-tugas seni budaya maupun prakarya.


Kami memilih warna hijau dimaksudkan agar suasana terlihat sejuk dan sangat adem dilihat. Namun perlu diketahui bahwa untuk membuat anyaman dengan model ini cukup dengan menggunakan kertas dengan ukuran F4, yang terkadang sudah disediakan di toko-toko terdekat kita atau toko kertas. 

Harga yang bisanya adalah sebesar 2 ribu rupiah sudah dapat 1 kertas siap pakai dan 17 helai yang siap dianyam. Pokoknya tinggal menggunakan.

Rumus yang kami gunakan disini adalah rumus 2a 1b 2a 3b. Maksudnya adalah 2a adalah dua melewati atas. 1b adalah 1 lewat bawah. Maka akan menjadi sebuah anyaman.

Semoga bisa bermanfaat. Jika nada butuh tutorial videonya bisa anda temukan di youtube di channel ki ravindra anyaman. Ketik demikian pastinya bakal ketemu anyam kami.

Cara menggambar Mobil dengan Tulisan MOBIL

Diposkan oleh On 3:54 AM

Ini adalah sebuah kreatifitas yang memang perlu adanya rancangan desain atau bisa kikta sebut dengan sketsa. Ada beberapa kegiatan yang positif dalam latihan menggambar maupun belajar menggambar. Hal ini bisa melatih tangan agar lebih lentur.

Selain itu menggambar dengan cara yang demikian dituntut untuk memeiliki sket yang matang, huruf-huruf yang mirip akan kita rangkai sehingga menjadi sebuah gambar yang unik. Kalau anda ingin tahu mengenai hal tersebut bisa anda tonton videonya di youtube, ketik saja Ki Ravindra gambar mobil dengan background tumbnil warna hijau anda bisa menemukan tata cara menggambarnya.

Berikut ini adalah contoh gambar jadi yang semula dari kata MOBIL maka bisa menjadi mobil expander yang keren.

Cara menggambar Mobil dengan Tulisan MOBIL
Semula tulisannya demikian dan gambar kedua berikut ini :



Jadwal UAMBN-BK Sudah Terbit Khusus untuk MTs dan MA

Diposkan oleh On 8:15 AM

Jadwal ini sudah ditunggu-tunggu bagi satuan pendidikan setingkat MTs dan MA. Jadwal ini resmi
disebarka melalui grup WA korcam Kemenag Kabupaten. Sehingga semua jadwal sudah tersebar pada setiap siswa.

Bagi penyelenggara UAMBN-BK maka jadwal ini sangat penting, dan jangan lupa jadwal ini segera disosialisasikan pada siswa madrasah agar mereka bisa melakukan persiapan.

Kegiatan belajar mengajar sudah mulai dihentikan dan diselesaikan, guna fokus pada Ujian nasional dan ujian Madrasah Nasional.

Untuk masing-masing unit harap mengecek kesiapan proktor untuk melakukan pengecekan ulang unit komputer yang bakalan dipakai sehingga nanti pada saat pelaksanaan tidak menemui kendala.

Bagi teknisi juga harus menyiapkan segala kemungkinan adanya listrik padam, sehingga jaringan bisa tetap aman dan nyala pada saat tes berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi siswa yang sedang mengerjakan tes. AKhirnya kegiatan ujian bisa tertunda.

Bagi anda yang menginginkan file bisa menguhubungi kami di nomor 085290702238 atau komentar dibawah.

Kaldik Kemenag Tahun 2017-2018

Diposkan oleh On 7:26 AM

Kadik kemenag yang kami punya sebab madrasah kami dibawah naungan kemenag. Sehingga kami menggunakan kaldik Kemenag tahun 2017-2018. Saat ini masih semester 2 tahun pelajaran 2017-2018, namun jika anda membutuhkan kaldik tahun 2017-2018 maka kalian bisa download gambar atau mau minta langsung maka bisa segera menghubungi kami.

Jika anda membutuhkan file kaldik berupa Excel maka kami siap untuk mengirimkan ke email anda. SIlahkan komentar dibawah postingan dengan mencantumkan email, segera akan kami kirim filenya, dan anda bebas untuk menggunakannya dan mengeditnya.

Kami mempunyai file Kaldik MI, MTs. Dan MA. Jika anda menginginkan fast respon, maka setelah komentar silahkan hubungi lewat sms ke nomor 085290702238. maka akan langsung kami respon, sebab kami tahu kebutuhan anda.

Pengertian Denah

Diposkan oleh On 7:09 AM

Dalam mapel seni budaya tentunya pada bab pameran dan pergelaran sering kita mengenal perlengkapan ruang pameran, salah satunya adalah denah.

Denah adalah gambaran penampang atas (Tampak Atas) mengenai letak atau lokasi suatu ruang atau wilayah tertentu dengan menggunakan skala perbandingan. Tujuan denah adalah memudahkan seseorang untuk mengetahui dan menemukan letak atau lokasi maupun wilayah.

Syarat denah adalah :
  1. Judul : Judul adalah identitas pokok dalam membuat denah.
  2. Gambar. Gambar ini yang dimaksud adalah gambar yang tampak atas mengenai ruang, letak ruang maupun wilayah dan lokasi.
  3. Mata angin. Mata angin ini fungsinya sangat penting, sebab dengan mata angin maka seseorang bisa mengetahui arah mana lokasi tersebut menghadap. Maka mata angin ini ada standarnya. anda bisa perhatikan gambar 1.
  4. Skala perbandingan. Mengapa menggunakan skala, sebab gambar tampak atas ini akan diperkecil maka membutuhkan skala perbandingan. Misalnya 1:100 artinya adalah setiap gambar berukuran satu cm maka sama dengan 100 cm.
  5. Keterangan. Keterangan ini sangat penting untuk dicantumkan sebab dengan adanya keterangan, seseorang akan mengetahui apa saja yang ada disana.
Demikianlah mengenai pengertian denah yang bisa kami terangkan dalam materi kali ini, mengenai fungsi denah bisa kalian temukan juga di blog ini dan silahkan anda bisa belajar tentang Seni Budaya di Web ini insyaAllah lengkap dan bisa dijadikan referensi.

Penulis adalah Guru SBK di MTs. Rudlotusysyubban Tawangrejo.


Pengertian Pameran dan Pergelaran

Diposkan oleh On 3:03 PM

Pengertian Pameran dan Pergelaran
Jika kita bertanya mengenai pengertian pameran dan pergelaran maka jawabannya adalah sebagai berikut. Dan tentunya jawaban ini kami ambil dari beberapa pendapat sehingga mendapatkan kesimpulan yang lebih luas mengenai pengertian pameran dan pergelaran.

Kuncinya pada perbedaan yang sangat mendasar mengenai pameran dan pergelaran yaitu, kalau pameran itu karyanya tidak bergerak, namun kalau pergelaran itu karyanya bergerak dan bersuara.

Baiklah akan kami ulas satu persatu mengenai pengertian pameran dan pergelaran. Pameran adalah kegiatan memperlihatkan hasil karya kepada khalayak ramai untuk mendapatkan apresiasi. Sedangkan pergelaran adalah kegiatan mempertontonkan atau mempertunjukkan karya (bergerak: musik, tari teater) kepada penonton untuk mendapatkan apresiasi.

Contohnya adalah sebagai berikut, untuk pameran misalnya seni lukis, pameran kaligrafi, pameran patung modern, semua karyanya tidak bisa bergerak, atau tidak berupa suara dan geraktari lengger dan lain sebaginya.
an. namun untuk contoh pergelaran misalnya pergelaran wayang kulit, pergelaran musik ensambel, pergelaran


Kreatif Anyaman Zig Zag Vertikal Pola 2.2

Diposkan oleh On 5:44 AM

Anyaman Zig Zag Vertikal Pola 2.2
Membuat anyaman jenis vertikal pola 2.2 tinggal menyusun dengan rapi. Arti pola 2.2 adalah anda harus mengkombinasikan sehingga membentuk pola yang bagus dan sederhana. Tinggal geser pola 2.2 (2 atas 2 bawah) maka tercipta anyaman kertas Zig Zag.

Warna yang saya tawarkan adalah warna merah dan putih, terlihat elegan dan cantik. Anyaman dengan ukuran kertas f4 ini (33x21) sudah menjadi trend bagi setiap siswa. Bahkan ketika saya amati di channel youtube saya ki Ravindra, dengan video anyaman, siswa banyak terbantu untuk menciptakan anyaman dengan bahan kertas yang murah meriah.

Nanti anda bisa mendapatkan tutorial anyaman dengan judul Anyaman Kertas Zig Zag dan dalam video saya dipandu prosedur pembuatannya secara detail.

Banyak yang menyukai gambar sebagai panduan membuat anyaman, namun ada pula yang menyukai video tutorialnya. Ini berhubungan dengan selera masing masing.

Bagaimana pendapat anda apakah saya perlu mengupload gambar-gambar anyaman yang sduah jadi biar anda bisa memilihnya dengan bebas? Bisa komen dibawah dan akan kami usahakan. Sebab saya memiliki ratusan motif anyaman yang sudah jadi.

Anyaman Kertas Pola 2.3 Yang Mudah dan Simple

Diposkan oleh On 5:34 AM

Anyaman Kertas Pola 2.3 Mudah dan Simple
Anyaman Sudut Lancip
Membuat anyaman yang paling simpel untuk memenuhi tugas seni budaya maupun prakarya menjadi incaran setiap siswa. Namun sesimpel apapun harus tetap memperhatikan sisi keindahan. Oleh karena itu saya tawarkan anyaman pola 2.3 yang sudah kami siapkan. Disini nanti bisa anda contoh untuk gambar sudah saya sediakan dan anda tinggal menirunya.

Namun jika anda menginginkan tutorial di Youtube anda bisa menggunjungi channel saya ki ravindra. ATau anda bisa ketik anyaman di Youtube, cari anyaman Sudut Lancip. Maka disana anda bisa dibantu dengan langkah-langkah yang mudah.

Jangan khawatir dengan nilai yang bakalan anda dapatkan, sebab anyaman yang terpenting adalah kerapian dan kebersihan disamping pola yang dihasilkan.

Untuk ukuran kertas yang biasa saya gunakan adalah kertas dengan ukuran f4 atau ukuran 33 x 21. ATau bisa menggunakan kertas sampul. dengan jumlah baris 29 dan jumlah helai 17. Anda bisa menbuat anyaman kertas dengan baik.

Puisi Untuk Pahlawan

Diposkan oleh On 9:54 AM

Puisi ini terinspirasi pada peringatan hari pahlawan yang selau diperingati pada tanggal 10 November. Puisi ini saya persembahkan untuk semua pahlawan yang ada di dunia ini.

Pahlawan

bumi menjadi saksi
langit menjadi saksi 
alam semesta menjadi saksi
bahwa engkau telah gugur
membela negeri
membela tanah ini
membela sampai mati

darah tak mungkin diminum oleh tanah
biarlah mengering dan tetap memerah
merupakan salah satu bukti sejarah

peluru lalu lalang tak kau hiraukan
sambaran granat tak engkau perdulikan
yang kau pegang adalah negeri
jangan sampai dikuasai
jangan sampai dijajah dan dimaki

sehingga engkau tak segan untuk mati
sehingga keluarga resah menanti
walau jasadmu mati
namun jiwa dan semangatmu tak akan pernah berhenti

Wahai sang pahlawan
engkau tak menghiraukan lawan
engkau berjuang demi kemenangan
engkau rela meninggalkan keluarga demi kemerdekaan

merdeka untuk bangsa Indonesia
merdeka  untuk kebahagiaan bersama
demi negeri tercinta
sebagai tumpah darah kita
menuju Indonesia jaya

Wahai sang penjajah negeri
jangan mencoba untuk melawan kami
akan kami pertaruhkan jiwa dan raga ini
untuk mempertahankan keutuhan NKRI

Satu semangat yang kami kobarkan
satu tekad yang kami jalankan
satu tujuan yang kami inginkan
yaitu semangat berjihat demi rakyat
Satu tekad mempertahankan harkat dan martabat
dan satu tujuan untuk Indonesia yang hebat
di bawah Lindungan Tuhan Yang Maha Kuat

Semoga Indonesia semakin Jaya
Penuh rahmat dan Kasih Sayang-Nya
Terlindung dari segala mara bahaya
menjadi negeri yang makmur dan sentosa.

Merdeka...

Karya : Ravindra (15 Nopember 2017)
12:51 WIB (at home)

Koleksi Puisi Saya dengan judul MENGINGAT NEGERIKU yang telah kami ciptakan semoga bisa mengobarkan semangat untuk Indonesia. Berkarya membangun Indonesia.



Nama Barang : Ukuran : Bahan/ Media : Keterangan : Pemilik : Jika Berminat Segera : (Klik Berikut) HUBUNGI KAMI

PUISI : MENGINGAT NEGERIKU Karya Ravindra 17 Agustus 2017

Diposkan oleh On 9:00 AM

Puisi ini untuk diri saya sendiri yang harus mau mengisi kemerdekaan ini dengan sungguh-sungguh mengingat sejarah perjuangan para syuhada' yang telah gugur di medan perang mempertahankan keutuhan NKRI. Semoga ini bisa bermanfaat dan menjadi pengingat untuk kita semua.




MENGINGAT NEGERIKU
Hari ini kita mengingat, tumpahan darah dihentikan
hari ini kita mengingat, para penjajah mulai sekarat
Hari ini kita mengingat, Tangisan anak kecil tak terdengar lagi
hari ini kita mengingat, istri pejuang dan tentara tak lagi cemas
Yang terucap hanyalah kata MERDEKA... DAN MERDEKA
Seandainya aku hidup di Zaman itu, Mungkin nyawaku sudah melayang
Seandainya aku mengalami masa itu, Mungkin leherku sudah dibabat para penjajah yang laknat
Seandainya aku ada kala itu, Aku sudah tidak melihat anak dan istriku
Seandainya diri ini menjalani kehidupan waktu itu, banyak janda menangis dan berkata
Kami ingin MERDEKA ... DAN MERDEKA
Apakah semua pengorbanan mereka menjadi sia-sia
Apakah tetes darah penghabisan mereka terbuang percuma
Apakah peluh yang membasahi tubuh pejuang menjadi tak berguna
Apakah keikhlasan mereka mempertaruhkan nyawa menjadi tak berarti
Aku hanya tinggal mengisi
Aku hanya tinggal menikmati
Dan Aku hidup mulya di negeri ini
Apakah Aku Cukup mengatakan MERDEKA...DAN MERDEKA
Jika AKu harus berhenti berkarya
Apakah Aku hanya Cukup mengatakan MERDEKA...DAN MERDEKA
Kalau aku harus membiarkan para pecundang merusak Keutuhan kita
SAUDARAKU...
Raih tangan ini, kita bersatu, kita buat para pejuang bangga
Pastinya mereka akan senang melihat anak cucunya terus bersatu
tanpa memandang perbedaan agama
Pasti wajah mereka berseri-seri,
melihat anak cucunya berpeluk mesra tanpa menginjak walaupun kita tidak sama
ini adalah negeri kita. Negeri kita bersama
Bulatkan tekat kita, untuk terus mempertahankannya
jangankan harta, nyawapun akan menjadi taruhanyya.
SAUDARAKU....
Mari kita hancurkan kebodohan dan kemalasan
Mari kita hancurkan korupsi dan Kepicikan
Mari kita menjauh dari perpecahan dan egoisme
Janganlah kita berteduh dalam kesombongan
Janganlah kita berlindung dalam kekufuran
Janganlah kita terjebak dalam maksiat dan kemunafikan
SAUDARAKU ...
menjadi cerdas adalah sebuah jawaban
menjadi jujur adalah sebuah impian
dan menjadi rendah hati adalah sebuah kehebatan
Jika kita mengingat negeri ini
ini adalah negeri syurga
Karena kita telah MERDEKA... DAN MERDEKA

Karya : Ravindra
Kamis, 17 Agustus 2017 22.30

Ada puisi yang kami persembahkan Untuk Pahlawan, semoga bermanfaat

Pengertian Seni

Diposkan oleh On 8:59 AM

Pengertian seni sudah mendaji kebutuhan pecinta seni budaya. Mengapa mereka mencari pengertian seni, jika tidak tahu pengertian seni maka kita tidak bisa menjabarkan seni secara lebih luas. Seni bisa diartikan Karya yang bermutu yang diciptakan dengan kemampuan yang luar biasa.

Dan jika kita ingin mengetahui pengertian seni menurut para ahli maka pengertian seni menurut:

  1. Ravindra (guru SBK MTs. Roudlotusysyubban) Seni adalah karya yang bermutu yang diciptakan dengan kemampuan yang luarbiasa.
  2. Aristoteles: Pengertian seni menurut aristoteles adalah bentuk yang pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu adalah meniru alam.
  3. Sudarmaji: Menurut Sudarmaji, pengertian seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media bidang, garis, warna, tekstur, volume, dan gelap terang.
  4. Alexander Baum Garton: Pengertian seni menurut Alexander Baum Garton bahwa arti seni adalah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif menjadikan penikmat merasa dalam kebahagiaan.
  5. Ki Hajar Dewantara: Pengertian seni menurut Ki Hajar Dewantara adalah hasil keindahan sehingga dapat menggerakkan perasaan indah orang yang melihatnya, oleh karena itu perbuatan manusia yang dapat mempengaruhi dapat menimbulkan perasaan indah itu seni.
  6. Immanuel Kant: Pengertian seni menurut Immanuel Kant adalah sebuah impian karena rumus-rumus tidak dapat mengihtiarkan kenyataan.
  7. Hilary Bel: Pengertian seni menurut Hilary Bel bahwa arti seni adalah istilah yang digunakan untuk semua karya yang dapat menggugah hati untuk mencari tahu siapa penciptanya.
  8. Leo Tolstoy: Pengertian seni menurut Leo Tolstoy adalah ungkapan perasaan pencipta yang disampaikan kepada orang lain agar mereka dapat merasakan apa yang dirasakan pelukis.
  9. James Murko: Pengertian seni menurut James Murko adalah penjelasan rasa indah yang terkandung dalam jiwa setiap manusia, dilahirkan dengan perantaraan alat komunikasi ke dalam bentuk yang dapat dianggap oleh indra pendengar (seni suara), penglihatan (seni lukis), atau dilahirkan dengan perantaraan gerak (seni tari, drama).
  10. Ira Adriati. M.Sn (Dosen Seni ITB): Pengertian seni menurut Ira Adriati adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggnaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu.
  11. Eric Ariyanto: Pengertian seni menurut Eric Aryanto adalah kegiatan rohani atau aktivitas batin yang direfleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain yang melihat atau mendengarkannya.
  12. Drs. Popo Iskandar: Pengertian seni menurut Popo Iskandar adalah hasil ungkapan emosi yang ingin disampaikan kepada orang lain dalam kesadaran hidup bermasyarakat/berkelompok.

Viral Lagu Eta Terangkanlah

Diposkan oleh On 6:40 AM

Eta terangkanlah sebenarnya diambil dari lagunya Opick yang berjudul Husnul Khotimah. Namun oleh youtuber ini lagu ini dibuat sedemikian rupa hanya mengambil bagian depan saja kemudian diulang-ulang namun ditambahi dengan ETA.

ETA itu artinya Itu namun yang terbesit dalam hal ini, lagu ini yang awalnya sangat sakral sekali, kali ini menjadi agak aneh dan tidak terlihat sakral lagi. Kita hanya melihatnya dari sisi entertainment saja, bukan melihat dari isi lagu. Menjadi lagu viral memang tidak mudah, namun yang terkadang konyol juga menjadi viral. Lagu Eta terangkanlah bukan lagu konyol namun lagu ini merupakan bukti seseorang dengan upayanya sekreatif mungkin untuk merubah citranya.

Kalau anda belum pernah mendengar lagu ini maka anda bisa cari di video youtube. ini dulu juga pernah trending 20 besar channel youtube. Bahkan ada yang mebuatnya dengan suara satu dan suara dua, dan terdengar lagu ini lebih berkelas dan wenak didengar.

Semoga bermanfaat dan menjadi referensi mapel Seni Budaya.

Pemasaran Hasil Karya Kerajianan Tangan

Diposkan oleh On 5:44 AM

Setelah kita memiliki hasil karya maka langkah selanjutnya adalah memasarkan produk kerajinan tangan yang terbaik. namun sebelum kita memasarkan produk ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  1. Kualitas Produk : Kualitas produk ini selalu berhubungan dengan bahan, pengerjaan dan keindahan produk. Kualitas berhubungan dengan bahanj misalnya : Produk yang bahannya emas lebih mahal daripada yang berbahan perunggu. Pengerjaan yang halus akan menghasilkan produk yang berkualitas.
  2. Target atau sasaran yang akan dituju. Maka yang menjadi sasaran saat ini adalah manusia. manusia akan  menjadi objek sasaran. Yang diperhatikan adalah usia, Jenis kelamin, 
  3. Tempat Pemasaran : tempat pemasaran ini juga harus diperhatikan agar barang-barang yang dibwa benar-benar aman dan jumlah barang yang kan kita bawa tentu berpengaruh terhadap tempat yang bakalan dituju.
  4. Media pemasaran. media Pemasaran dibagi  menjadi 3, pertama adalah visual, kedua adalah audio, dan yang ketiga adalah audio visual. Visual adalah pemasaran yang menggunakan tulisan maupun gambar, contohnya adalah lewat koran, majalah, facebook, blog, plamflet, brosur. Kemudian audio adalah pemasaran dengan memanfaatkan suara. Misalnya adalh radio, tape recorder. Kemudian audio visual misalnya Televisi, Youtube.
  5. Teknik Pemasaran. Teknik pemasaran adalah sebuah cara untuk memasarkan produk yang sudah siap jual. Misalnya teknik pemasaran dengan cara door to door, dari pintu kepintu, melalui sales, melalui dropship, hide marketing.
Hide Marketing memiliki keampuhan dalam menemukan pelanggan murni atau pembeli murni. Contoh hide marketing melalui FACEBOOK, misalkan kita menjual jilbab 10 warna, maka tidak perlu menggunakan kata ampuh dalam pemasaran seperti Bonus, mumer, murah, diskon, asli, stok terbatas, kualitas, limited edition, free ongkir, no tipu2), cukup pasang foto model dengan memakai jilbab maka jika dia ingin membeli, biasanya langsung tanya dimana belinya? dengan demikian dia menginginkan jilbab seperti itu, dan langsung jawab "belinya bisa di saya kak". inbox ya... jika yang komen tidak ingin membeli biasanya mereka hanya komen, wah bagusnya, kamu tambah cantik, hanya itu saja.

Demikian artikel mengenai pemasan produk kerajian tangan yang efektif dan efisien.


Kerajinan Tangan Berdasarkan Fungsinya

Diposkan oleh On 4:19 PM

Kerajinan Tangan berdasarkan fungsinya, kerajianan tangan jika dilihat berdasarkan fungsinya maka dibagi menjadi 2, yang pertama adalah seni pakai dan seni hias. Sebelum mengupas mengenai pengertian tersebut diatas, maka yang perlu kita ktahui adalah seni kerajinan tangan selalu berorientasi bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita kupas pengertian dan contohnya.
Seni pakai adalah karya yang bagus yang berorientasi pada nilai kegunaan tanpa meninggalkan nilai keindahannya. Sehingga menjadi pilihan dan banyak disukai.
Contoh : Tas, Meja, kursi, ALmari, Sepatu, Tenun dan lain-lain.
Seni Hias adalah krya yang bermutu yang berorientasi pada kegunaan hiasan sehingga mempercantik situasi dan keadaan.
Contohnya : Seni Miniatur rumah, Patung.

Demikian mengenai pembagian seni kerajinan tangan berdasarkan fungsinya. Semoga bisa bermanfaat bagi anda yang sedang mempelajari seni budaya, semoga hal ini akan menjadi referensi yang bagus untuk keilmuan anda.

Pendidikan seni akan sangat bermanfaat untuk anda yang ingin mengembangkan bisnis dibidang tersebut dan ingin mendapatkan pekerjaan tetap memalui bisnis yang bergerak dalam bidang seni. Maka setelah mampu menciptakan karya kerajinan tangan yang luar biasa maka langkah selanjutnya dapat memasarkan seni tersebut dengan target yang maksimal.


Seni Kerajinan  Tangan

Diposkan oleh On 7:32 AM

Kerajinan Tangan adalah membuat hasil karya atau barang yang bagus dengan mengandalkan keterampilan tangan yang dikerjakan dengan kemampuan yang luar biasa yang memiliki tujuan fungsi untuk dipakai atau digunakan serta tidak mengesampingkan keindahan atau estetika sehingga memiliki daya beli yang tinggi.

Semakin tinggi nilai kualitas hasil karya tersebut maka semakin mahal harganya. Maka yang menjadi kepentingan pokok dalam berkarya adalah mengutamakan kualitas demi pelanggan setia dan masyarakat secara umum.

Coba kita kaitkan dengan kehidupan kita. Semakin berkualitas keilmuan kita maka akan semakin dihargai oleh orang lain bahkan Allah akan memberikan sesuatu yang luar biasa yang tidak pernah kita sangka datangnya.

Kerajinan Tangan memiliki dua fungsi yaitu Fungsi Pakai dan Fungsi Hias. 
  • Fungsi Pakai adalah hasil karya tersebut memang harus bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga jangan lupa untuk memperhatikan keindahan juga, sebab berguna namun tidak indah maka menjadi Tidak Menarik.
  • Fungsi Hias adalah karya yang kita miliki hanya untuk hiasan saja. Tidak ada prioritas keindahan.
Mari kita kaitkan dengan kehidupan kita. Manusia dibuat oleh Allah selain indah juga bisa bermanfaat bagi orang lain. Konsep yang kita pegang adalah "Khoirun Naas Anfa'uhum Linnas". Sebaik-baik manusia adalah mereka yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

Kerajinan Tangan jika dilihat dari segi bahan dibagi menjadi 2 yaitu :
  1. Kerajinan bahan keras yaitu kerajinan yang bahannya tidak mudah pecah. Misalnya kayu, bambu, besi, aluminium, dan lain lain. Maka kalau kita ingin membuat karya dengan teknik tertentu, maka teknik tersebut harus disesuaikan dengan bahan yang digunakan. Contoh: Bahan besi maka teknik pembuatan karyanya dengan cara diLas, kemudian jika bahannnya kayu maka cara pembuatan karyanya dengan cara dipahat.
  2. Kerajinan bahan lunak adalah kerajinan yang memang bahannya mudah dibentuk sekalipun tanpa menggunakan alat bantu, cukup menggunakan tangan. Misalnya kita ingin membuat keramik, maka bahannya dengan menggunakan tanah liat.
Faktor yang mempengaruhi ciri khas kerajinan suatu daerah :
  1. Faktor Budaya menjadi pengaruh pertama, misal budaya dengan rumah ukiran maka setiap karya selalu diwujudkan dengan ukiran. Terbukti banyak peninggalan kuno yang menggunakan ukiran.
  2. Letak Geografis. Letak geografis juga mempengaruhi kerajinan tangan. bandingkan saja orang yang hidup dipesisir pantai, maka kerajianannya yaitu membuat jaring atau pukat ikan, membuat perahu dan lain-lain, kembangkan sendiri.
  3. Sumber Daya Alam menjadi faktor yang berpengaruh berikutnya. Misalnya saja disana banyak sekali tumbuhan bambu, maka banyak masyarakat yang membuat kerajinan dengan bahan bambu.
Tahap atau cara pembuatan kerajinan tangan :
  1. Membuat rancangan atau desain.
  2. Menyiapkan alat dan bahan.
  3. Membuat benda sesuai rancangan.
  4. Finishing ( tahap akhir ).

Sammy Simorangkir Penyanyi Termerdu Di Indonesia

Diposkan oleh On 10:21 AM

Siapa yang tidak kenal Sammy Simorangkir, seorang penyanyi POP terkenal yang ada di Indonesia. Saya menganggap beliau adalah penyanyi Paling merdu dengan kualitas yang luar biasa. Saya suka, saya suka. He. Yang pasti cengkok dan vibranya bikin merinding.

Berikut ini adalah nama asli Sammy Simorangkir. Hendra Samuel Simorangkir atau Sammy Simorangkir beliau ini lahir di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia, pas tepat pada tanggal 8 September 1982, weh dia seumuran sama gue, pantesan suara saya mirip sekali dengan Sammy; umur 34 tahun kalau kita lihat saat ini. Tapi kayakknya Sammy lebih muda dari saya. Gue lahiran Maret. sedangkan Sammy bulan September. Sammy adalah penyanyi, mantan vokalis Kerispatih dulu sekali, dah tenar juga saat divokali oleh Sammy, sekarang saya tidak tahu. Saat ini Sammy puas ber-solo karier dan belum terpikirkan untuk bergabung dengan band lain atau membentuk band baru. Kalau saran saya sih, bergabung dengan saya kemudian membentuk grup band baru.

Sammy Simorangkir




Nama Barang : Ukuran : Bahan/ Media : Keterangan : Pemilik : Jika Berminat Segera : (Klik Berikut) HUBUNGI KAMI

RPP SENI BUDAYA Kelas 7 atau kelas 1 SMP/MTS

Diposkan oleh On 3:20 AM


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


MADRASAH                                : MTs. Roudlotusysyubban
MATA PELAJARAN                    : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER                     : VII/ Genap
ALOKASI WAKTU                      : 2X 40 Menit
STANDAR KOMPETENSI            : 1. Mengapresiasi Karya Seni Rupa.
KOMPETENSI DASAR               : 1.1    Mengindetifikasi jenis karya seni rupa terapan daerah setempat

A.  TUJUAN PEMBELAJARAN
      Siswa mampu :
  1. Mengumpulkan data berupa gambar contoh karya seni rupa terapan  daerah setempat
  2. Menyebutkan jenis karya seni rupa terapan daerah setempat.
3.   Membuat gambar contoh karya seni rupa terapan  daerah setempat

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )


 
B. MATERI POKOK   
  • Karya seni rupa terapan daerah setempat

C. METODE PEMBELAJARAN      
Pendekatan CTL : demonstrasi dan penugasan                

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN:
      Pertemuan pertama dan kedua :
  1. Kegiatan pendahuluan
apresiasi  dan  motivasi
·         Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
·         Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan
  1. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  Peserta didik Membaca referensi jenis karya seni rupa.
F  Peserta didik Melihat tayangan gambar karya seni rupa terapan  daerah setempat.
F  Peserta didik Mendiskripsikan karya seni rupa terapan daerah setempat berdasarkan teknik pembuatannya.
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
F  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;
§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  Mengumpulkan data berupa gambar contoh karya seni rupa terapan  daerah setempat
F  Menyimpulkan materi pembelajaran
                       
E. SUMBER BELAJAR
·         Buku teks Seni Budaya
·         Media  elektronik lap top dan LCD proyektor

F. PENILAIAN           
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Mengidentifikasi  karya seni rupa terapan daerah setempat.
Ü  Mendiskripsikan karya seni rupa terapan daerah setempat berdasarkan teknik pembuatannya
Penugasan individu/ kelompok



Tugas rumah




Ü  Kumpulkan data berupa gambar-gambar karya seni rupa terapan di daerahmu dan buatlah diskripsi ciri-ciri khusus karya seni rupa terapan daerahmu


                                                     
     

Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


MADRASAH                                : MTs. Roudlotusysyubban
MATA PELAJARAN                    : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER                     : VII/2
ALOKASI WAKTU                      : 4X 40 Menit ( 2x pertemuan )
STANDAR KOMPETENSI            : 1. Mengapresiasi Karya Seni Rupa.
KOMPETENSI DASAR               : 1.2    Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan teknik karya seni rupa terapan daerah setempat


A.  TUJUAN PEMBELAJARAN
      Siswa mampu :
  1. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
  2. Membuat kliping tentang karya seni rupa terapan daerah setempat

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )


 
B. MATERI POKOK   
sikap apresiatif terhadap keunikan

C. METODE PEMBELAJARAN      
Pendekatan CTL : demonstrasi dan penugasan                

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN:
Pertemuan pertama dan kedua :
  1. Kegiatan Pendahuluan
·         Apresiasi karya seni rupa terapan daerah setempat
·         Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
·         Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan
  1. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  tentang keunikan gagasan dan teknik pembuatan hasil seni rupa terapan  daerahmu
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
F  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F  Membuat kliping tentang karya seni rupa terapan daerah setempat
F  Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
F  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;
§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.
3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  tugas sebelumnya dan berikan tanggapan  tentang keunikan gagasan dan teknik pembuatan hasil seni rupa terapan  daerahmu 
F  Menyimpulkan materi pembelajaran
                       
E. SUMBER BELAJAR
·         Buku teks Seni Budaya
·         Media  elektronik lap top dan LCD proyektor

F. PENILAIAN           
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Membuat tanggapan tertulis dalam bentuk kliping tentang keunikan gagasan dan teknik karya seni rupa terapan daerah setempat
Penugasan individu/ kelompok

Tugas Proyek

Ü  Buatlah kliping dengan mengambil data  gambar berikut diskripsinya dari tugas sebelumnya dan berikan tanggapan  tentang keunikan gagasan dan teknik pembuatan hasil seni rupa terapan  daerahmu 

                                                                 

Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


MADRASAH                                : MTs. Roudlotusysyubban
MATA PELAJARAN                    : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER                     : VII/2
ALOKASI WAKTU                      : 4 X 40 Menit ( 2x pertemuan )
STANDAR KOMPETENSI            : 10.   Mengekspresikan diri melalui karya senI rupa
KOMPETENSI DASAR               : 10.1 Menggambar bentuk dengan obyek karya seni rupa terapan tiga dimensi dari daerah setempat

    
A.  TUJUAN PEMBELAJARAN
      Siswa mampu :
  1. Mendeskripsikan bentuk dengan obyek karya seni rupa terapan tiga dimensi.
  2. Menyebutkan bahan yang dapat dibuat keramik.
  3. Menyebutkan Macam-macam jenis, bentuk, dan karakter hasil karya seni rupa terapan tiga dimensi daerah setempat
  4. Membuat Bentuk-bentukTopeng

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

B. MATERI POKOK   
·         Macam-macam jenis, bentuk, dan karakter hasil karya seni rupa terapan tiga dimensi daerah setempat
·         Bentuk-bentukTopeng

C. METODE PEMBELAJARAN      
Pendekatan CTL : demonstrasi dan penugasan                

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN:
      Pertemuan pertama dan kedua :
  1. Kegiatan pendahuluan
apresiasi  dan  motivasi
·   Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
·   Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan
  1. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  Mengamati contoh-contoh karya seni rupa terapan tiga dimensi daerah setempat
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
F  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F  Membuat gambar bentuk topeng
F  Macam-macam jenis, bentuk, dan karakter hasil karya seni rupa terapan tiga dimensi daerah setempat
F  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;
§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.
3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  Membuat sketsa gambar topeng
F  Menyimpulkan materi pembelajaran
                       
E. SUMBER BELAJAR
·         Buku teks Seni Budaya
·         Media  elektronik lap top dan LCD proyektor

F. PENILAIAN           
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Membuat sketsa gambar topeng
Ü Menggambar bentuk topeng dari daerah setempat

Tes praktik/ kinerja


 Uji Petik Kerja


Ü  Buatlah gambar  topeng yang ada di daerahmu, menggunakan media yang kamu miliki,

                                                     
Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I

                   


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


MADRASAH                                : MTs. Roudlotusysyubban
MATA PELAJARAN                    : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER                     : VII/2
ALOKASI WAKTU                      : 4 X 40 Menit ( 2x pertemuan )
STANDAR KOMPETENSI            : 10.  Mengekspresikan diri melalui karya senI rupa
KOMPETENSI DASAR               : 10.2 Membuat karya seni kriya dengan teknik dan
                                                             corak daerah setempat
    
A.  TUJUAN PEMBELAJARAN
      Siswa mampu :
  1. Mendeskripsikan konsep keramik
  2. Mendeskripsikan konsep keramik sebagai benda pakai
  3. Mendeskripsikan konsep keramik sebagai dan benda hias.
  4. Menyebutkan bahan yang dapat dibuat keramik.
  5. Menyebutkan lima alat yang dapat digunakan untuk membuat keramik.
  6. Menyebutkan lima teknik pembuatan keramik.
  7. Merancang keramik benda pakai.
  8. Merancang keramik benda hias.
1.   Membuat karya seni kriya keramik benda pakai dengan teknik dan
      corak daerah (Banten).
10. Membuat karya seni kriya keramik benda hias dengan teknik dan
      corak daerah  (Banten).

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

B. MATERI POKOK   
  • Konsep keramik sebagai benda pakai dan benda hias, jenis, bahan, alat, dan teknik pembuatan

C. METODE PEMBELAJARAN      
Pendekatan CTL : demonstrasi dan penugasan                 

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN:
      Pertemuan pertama dan kedua :
  1. Kegiatan pendahuluan
apresiasi  dan  motivasi
·   Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
·   Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan diajarkan

  1. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  Membaca referensi kriya keramik
F  Melihat tayangan gambar keramik benda pakai dan benda hias
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
F  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F  Merancang keramik benda pakai dan benda hias
F  Membuat keramik benda pakai
F  Membuat keramik benda hias
F  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  Menunjukkan rancangan keramik terbaik dari siswa
F  Menyimpulkan materi pembelajaran

E. SUMBER BELAJAR
·         Buku teks Seni Budaya
·         Media  elektronik lap top dan LCD proyektor
·         Benda-benda kriya keramik

F. PENILAIAN           
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Membuat topeng dengan teknik dan corak daerah setempat

Tes praktik/ kinerja

Uji Petik Kerja

Ü  Buatlah sebuah topeng yang mencerminkan kekhasan  dan  corak daerahmu

Contoh lembar penilaian hasil karya seni rupa/ kriya keramik
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
4
5
Gagasan





Kreativitas





Teknik / bentuk





Karakteristik





Keterangan
1 = sangat kurang, 2 = kurang, 3 = cukup, 4 = baik, dan 5 = sangat baik



Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I




RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN
( RPP )


MADRASAH                          : MTs. Roudlotusysyubban
MATA PELAJARAN              : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER               : VII/2
ALOKASI WAKTU                : 2 X 40 Menit
STANDAR KOMPETENSI   : 10.   Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
KOMPETENSI DASAR        : 10.3 Menyiapkan karya seni rupa hasil buatan  sendiri untuk
                                                          pameran kelas atau Madrasah
     

A.  TUJUAN PEMBELAJARAN
      Siswa mampu :
  1. Mendeskripsikan konsep pameran seni rupa
  2. Membuat perencanaan pameran karya seni rupa dua dimensional
dan tiga dimensional buatan sendiri di kelas
  1. Membuat  kelengkapan pameran seni rupa di kelas

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

B. MATERI POKOK :
·         Pameran karya seni rupa daerah setempat, meliputi: konsep, fungsi,
      perlengkapan, dan perencanaan.

C. METODE PEMBELAJARAN    :
Pendekatan CTL : Portofolio pamer, pemberian tugas.                       

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN     
1.     Kegiatan Pendahuluan
·         Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
·         Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai
      materi   yang akan diajarkan

2.     Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  Membaca buku teks tentang pameran
F  Menyiapkan rencana pameran, dan membentuk kepanitiaan pameran.
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F  Membuat proposal pameran seni rupa di kelas
F  Membuat buku tamu, katalog, dan label karya
F  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
F  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
                       
E. SUMBER BELAJAR :
·         Buku teks Seni Budaya

F. PENILAIAN
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Merancang pameran karya seni rupa buatan sendiri di kelas

Penugasan individu/ kelompok

Tugas
rumah

Ü  Buatlah Proposal pelaksanaan pameran  hasil karya  siswa  di kelas.
Ü  Jelaskan konsep pameran seni rupa!
Ü  Buatlah perencanaan pameran di kelas hasil karya buatan sendiri!
Ü  Buatlah susunan panitia pameran kelas!
Ü  Buatlah katalog untuk kegiatan pameran di kelas!

                                                                                               
Contoh lembar penilaian proposal pameran seni rupa
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
4
5
Sistematika proposal





Kepanitiaan pameran





Kesesuaian anggaran dan belanja





Kreativitas acara pameran






Keterangan
1 = sangat kurang
2 = kurang
3 = cukup
4 = baik
5 = sangat baik

Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I


                                               






RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


MADRASAH                             : MTs. Roudlotusysyubban
MATA PELAJARAN                 : Seni Budaya (Seni Rupa)
KELAS/SEMESTER                  : VII/2
ALOKASI WAKTU                   : 2X40 Menit
STANDAR KOMPETENSI         : 10.      Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
KOMPETENSI DASAR             : 10.4     Menata karya seni rupa hasil buatan sendiri dalam
                                                            Bentuk pameran kelas atau Madrasah

                                         
A.  TUJUAN PEMBELAJARAN
      Siswa mampu :
1. Membuat denah ruang pameran seni rupa di kelas
2. Menata karya seni rupa di kelas

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

B. MATERI POKOK    :
  • Denah ruang pameran seni rupa
  • Penataan karya seni rupa di kelas.

C. METODE PEMBELAJARAN    :
Pendekatan CTL, Portofolio pamer, pemberian tugas                      

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN      :
1.     Kegiatan Pendahuluan
·         Memberikan informasi kompetensi dasar yang akan dicapai siswa
·         Tanya jawab berbagai hal yang terkait dengan siswa,motivasi,persepsi dan apresiasi     

2.     Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  Menata karya seni rupa di ruang pameran.
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.


§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F  Membuat denah ruang pameran seni rupa di kelas.
F  Pelaksanaan pameran.
F  Penilaian proses pelaksanaan pameran
F  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
F  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
                       
E. SUMBER BELAJAR :
·         Buku teks Seni Budaya

F. PENILAIAN       
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Melaksanakan pameran karya seni rupa dua dan tiga dimensi buatan sendiri maupun orang lain di kelas atau Madrasah

Tes praktik/ kinerja

Uji Petik Kerja
Ü  Laksanakan pameran hasil karyamu sesuai dengan tema yang telah ditentukan di kelas/Madrasah
           
Contoh lembar penilaian penyelenggaraan pameran seni rupa
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
4
5
Denah ruang pameran





Penataan karya





Kelengkapan pameran





Tanggapan pengunjung






Keterangan
1 = sangat kurang.  2 = kurang
3 = cukup               4 = baik
5 = sangat baik

Mengetahui,
Kepala Madrasah


SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Madrasah                         : MTs. Roudlotusysyubban
Kelas                              : VII (tujuh)
Semester                         : 2 (genap) 
Mata Pelajaran                   : Seni Budaya / Seni Musik
Alokasi Waktu                    : 4 x 40 menit ( 2x pertemuan )
Standar kompetensi              : 11. Mengapresiasi karya seni musik
Kompetensi dasar                 : 11.1 Mengidentifikasi ragam jenis musik daerah. 


§  Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pelajaran siswa dapat:
§ Menyebutkan judul lagu yang diperdengarkan.
§ Menyebutkan elemen lagu seperti, irama, nada, tempo dan dinamika lagu.
§ Menjelaskan makna dari lagu jenis musik daerah.

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

§  Materi Ajar
a. Struktur Formal Musik Daerah
b. Lagu daerah Jawa Tengah “Desaku Yang Kucinta” oleh : Sambas

§  Metode Pembelajaran
Model pendekatan Ctl dan life skill

§  Langkah – langkah pembelajaran
Peretmuan pertama dan kedua.
1.   Kegiatan Pendahuluan
·         Tanya jawab berbagai hal yang terkait dengan siswa,motivasi,persepsi dan apresiasi     

2.   Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  peserta didik Melakukan tanya jawab tentang lagu yang sudah diperdengarkan.
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F  Mendengarkan lagu-lagu Jawa Tengah melalui CD/VCD/kaset/guru.
F  Mendiskusikan tentang elemen musik seperti irama, tempo, nada, serta dinamika.
F  Memberikan tanggapan pribadi secara lisan atau tertulis.
F  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
F  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

§  Alat/Sumber Belajar
F  Buku “Seni Budaya .
F  Lagu daerah “Desaku Yang Kucinta”
F  VCD, CD, kaset, guru

§  Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  mengidentifikasi beragam lagu dan karya musik dari tokoh daerah setempat
Ü  Menyebutkan nama alat musik pengiring

Tes Tertulis
Tes uraian

Ü  Sebutkan 3 judul lagu tradisional daerahmu beserta nama penciptanya
Ü  Sebutkan nama alat musik pengiringnya
Ü  Berikan tanggapan tentang unsur musik yang diperdengarkan
Ü  Sebutkan nama irama, dinamika, tempo lagu yang diperdengarkan!
Ü  Sebutkan alat musik yang digunakan dalam lagu yang diperdengarkan!
Ü  Jelaskan nama pencipta lagu “Desaku Yang Kucinta”
Ü  Ceritakan makna lagu “Desaku Yang Kucinta” yang kalian dengarkan!
Ü  Sebutkan tanda mula pada lagu “Desaku Yang Kucinta”

Format penilaian
NO
Skor Mentah Perolehan (a)
Skor Mentah Maksimum (b)
Bobot soal skor Butir (c)
Nilai tiap soal
1

2
2

2

2
2

3

2
2

4

2
2

5

2
2



10
10



Keterangan : Nilai tiap soal a/b x c.



Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Madrasah                         : MTs. Roudlotusysyubban
Mata Pelajaran                    : Seni Budaya
Kelas/Semester                   : VII / 2 (dua)
Alokasi Waktu                    : 2 x 40 menit
Standar kompetensi
:
1.1 Mengekspresikan karya seni musik.
Kompetensi dasar
:
1.1.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan lagu daerah setempat. 

I.    Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
Memberikan tanggapan tentang unsur musik yang diperdengarkan secara lisan dan tertulis.

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

II.   Materi Ajar
a. Struktur Formal Musik Daerah
b. Lagu “Gundul-Gundul Pacul”.

III. Metode Pembelajaran
Model pendekatan CTl dan Lifeskill

IV.  Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan pendahuluan
Tanya jawab berbagai hal yang terkait dengan siswa,motivasi,persepsi dan apresiasi  
  
2. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  peserta didik Memberikan tanggapan tentang unsur musik yang diperdengarkan secara lisan dan tertulis.
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  Guru membentuk kelompok diskusi.
F  Guru memperdengarkan lagu “Gundul-Gundul Pacul”  melalui VCD.
F  Dengan kelompoknya siswa memberikan tanggapan pada lagu yang diperdengarkan.
F  Masing-masing kelompok memberikan tanggapan secara lisan.
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

V.   Alat/Sumber Belajar
F  Buku “ Seni Budaya .
F  VCD,/cassete/guru
F  Lagu “Gundul-Gundul Pacul”. 

VI.       Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Mempresentasikan keunikan lagu daerah setempat

Tes Tertulis
Tes uraian

Ü  Sebutkan 3 keunikan dan ciri  lagu daerah setempat
Ü  Berasal dari daerah manakah lagu “Gundul-Gundul Pacul”?
Ü  Memakai tangga nada apakah lagu “Gundul-Gundul Pacul”?
Ü  Bagaimana cara menyanyikan lagu “Gundul-Gundul Pacul”?
Ü  Bagaimana pendapatmu tentang keberadaan lagu daerah pada era sekarang?
Ü  Siapa pencipta lagu “Gundul-Gundul Pacul”?

Format penilaian
NO
Skor Mentah Perolehan (a)
Skor Mentah Maksimum (b)
Bobot soal skor Butir (c)
Nilai tiap soal
1

20
20

2

20
20

3

20
20

4

30
30

5

10
10



100
100

Keterangan : Nilai tiap soal a/b x c.
Jumlah bobot soal sama dengan nilai  tertinggi 


Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Madrasah                         : MTs. Roudlotusysyubban
Kelas                              : VII / 2  
Mata Pelajaran                   : Seni Budaya / Seni Musik
Alokasi Waktu                    : 2 x 40 menit
Standar kompetensi
:
1.1 Mengapresiasi karya seni musik
Kompetensi dasar
:
1.1.2 Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan lagu daerah setempat. 

1.   Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
a. Menyebutkan unsur keunikan musik daerah setempat.

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

2.   Materi Ajar
Struktur Formal Musik Daerah

3.   Metode Pembelajaran
Model pendekatanCTL dan Life skill

4.   Langkah-langkah Pembelajaran
a.  Kegiatan Pendahuluan
Tanya jawab berbagai hal yang terkait dengan siswa,motivasi,persepsi dan apresiasi  

b.  Kegiatan Inti
§  Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  peserta didik Menyebutkan unsur keunikan musik daerah setempat
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  Guru membentuk kelompok diskusi.
F  Guru memperdengarkan ياهنانا.
F  Dengan kelompoknya siswa mendiskusikan ياهنانا; tangga nada yang dipakai, mendiskusikan unsur keunikan ياهنانا
F  Mempresentasikan hasil kerja kelompok.
F  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

5.   Alat / Sumber Belajar
F  Buku “Seni Budaya .
F  Tape recorder, cassete, ياهنانا. 





6.   Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Mengidentifikasi ciri-ciri lagu daerah setempat


Tes Tertulis
Tes uraian

Ü  Sebutkan 3 nama tokoh musik daerah setempat
Ü  Sebutkan jadwal lagu yang diperdengarkan pada tape recorder?
Ü  Memakai tangga nada apakah ياهنانا?
Ü  Tulislah syair lagu tersebut!
Ü  Dimanakah letak unsur keunikan pada ياهنانا?
     
Format penilaian
NO
Skor Mentah Perolehan (a)
Skor Mentah Maksimum (b)
Bobot soal skor Butir (c)
Nilai tiap soal
1

10
10

2

20
20

3

20
20

4

20
20

5

30
30



100
100


Keterangan : Nilai tiap soal a/b x c.
Jumlah bobot soal sama dengan nilai  tertinggi 


Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I










RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Madrasah                         : MTs. Roudlotusysyubban
Kelas                              : VII (tujuh) 
Mata Pelajaran                    : Seni Budaya / Seni Musik
Semester                          : 2 (dua)
Alokasi Waktu                    : 6 x 40 menit  ( 3X Pertemuan )
Standar kompetensi
:
12. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik.
Kompetensi dasar
:
12.1 Mengaransir secara sederhana lagu daerah setempat. 

A. Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
§  Menyanyikan lagu daerah “ Gelang si Paku Gelang” secara kelompok.
§  Menulis elemen-elemen musik seperti; nada, irama, dan dinamika lagu daerah yang didengar.
§  Membuat nada- nada melodi selingan secara sederhana.
§  Mengaransir secara sederhana lagu daerah yang didengar.

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )
B. Materi Ajar
a. Berkarya Musik daerah

C. Metode Pembelajaran
§  Model pendekatan CTL dan Life skill.

D. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama, kedua  dan ketiga.
1.  Kegiatan Pendahuluan
Tanya jawab berbagai hal yang terkait dengan siswa,motivasi,persepsi dan apresiasi  

2.  Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  peserta didik Memperdengarkan satu bentuk arr. Musik melalui CD/tape.
F  peserta didik Menirukan/menyanyikan lagu daerah yang didengar.
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  Memulai berlatih menulis aransemen dengan dipandu guru.
F  Membagi siswa dalam 5 kelompok dan menentukan alat musik pengiring
F  Mendiskusikan unsur-unsur lagu yang akan diaransir
F  Tiap kelompok mengaransir secara sederhana lagu  yang berbeda
F   memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
F  Menanyakan kepada siswa bagaimana tanggapan dan perasaannya bisa menyusun / membuat karya arr. Sendiri.
F  Membuat kesimpulan  hasil lagu yang akan diaransir.

E. Sumber Belajar
F  Buku “Seni Budaya .
F  Lagu-lagu daerah
F  DVD, VCD, CD, kaset tape recorder /guru

F. Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  menyanyikan lagu daerah setempat
Ü  mengaransir secara sederhana karya lagu daerah setempat
Ü Mengaransir lagu yang berbeda secara kelompok

Tes praktik/ kinerja


Tes Uji Petik Kerja
Ü  Nyanyikanlah 3 judul lagu yang sudah diperdengarkan
Ü Buatlah partitur aransemen dalam bentuk yang siap ditampilkan
Ü Tampilkan lagu yang telah diaransir secara kelompok


Format Penilaian
No
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
4
5
1
Ketrampilan bermain musik





2
Kekompakan kelompok





3
Harmoni





4
Kreativitas





5
Penampilan






Jumlah






Keterangan ceklis pada angka  :
            1 = sangat kurang                       
2 = kurang                               
3 = cukup         
4 = baik           
5 = sangat baik


Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H


Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I








RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Madrasah                         : MTs. Roudlotusysyubban
Kelas                              : VII (tujuh)  
Mata Pelajaran                    : Seni Budaya / Seni Musik
Semester                          : 2 (dua)
Alokasi Waktu                    : 4 x 40 menit  ( 2x pertemua )

Standar kompetensi
:
12. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
Kompetensi dasar
:
12.2 menyajikan karya seni musik daerah setempat secara perorangan dan berkelompok di kelas.
Indikator
:
v  Membuat perencanaan pagelaran
v  Menyanyikan lagu daerah setempat dengan aransemen sederhana

A. Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
1.     Membentuk susunan panitia pagelaran.
2.     Menyanyikan lagu daerah Jawa Tengah secara perorangan
3.     Menyanyikan lagu daerah Jawa Tengah dengan aransemen sederhana secara kelompok.

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Percaya diri ( Confidence )
Kecintaan ( Lovely )

B.  Materi Pembelajaran
a. Berkarya Musik Daerah
b. Pergelaran Kelas

C.  Metode Pembelajaran
Model pendekatan CTL dan Lifeskill.

D.   Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan pertama dan kedua.
a.     Kegiatan pendahuluan
Tanya jawab berbagai hal yang terkait dengan siswa,motivasi,persepsi dan apresiasi  

b.     Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F  Membuat perencanaan pagelaran
F  Menyanyikan lagu daerah Jawa Tengah dengan aransemen sederhana
F  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
F  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
F  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
F  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F  Berlatih memainkan hasil aransemen
F  Menyajikan hasil aransemen secara sederhana baik perorangan maupun berkelompok
F  Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
F  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
F  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
F  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  membantu menyelesaikan masalah;
Ø  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
F  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
F  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;
F  Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang lagu daerah Jawa Tengah.
E.   Alat/Sumber Belajar
Buku “Seni Budaya .
Cassette/DVCD/guru

F.   Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran    
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh
Instrumen
Ü  Menyajikan hasil aransemen karya musik daerah setempat
Ü  Menyajikan hasil aransemen secara kelompok  dan perorangan

Tes praktik/ kinerja


Tes Uji Petik Kerja
Ü  Tampilkan hasil aransemen kamu  dengan alat musik pengiring yang dipilih
Ü  Menyebutkan susunan panitia pagelaran!
Ü  Nyanyikan lagu daerah Jawa Tengah secara perorangan!
Ü  Nyanyikan lagu daerah Jawa Tengah dengan aransemen sederhana secara kelompok.


Format Penilaian
No
Aspek-aspek yang dinilai
Penilaian
1
2
3
4
5
1
Intonasi lagu





2
Artikulasi





3
Ketepatan ketukan





4
Harmonis






Jumlah






Keterangan ceklis pada angka  :
            1 = sangat kurang                       
2 = kurang                               
3 = cukup         
4 = baik           
5 = sangat baik


Mengetahui,
Kepala Madrasah



SULKHAN, S.H
          

Tawangrejo, 02 Januari 2017
Guru Mapel SBK.



RAVINDRA, S.Pd.I





Nama Barang : Ukuran : Bahan/ Media : Keterangan : Pemilik : Jika Berminat Segera : (Klik Berikut) HUBUNGI KAMI