Kategori

Puisi Untuk Pahlawan

Diposkan oleh On 9:54 AM

Puisi ini terinspirasi pada peringatan hari pahlawan yang selau diperingati pada tanggal 10 November. Puisi ini saya persembahkan untuk semua pahlawan yang ada di dunia ini.

Pahlawan

bumi menjadi saksi
langit menjadi saksi 
alam semesta menjadi saksi
bahwa engkau telah gugur
membela negeri
membela tanah ini
membela sampai mati

darah tak mungkin diminum oleh tanah
biarlah mengering dan tetap memerah
merupakan salah satu bukti sejarah

peluru lalu lalang tak kau hiraukan
sambaran granat tak engkau perdulikan
yang kau pegang adalah negeri
jangan sampai dikuasai
jangan sampai dijajah dan dimaki

sehingga engkau tak segan untuk mati
sehingga keluarga resah menanti
walau jasadmu mati
namun jiwa dan semangatmu tak akan pernah berhenti

Wahai sang pahlawan
engkau tak menghiraukan lawan
engkau berjuang demi kemenangan
engkau rela meninggalkan keluarga demi kemerdekaan

merdeka untuk bangsa Indonesia
merdeka  untuk kebahagiaan bersama
demi negeri tercinta
sebagai tumpah darah kita
menuju Indonesia jaya

Wahai sang penjajah negeri
jangan mencoba untuk melawan kami
akan kami pertaruhkan jiwa dan raga ini
untuk mempertahankan keutuhan NKRI

Satu semangat yang kami kobarkan
satu tekad yang kami jalankan
satu tujuan yang kami inginkan
yaitu semangat berjihat demi rakyat
Satu tekad mempertahankan harkat dan martabat
dan satu tujuan untuk Indonesia yang hebat
di bawah Lindungan Tuhan Yang Maha Kuat

Semoga Indonesia semakin Jaya
Penuh rahmat dan Kasih Sayang-Nya
Terlindung dari segala mara bahaya
menjadi negeri yang makmur dan sentosa.

Merdeka...

Karya : Ravindra (15 Nopember 2017)
12:51 WIB (at home)

Koleksi Puisi Saya dengan judul MENGINGAT NEGERIKU yang telah kami ciptakan semoga bisa mengobarkan semangat untuk Indonesia. Berkarya membangun Indonesia.



Nama Barang : Ukuran : Bahan/ Media : Keterangan : Pemilik : Jika Berminat Segera : (Klik Berikut) HUBUNGI KAMI

PUISI : MENGINGAT NEGERIKU Karya Ravindra 17 Agustus 2017

Diposkan oleh On 9:00 AM

Puisi ini untuk diri saya sendiri yang harus mau mengisi kemerdekaan ini dengan sungguh-sungguh mengingat sejarah perjuangan para syuhada' yang telah gugur di medan perang mempertahankan keutuhan NKRI. Semoga ini bisa bermanfaat dan menjadi pengingat untuk kita semua.




MENGINGAT NEGERIKU
Hari ini kita mengingat, tumpahan darah dihentikan
hari ini kita mengingat, para penjajah mulai sekarat
Hari ini kita mengingat, Tangisan anak kecil tak terdengar lagi
hari ini kita mengingat, istri pejuang dan tentara tak lagi cemas
Yang terucap hanyalah kata MERDEKA... DAN MERDEKA
Seandainya aku hidup di Zaman itu, Mungkin nyawaku sudah melayang
Seandainya aku mengalami masa itu, Mungkin leherku sudah dibabat para penjajah yang laknat
Seandainya aku ada kala itu, Aku sudah tidak melihat anak dan istriku
Seandainya diri ini menjalani kehidupan waktu itu, banyak janda menangis dan berkata
Kami ingin MERDEKA ... DAN MERDEKA
Apakah semua pengorbanan mereka menjadi sia-sia
Apakah tetes darah penghabisan mereka terbuang percuma
Apakah peluh yang membasahi tubuh pejuang menjadi tak berguna
Apakah keikhlasan mereka mempertaruhkan nyawa menjadi tak berarti
Aku hanya tinggal mengisi
Aku hanya tinggal menikmati
Dan Aku hidup mulya di negeri ini
Apakah Aku Cukup mengatakan MERDEKA...DAN MERDEKA
Jika AKu harus berhenti berkarya
Apakah Aku hanya Cukup mengatakan MERDEKA...DAN MERDEKA
Kalau aku harus membiarkan para pecundang merusak Keutuhan kita
SAUDARAKU...
Raih tangan ini, kita bersatu, kita buat para pejuang bangga
Pastinya mereka akan senang melihat anak cucunya terus bersatu
tanpa memandang perbedaan agama
Pasti wajah mereka berseri-seri,
melihat anak cucunya berpeluk mesra tanpa menginjak walaupun kita tidak sama
ini adalah negeri kita. Negeri kita bersama
Bulatkan tekat kita, untuk terus mempertahankannya
jangankan harta, nyawapun akan menjadi taruhanyya.
SAUDARAKU....
Mari kita hancurkan kebodohan dan kemalasan
Mari kita hancurkan korupsi dan Kepicikan
Mari kita menjauh dari perpecahan dan egoisme
Janganlah kita berteduh dalam kesombongan
Janganlah kita berlindung dalam kekufuran
Janganlah kita terjebak dalam maksiat dan kemunafikan
SAUDARAKU ...
menjadi cerdas adalah sebuah jawaban
menjadi jujur adalah sebuah impian
dan menjadi rendah hati adalah sebuah kehebatan
Jika kita mengingat negeri ini
ini adalah negeri syurga
Karena kita telah MERDEKA... DAN MERDEKA

Karya : Ravindra
Kamis, 17 Agustus 2017 22.30

Ada puisi yang kami persembahkan Untuk Pahlawan, semoga bermanfaat

Dua Tahun Hikmah 5 Maret 2012

Diposkan oleh On 6:00 PM

Puisi ini Saya ukir langsung di blog saat usiaku 32 tahun, tepat hari sabtu, 22 Maret 2014 terciptalah puisi dengan judul Dua Tahun Hikmah 5 Maret 2012, yang sebelumnya juga tercipta puisi Satu Tahun Hikmah 5 Maret 2012.  yang merupakan lanjutan dari Hikmah 5 Maret 2012. Puisi ini adalah luapan rasa syukur saya kepada Allah atas kenikmatan yang diberikan Allah yang berlimpah ruah sampai tiada terkira. Namun apa daya aku ini. Hanya bisa meminta dan meminta. Namun Dengan Rahmat dan kasih Sayang-Nya semoga tetap dalam Keluargaku dan Keluarga pembaca yang dikasihi ALlah.


Dua Tahun Hikmah 5 Maret 2012

Cinta dan kebahagiaan menyelimuti Kehidupanku
Rasa manis melumuri lidah perasaanku
tahukah ini Jalan kehidupanku
Harapan Keikhlasan selalu Tetap dalam ruang Rumah tanggaku

Rabbku yang menjadi tumpuhan
Mengabulkan segala bentuk Keinginan
Menunjukkan keberkahan dalam Setiap Pemberian
Dan Menciptakan Cinta Kasih dalam keharuan

Kefanaan demi Kefanaan Mulai Surut
Keinginan Nafsu menggebu mulai larut
Larut dalam Leburan Majlis ilmu
Tersaring oleh Hikam dalam Wiridku

Walau Dunia Sulit dan Gesit dalam Kasbu
Namun Tiada Pelit aku Bersemangat
Walau Tuk jadi Kekasih-Mu Dunia Rumit dalam genggamanku
Namun Keyakinan hati ini Berharap Rahmat

Jika Dunia Telah mendekat, Jangan jadikan Laknat
Jika Dunia Merapat, Jauhkan Sujud ini dikakinya
Jika Dunia Menyapa manis, Jauhkan dari kufur nikmat
Jika Dunia Ada, jangan sampai diperbudaknya
Ditipunya, dipermainkanya, dikendalikannya, bahkan dihancurkannya.

Ya Rabb, Tolonglah diri ini dalam Tawakal
Ya Rabb, Bantulah Hati ini dalam Iman
Ya Rabb, Tetapkan Jiwa dan raga ini dalam Islam
Dan Mengarungi Kehidupan dalam Ihsan

Tiada hal yang tidak mungkin bagi-Mu ya Rabb
Segalanya dalam Kekuasaan-Mu ya Rabb
Demi Qolbu dan Tulang Rusukku, Aku Bertumpu dipangkuan-Mu ya Rabb
Demi Berkah yang Melimpah.

Ravindra, 22 Maret 2014


Takdir Allah Pasti Cantik

Diposkan oleh On 5:37 AM

Puisi ini sangat pas jika dikaitkan dengan sisi kehidupan manusia, siapa saja bisa memposisikan diri dalam lingkup ini, karena kewajiban manusia sebagai makhluk Tuhan hanyalah beribadah. Hak atas apa yang menjadi keinginan manusia sudah Difahami oleh Sang Pencipta, apapun yang menjadi keinginan manusia sudah Diketahui oleh Allah. Maka jika kita mau menyerahkan segalanya hanya kepada ALlah maka niscaya kehidupan kita pastilah menjadi sangat indah. Ikut sekenario Allah, maka pasti kehidupan ini pasti cantik. Orang terkadang memaksakan diri untuk dikabulkan segala keinginannya, padahal Allah Yang Paling Tahu apa yang terbaik untuk kita. Kita dengan segala upaya untuk selalu mendekatkan diri pada Allah, maka apapun keinginan kita pasti akan Dibuat lebih indah dari yang kita rencanakan. 





Takdir Allah Pasti Cantik

Sekenario cerita kehidupan telah Ditentukan
Kisah Manis dan Kesedihan 
menghiasi liku-liku drama yang disajikan
Lakon demi lakon yang diperankan
mengasah potensi penjiwaan yang sempurna

Berdiri dengan penuh Percaya diri
agar mampu beraksi dengan keikhlasan hati

Usaha dan upaya telah berlalu
namun Takdir Allah Yang Berlaku
Keinginan nafsu yang menggebu
menjadi permohonan untuk dikabulkan

aku yakin takdir Allah pasti cantik
Naskah yang tertulis begitu rapi
bahkan kecerdasan ini tak mampu mendeteksi

Allah Faham keinginan kita
Allah yang menentukan jalan kita
dan setiap liku kehidupan selalu ada hikmahnya
hikmah penuh berkah
jika diyakini penuh dengan Qonaah
menjalani hidup dengan pasrah
maka Allah Akan Membuatkan cerita indah


Karya : Ravindra 
03 Nopember 2013





Puisi " Siapa Itu? "

Diposkan oleh On 8:30 PM

Puisi Siapa itu? terinspirasi saat melihat caleg-caleg dan Capres cawapres yang saat ini sedang menggalang pendukung, berbagai cara telah dilakukan mulai dari koar-koar sampai bagi-bagi uang sarapan, atau sedekah dalam rangka menghadapi pencalonan, banyak yang asap asil, bahkan ada yang memiliki perhitungan matang, sampai membuat peta pendukung dengan jumlah simpatisan tertentu. Weleh-weleh.. pokoke sibuk banget. Saya sebagai rakyat kecil tentunya menaruh harapan bagi calon legislatif dan Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk bersunggguh-sungguh atas amanat yang diembannya, jangan asal obral janji setelah jadi lupa lagi. Lupa atau sengaja melupakan. Kami memohon pada sang maha kuasa dan memiliki kekuasaan yang mutlak Memberikan kekuatan kepada caleg-caleg capres dan cawapres agar mampu memenuhi janjinya pada rakyat kecil dan berusaha semaksimal mungkin untuk mensejahterakan rakyat. Jangan sampai kita ragu atas profesionalitas yang caleg dan capres miliki. Jika kami dihianati, maka Allah tak akan pernah tinggal diam atas apa yang mereka lakukan. Maka jangan sampai kalian mengingkari janji, buat kami yakin dan percaya, buat kami mantap atas apa yang anda miliki biar kami tidak terus bertanya dan suudzan kepada kalian yang telah dipercaya. 

Siapa itu?

Banyak yang aku tidak tahu
Siapa Itu? Apa itu? dan Bagaimana Itu?
Banyak yang aku tak mengerti
Apa niatmu? Dan Apa keinginanmu?
Banyak yang aku khawatirkan
Bagaimana Aksimu? Dan seperti apa sepak terjangmu
Banyak yang aku takutkan
Sejauh mana kemampuanmu? Seberapa cerdas otakmu?
Itulah aku rakyat biasa
Itulah aku rakyat Jelata

Amanah bukan untuk orang yang resah
Resah dengan jabatannya, resah atas kemampuannya, resah atas kepribadiannya
Amanah hanya untuk orang yang terkenal
Terkenal akhlaq mulianya, terkenal kejujurannya, terkenal jiwa keikhlasannya
Banyak yang berkoar dengan semangat yang berkobar
Namun pudar tak jelas kemana harus berlayar
Ribuan kata terajut manis
Mengejar mimpi yang tak pernah habis
Aku dibuai, aku dirayu, aku ragu

Kutitipkan amanat itu, kutaruh harapan dipundakmu
Kumohonkan pertolongan pada Allah atas kekuatan langkahmu
Masihkah lari tanpa permisi
Haruskah pergi meninggalkan janji


Siapa itu?

Karya : Ravindra (15 Nopember 2013)


Ujian dan Tantangan - Syair dan Puisi

Diposkan oleh On 10:49 PM


Berikut persembahan puisi ataupun syair yang memberikan semangat bagi kita dalam berjuang mengalahkan kelemahan yang kita miliki. bersemangat untuk selalu berbuat yang terbaik terutama dalam hal untuk menjadi yang lebih baik bahkan untuk menjadi yang terbaik. Syair indah ini menginpirasikan pada kita untuk selalu bergantung pada ALLah Subhanahu wata'ala, untuk terus berusaha dengan semaksimal mungkin mengharap pertolongannya dan menyerahkan segalanya hanya kepada Allah semata. Allah menjadi tempat bersandar, dan Muhammad menjadi pemandu dalam setiap langkah dan perjalanan perjuangan hidup kita dan penuh dengan pengharapan 

Ujian dan Tantangan

Terompet tanda bertempur telah dimulai
hanya aku dan alat perangku
melangkah pasti tiada perduli
siap menerjang halang yang merintang

Jujur dalam bertempur
Siap dalam menjawab
Takut pada Ilahi Rabbi
Berani menghadang rintangan sendiri

Yaa Rabb ......
Lebih baik aku hancur tapi Jujur
daripada makmur dalam kufur
lebih baik aku hampa tapi berusaha
daripada kaya dengan meminta

Tangan mengepal berbekal tawakal
Kali melaju mengharap ridlo-MU
Mulut bertakbir biar sombong menyingkir
Hati berjuang ikhlas tanpa mengharap balas
hidup penuh semangat bulatkan tekad
jiwa menjadi kuat sebab rahmat
dan tak akan terasa berat dengan syafaat

Keimanan ini atas izin-MU
Kefahaman ini atas cahaya Kekasih-MU
dan keyakinan ini atas Taqdir-MU

Yaa  Rabb ........
Berilah yang terbaik bagiku


Karya : Ravindra  (24 Oktober 2013)



Kupermainkan Cinta

Diposkan oleh On 10:24 PM

Puisi ini adalah rangkaian dari puisi yang berjudul " Kau Bukan Impianku ". mengapa demikian adakalanya  si cowok juga mempermainkan ceweknya, kalau puisi Kau Bukan Impianku cenderung cewek mempermainkan cowok, namun kali ini cowok mempermainkan cewek. terlepas dari enjoy dan tidak enjoy, maksud saya, terkadang ada cewek yang diperlakukan seperti dalam puisi Kupermainkan Cinta ini, merasa si cewek juga menikmati, namun alangkah bodohnya kehormatan yang begitu dijaga Allah malah kau berikan pada orang lain untuk dipermainkan dan dirusak kehormatannya. 
Yo.. ojo ketema-ketemu  maksud saya jangan sampai ini terjadi pada pembaca yang budiman. seharusnya cinta yang sejati tidak dikotori dengan nafsu, tetapi cinta sejati dan murni akan selalu dihiasi dengan kesucian dan kehormatan, inilah cinta yang suci, seperti puisi "Cinta Tanpa Dosa". tak doakan anda akan menemukan cinta sejati anda. bagi anda yang belu menikah dan telah terjerumus kedalam dosa dan kemaksiatan maka bertaubatlah seperti puisi "Beri Kesempatan aku Bertaubat" kemudian kalian harus keluar dari kehancuran itu, sangat cocok dengan puisi "Cintaku Kuparkir". yang sudah menikah gimana? ya tentunya puisi ini akan memberikan wawasan pada anak-anaknya agar tidak terjerumus pada hal-hal yang buruk. amiin,  bagi anda yang sudah menikah justru luapan hawa nafsu tersalurkan dibawah keridloan Allah Subhanahu Wata'ala. malah akan menjadi pahala yang tiada tara. namun jika dilakukan pada orang yang belum resmi menikah, maka akan menjadi petaka yang luar biasa. Jika sudah menikah puisi dengan judul "Thanks Wahai Istriku" cocok untuk anda
Puisi ini saya beri judul


 KUPERMAINKAN CINTA

saat aku mengatakan kalau aku suka kamu
itu adalah saat dimana aku memulai permainan ini
cinta kasih yang kuberikan, tuk kelabui mata hatimu
perhatian ini, tuk tutupi kebusukanku

Kau kutipu, dan kau tak tahu
kau kubohongi, dan kau tak mengerti
kau ku kelabui, dan kau tak merasa itu

maka setiap sentuhanku, itu mainan pertamaku
maka setiap belaianku, itu mainan keduaku
maka setiap rabaanku, itu mainan ketigaku
maka setiap kecupanku, itu mainan keempatku
maka setiap pelukanku, itu mainan kelimaku
dan maka setiap luapan nafsuku
ITU ADALAH MAINAN-MAINAN BARUKU

semakin lama kau tertipu, semakin banyak mainan baruku
semakin jauh kau kubohongi, semakin mudah tuk dapatkan mainan kesukaanku
semakin dalam kau kukelabui, maka semakin hancur masa depanmu

Kalau kau tak tahu itu, betapa bodohnya kamu
kalau kau tahu itu, betapa ruginya kehidupanmu
menikmati kebusukan akibat nafsu tiada terkendali
menuju kehancuran dan suramnya masa depan

kau tahu itu?

Karya : Ravindra ( 04 Juni 2013 )


Kau Bukan Impianku

Diposkan oleh On 9:46 PM

Puisi ini terlahir sebenarnya dari pengembangan imajinasi saya saat melihat muda mudi sedang berpacaran dan menurut hemat saya saat itu si cowok sedang dimanfaatkan ceweknya, karena melihat dari gerak gerik si cewek yang kayaknya, kayaknya lho ya, kok nggak begitu respon saat dibelakang si cowok, kayaknya acuh gitu, dan saat ditanya, yah sekedar enjoy.. 
ini yang memunculkan tulisan-tulisan dalam puisi karyaku. ya saya menghimbau agar para cewek mbok ya o jangan begitu, masak njenengan tidak percaya karma, entar kalau njenengan mempermainkan cowok, saya takut ada keluarga njenengan yang bakal dipermainkan orang lain, seperti judul puisi "Kupermainkan Cinta" . dan saya juga menghimbau pada cowok, agar berhati-hati dengan cewek model kayak gitu, entar rugi biaya lho. dah mau dipermainkan cewek. Puisi ini agar para cewek jangan melakukan hal tersebut, dosa, dosa.... hiasilah cinta ini tanpa dosa! seperti puisi "Cinta Tanpa Dosa". bertaubatlah, untuk menginspirasi taubat anda silahkan baca puisi dengan judul "Berilah Aku Kesempatan Bertaubat" Untuk cowok agar berhati-hati terhadap jalinan asmara yang tiada manfaat jika seperti ini. lepaskan cintamu untuk sementara agar kalian bisa konsentrasi meraih masa depan, lepas cintamu untuk sementara, bagus mau meresapi puisi dengan judul "Cintaku Kuparkir". 
maka saya beri judul 

KAU BUKAN IMPIANKU

aku sadar ini jalanku
aku tahu ini buruk bagimu
aku mengerti ini akan membuat kau menyesal
menyesal kenal diriku
menyesal telah mencintaiku
dan menyesal telah berbagi kasih denganku

memadu kasih layaknya sepasang kekasih
saling mencinta antara kita berdua
bersenda gurau tuk melepas rindu
namun itu palsu
itu bukan adanya diriku
karena itu bukan aku

maafkan aku, karena aku memanfaatkanmu
maafkan aku, karena hati ini bukan milikmu
Kau bukan inginku
kau bukan idamanku
dan kau bukan cinta yang kutuju

Jika tiba-tiba aku pergi, relakan itu
jika suatu saat aku menghilang, maklumi aku
jika tiba saatnya aku melepaskanmu, maafkan aku
kau adalah masa laluku, maafkan hatiku
kau adalah cerita singkatku, maafkan jiwa ragaku
kau bukanlah impianku

karya : Ravindra ( 4 Juni 2013 )


Puisi_Hari Pendidikan-ku

Diposkan oleh On 9:08 AM


Puisi ini terlahir demi mengenang jasa para guru jasa para praktisi pendidikan yang berjuang mati-matian demi keajuan bangsa, terlepas dari banyak kekurangan disana-sini, namun alangkah lebih santun apabila kita melihat dari sisi baiknya saja, demi berkah dan manfaat ilmu yang telah kita terima. kalau dahulu saya pernah posting puisi dengan judul AKU GURU ini merupakan itikad seorang guru, janji seorang guru, do'a seorang guru agar dalam mendidik anak-anak bisa berhasil dengan maksimal. berikut Cuplikannya 
Aku GURU
Aku guru, aku panutan murid muridku
Pribadiku, tingkah dan lakuku menjadi sorotan
kucoba berikan uswah yang baik, kupancing muridku dalam semangatku
tak ragu aku membimbingmu, laksana buah hatiku dalam karyaku
kutitipkan tekad kepadamu, kusematkan semangat dalam jiwamu
kutiupkan ruh ikhlas dalam hatimu

Selanjutnya bisa KLIK DISINI

Maka kali ini curahan seorang murid untuk pedidikan ini.


Hari Pendidikanku

Ini hari pandidikanku, hari perjuanganku
ini hari pendidikanku, hari kesungguhanku
atas amanat guru, atas amanat negaraku
aku berjuang dengan penuh kesungguhan

lanjutkan gali potensi diri, teruskan timba ilmu yang berarti
hentikan tawa kemalasan ini, bekukan kebodohan ini
racikan bumbu keberhasilan, tercipta suguhan sedap dalam hidangan
olahan dengan sepenuh hati, menjadi berkah atas ilmu dalam amalan

hari ini hari pendidikan kita
sempurnakan cita-cita ini dengan sukses yang berharga
hari ini hari pendidikan kita
percantik keberhasilan tanpa puas menjelma
sukses yang menuai berkah
berhasil yang memanen fitrah
tanpa menghancurkan harga diri
tanpa merusak jiwa ini
tanpa merobek amanat suci
tanpa dosa dan neraka

Yaa Rabb... takkan pupus aku meminta
Yaa Rabb... tanpa henti kita berdo'a

matangkan jiwa, untuk menjaga amanat ini
lindungi harga diri, agar syurga bisa kita raih bersama
mari berkarya kita berjaya
mari belajar kita pintar
mari bergegas kita cerdas

buru kematangan
serbu keinginan
perjuangan demi hati dan jiwa, perjuangan demi keluarga
perjuangan demi masyarakat, perjuangan demi bangsa dan negara
serta perjuangan demi ilmu dan agama

Karya : Ravindra, (2 Mei 2013)




Puisi_Do'a Dalam Peluk Bunda

Diposkan oleh On 7:50 AM


Doa dalam peluk bunda adalah salah satu postingan kategori puisi dan syair yang nantinya akan menjadi rujukan dan sumber bagi siapa saja yang mau menggunakan puisi ini, karya ini terinspirasi dari beberapa anak yang juga memiliki kebiasaan yang serupa, yang biasanya sebelum mereka tidur selalu ditemani orang tua, terutama ibu yang biasa bercerita sebelum menidurkan anaknnya. setelsah bercerita mereka berdo'a. biasanya bunda mengajarkan do'a-do'a itu sebelum tidur.

Sebelumnya juga saya posting puisi dengan judul Dia Temanku dengan bahasa yang sederhana dan sedikit puisinya, tapi menyimpan makna yang begitu besar. oke untuk postingan kali ini saya beri judul Do'a dalam Peluk Bunda. juga dengan bahasa yang lugas, sebab puisi ini untuk anak-anak.

DO'A DALAM PELUK BUNDA

Sebelum beranjak tidur, bunda bercerita
tentang anak sholih calon penghuni syurga
Sambil memelukku, bunda berkata, aku bangga
senyum bunda manis lalu berkata
sebelum tidur mari berdo'a
dan sebelum belajar tidak lupa berdo'a

Yaa Allah, jagalah kami
Yaa Allah, limpahkan rizki
Yaa Allah, Mudahkanlah urusan kami

bunda memelukku kembali, tenang hati ini
bunda menciumku, senang perasaan ini
bunda berkata, selamat bermimpi
sampai jumpa dipagi hari
untuk menyambut mentari
yang bersinar menerangi bumi

bundaku, terima kasih

karya : Ravindra (2 Mei 2013)


Puisi_Judul Dia Temanku

Diposkan oleh On 8:15 PM

Puisi ini tercipta atas curahan seorang murid SD yang menyukai temannya melalui sebuah tulisan pendek, saat itu disela-sela belajar di sanggar seni pacul saya suruh menulis sedikit cerita tentang kebaikan temannya, dia menulis dengan judul  temanku, namun inti yang dia maksudkan tercurah dalam syair dan puisi ini dengan judul Dia Temanku. sebenarnya kalau lebih jauh kita resapi disini teman yang paling sempurna adalah Allah Subhanahu wata'ala. 
Mari kita kupas satu persatu. 
  • kata DIA menggunakan huruf Capitalize Each Word yang memiliki makna Allah.
  • Kalau dilihat dalam puisi itu bahwa ALLAH adalah temanku. Kata bermain tentunya tidak lepas dari unsur kebersamaan, unsur kedekatan, dan unsur bersenang-senang. artinya bahwa sang penyair pastinya senang dekat dengan ALLAH, selalu ditemani ALLAH dan diberikan kebahagiaan.
  • Kata kebaikanNya sudah pasti Allah memiliki banyak kebaikan.
  • Allah Sayang pada kita semua (Ar-Rohim) kata cantik tentunya sama artinya dengan INDAH, yang artinya ALLAH itu indah (ALLAH Jamilun Yuhibbul Jamal) Allah itu Indah dan Menyukai keindahan, pantas untuk dikagumi.
  • semoga DIa Sehat  bukan berarti ALLAH sakit lalu kita mendoakan supaya ALLAH sehat, bukan itu maksudnya, tetapi mengarah bahwa sehat akan bisa tersenyum dan bersemangat dan dalam puisi Semoga Dia Sehat berarti semoga ALLAH selalu bersemangat memberikan senyuman sebagai wujud keridloan-Nya pada kita. Selamat mengisyaratkan bahwa yang namanya selamat tentunya akan selalu bergembira dan senang, artinya SEmoga Allah Selamat bukan berarti Allah dalam bahaya lalu kita mendo'akanNya, tetapi artinya semoga Allah selalu bergembira mendengar ketaatan kita, do'a-do'a kita dan rintihan kita untuk memohon pertolonganNya.
  • Maka sudah pasti kita pasti sayang ALLAh baik didunia sampai di akhirat.
  • Demikianlah penjelasan tetang puisi ini.
  • kalau mau diartikan secara lugas juga bisa sebagai ungkapan perasaan pada seorang teman.


Dia Temanku


Dia Temanku
Aku senang bermain denganNya
Dia Temanku
Aku senang Karena KebaikanNya
Dia Baik,
Sayang pada kita semua
Dia Cantik,
dan aku kagum pada-Nya
Yaa Allah
Semoga Dia Sehat
Yaa Allah
Semoga Dia Selamat
Yaa Allah
Aku sayang Dia dunia sampai akhirat

Karya : Ravindra (1 Mei 2013)

Sebelumnya dalam syair dan puisi yang bertemakan teman sudah saya posting dengan judu My Friend (temanku) dan juga kunjungi pula judul yang bertemakan teman yaitu Do'a Temanku di Facebook semoga juga bisa memberikan manfaat.


Thanks Wahai Istriku_Puisi dan Syair Cinta

Diposkan oleh On 8:54 PM



Puisi thank istriku ini dikhususkan buat istri yang sholehah yang telah memahami suaminya dalam mencari nafkah. Berapapun gaji yang telah diberikan dimanfaatkan denga sebaik-baiknya dengan penuh rasa senang. Dan senantiasa memberikan semangat dan semangat. Saat suaminya marah pun sang istri berusaha untuk tetap sabar dan menjadi pelipur kemarahannya, cepat dan mudah memaafkan.  
Maka sang suami pun akhirnya dengan ikhlas mendoakan istri dan keluarganya kelak bisa mengarungi kehidupan yang lebih baik dari yang sebelumnya dengan selalu mengucapkan rasa syukur kepada Allah dan mensyukuri atas nikmat yang diberikan kepadanya. Dengan begitu Allah Subhanahu Wata’ala pasti akan menambah nikmatnya dengan kenikmatan lain yang melimpah ruah. InsyaAllah...










Thank istriku!
Rentang waktu yang akan kita lalui tiada yang tahu
Perjalanan kehidupan ini terus melaju
Menghabiskan seluruh sisa waktu
Menelusuri bahtera rumah tanggaku

Rasa cinta dan sayang ini
Menggairahkan semangat hidupku
Senyum sapa tawamu hari ini menghapus keringat penatku
Istriku ...
Nyata telah aku berikan sesuatu yang tiada berharga
Buah keringat kecil kucoba pancing tawamu
Dengan riang kau sambut senyum sapamu
Terima kasih lembut jawabmu
Benar anugerah Rabbku aku menerima takdir-Nya
Thanks Ya Rabb, Thanks wahai Istriku

Racikan bumbu kemarahan dan rasa kesal terkadang mengusik tenangmu
Silatan pedas lidahku merobek perasaanmu
Namun lincah belaian manismu, dengan besitan senyum kecil
Seolah mengabarkan cerita indah hari ini
Yang disaksikan matahari sebelum pagi
Saat sang surya memulai hari, belahan jiwaku menepis dinginku
Ciptakan kehangatan saat masih menelusuri mimpi
Inilah sedapnya santapanku pagi ini
Gurihnya suguhan yang tercipta
Wujudkan semangat untuk berkarya lagi
Thanks Ya Rabb, Thanks wahai Istriku

Semoga kesabaran dan keikhlasanmu memahamiku,
Membuahkan kemulyaan dan keberkahan
Semoga Syukur ini mewujudkan janji Sang Pencipta,
Melimpahkan segala rahmat dan keberkahan,
dengan curahan kasih sayang dibawah ridlo-Nya
amiiin..
Thanks Ya Rabb, Thanks Istriku

Karya : Ravindra
Senin, 04 Maret 2013