Kategori

Halaman Pengesahan

Diposkan oleh On 12:53 AM

Tidak kalah pentingnya bahwa halaman pengesahan menjadi lampiran penting dalam membuat tugas laporan pertanggungjawaban pameran di sekolah atau di Madrasah. Bukti bahwa semuanya dikoordinasikan dengan semua jajaran sekolah antara guru dengan kepala madrasahnya.

berikut Contoh format Halaman Pengesahan

HALAMAN PENGESAHAN
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan memohon Ridla Allah Subhanahu Wata'ala, Tugas Membuat Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan Pameran Seni rupa Kelas XI (Sebelas) telah diteliti dan diperiksa oleh Guru Mapel Seni Budaya dan selanjutnya untuk disahkan oleh Kepala Madrasah.


 Disahkan di : Pati      Tanggal      : 17 Juli 2015

             Ketua                                                                                 Guru Mapel
    Panitia Pameran                                                                           Seni Budaya  
   Indah Setyaningrum                                                                 Ravindra, S.Pd.I

A.n. Kepala Madrasah Aliyah
Roudlotusysyubban Tawangrejo

Drs. Achmad Mustagfiri

NIP. -

Lampiran Telaah

Diposkan oleh On 12:37 AM

Bagi siapa saja yang membuat laporan khusus untuk tugas sekolah tentunya membutuhkan guru pembimbing yang berhak menelaah, mengoreksi dan memberikan solusi agar laporan pertanggung jawaban yang dibuat oleh siswa dengan hasil yang maksimal.

Berikut ini contoh formatnya

PENELAAH


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama          : Ravindra, S.Pd.I
NIP            :  -
Jabatan       : Guru Mapel Seni Budaya


Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Tugas membuat Laporan Pertanggung Jawaban siswa kelas XI (Sebelas) Madrasah Aliyah Roudlotusysyubban, Tawangrejo, Kec. Winong, Kab. Pati Tahun Pelajaran 2015/2016 telah kami teliti dan periksa.

Selanjutnya tugas membuat Laporan Pertanggung Jawaban siswa kelas XI (Sebelas) Madrasah Aliyah Roudlotusysyubban, Tawangrejo, Kec. Winong, Kab. Pati tersebut untuk disahkan oleh Kepala Madrasah Roudlotusysyubban Tawangrejo.

Demikian pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya, harap menjadi maklum.




                                                                                                Pati, 27 April 2016
                                                                                                Guru Mapel Seni Budaya,




                                                                                                Ravindra, S.Pd.I
                                                                                                NIP. -


Format Program Kerja dan Rencana Kerja Panitia Pameran Seni Rupa

Diposkan oleh On 9:03 PM

Dalam sebuah kepanitiaan tidak hanya membentuk sebuah panitia. Tapi setelah terbentuk panitia maka langkah selanjutnya membuat program kerja dan rencana Kerja. Semuanya yang akan dilakukan harus ditulis dan apa yang telah dilakukan tetap harus ditulis. Dengan demikian memudahkan bagi panitia untuk melangkah menyelesaikan kegiatan demi kegiatan. Jika kita tidak memiliki program kerja, maka secara administrasi juga tidak lengkap, untuk melangkah itupun menjadi bingung. Bingung apa yang harus dilakukan dan dikerjakan.

Dalam kepengurusan OSIS Misalnya juga harus memiliki Program kerja, dalam kepanitiaan juga butuh program kerja, bahkan dalam setiap kegiatan dan kehidupan juga harus memiliki program kerja. Dalam hidup kita sebenarnya juga harus memiliki program kerja. Apalagi maqom kita adalah maqom kasab (bekerja). Artinya kita sehari-hari akan disibukkan dengan bekerja. Alangkah baiknya kita hidup memiliki program dan rencana kerja.

Program kerja adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama kurun waktu tertentu. Program kerja memang bisa tahunan, bisa bulanan dan bisa mingguan, bahkan harian. Tergantung kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal ini akan mempengaruhi juga rencana kerja. Sebab rencana kerja adalah aplikasi secara teknis terhadap program kerja yang telah disusun. Namun untuk rencana kerja cenderung membahas waktu pelaksanaan.

Format Program kerja bisa berbentuk uraian dan juga bisa berbentuk tabel. Namun secara umum mengenai program kerja berbentuk tabel. Berikut isi kolom yang dibutuhkan dalam program kerja dalam hal ini pameran seni rupa; Ini akan kami contohkan 1 program yaitu RAPAT PERDANA

  1. Nomor : Berisi jumlah program yang akan kita lakukan. misal 1, 2, 3, dst...
  2. Tujuan : Berisi tentang program-program yang akan kita laksanakan. Misal: Rapat pertama
  3. Sasaran : Berisi tentang target yang akan dicapai. misal: Membagi tugas dan tanggung jawab kepanitiaan
  4. Kegiatan : Bentuk kegiatan yang akan dilakukan. Misal: Diskusi dan musyawarah
  5. Indikator Keberhasilan : Bukti kegiatan kita dikatakan berhasil. Misal: Daftar penanggung jawab masing-masing panitia.
  6. Penanggungjawab : Siapa yang diberi tanggung jawab. Misalnya: Ketua Panitia
  7. Batas Waktu : Deadline atau hari tanggal kegiatan harus sudah selesai. Misalnya: Minggu Pertama
  8. Proses M dan E : Proses Monitoring dan Evaluasi. Biasanya ini jarang dilakukan apakah kegiatan kita sudah mendapat persetujuan dari pihak yang bersangkutan, misalnya yang melakukan proses ini adalah pembina seni rupa atau bisa juga kepala madrasah selaku penanggungjawab seluruh kegiatan.
  9. Sumber Daya : Adalah hal apapun yang mendukung kegiatan ini. Misal : ATK (Alat Tulis Kantor). White board. dan lain-lain.
  10. Keterangan : Hal-hal yang berisi tentang apapun yang belum tercantum di kolom-kolom diatas. Misalnya: Jumlah penanggungjawab, nama penanggungjawab.

Apa Saja Yang Ada Didalam Laporan Pertanggungjkawaban

Diposkan oleh On 10:13 PM

Laporan pertanggungjawaban pameran seni rupa menjadi lebih mudah apabila memiliki panduan dan petunjuk pembuatannya. Masing-masing laporan memiliki format dan kelengkapan yang berbeda-beda. Mana yang dianggap sesuai kebutuhan. Semakin lengkap justru akan lebih baik.

Laporan pertanggungjawaban pameran seni rupa mungkin berbeda dengan Laporan Pertanggungjawaban penggunaan dana. Hanya rincian keuangan, bukti kwitansi dan lain sebagainya. Namun LPJ kegiatan pameran ini akan dilaporkan secara lengkap.

Apa saja yang harus ada dalam LPJ?

  1. Cover Laporan yang terdiri dari Tulisan LAPORAN pameran seni rupa. Kemudian tempat diadakannya pameran, ada tim penyusun dan Tahun pembuatan Laporan.
  2. Cover kedua, sama persis dengan Cover pertama.
  3. Kata Pengantar (dari ketua panitia)
  4. Latar belakang (apa yang melatarbelakangi pembuatan laporan)
  5. Tema yang dipublikasikan
  6. Susunan Panitia
  7. Laporan kesekretariatan meliputi berapa orang yang diundang. Daftar undangan, terkirim atau tidak. Apakah yang diundang hadir atau tidak. Contoh format undangan.
  8. Laporan keuangan. (pengeluaran masing-masing seksi dan personil panitia) format bisa melihat artikel yang berjudul Format Kwitansi dengan bukti nota, dan Format Kwitansi dengan bukti Kwitansi Cetak.
  9. Lampiran lampiran. 
  10. Dokumen kegiatan berupa foto kegiatan dari awal sampai akhir.
Dan yang menjadi persoalan penting adalah semuanya tadi dijilid menjadi satu dalam bentuk buku. Dan laporan itu pasti memiliki manfaat dan fungsi. Dengan memperhatikan manfaat dan fungsi LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) kita akan semakin mudah untuk mengadakan kegiatan berikutnya.

Format Kwitansi Untuk Laporan Pertanggung Jawaban Dengan Bukti Nota

Diposkan oleh On 8:21 PM

Agak sedikit berbeda dengan format kwitansi untuk LPJ dengan bukti kwitansi cetak. Kalau bukti pembelian barang berupa nota maka harus ada surat pemesanan yang ditujukan pada toko yang akan kita pesan. Banyaknya barang yang kita beli menuntut untuk membuat rincian nota. Barang apa saja yang kita beli.

Walaupun demikian, bukti atau dokumen yang harus dilampirkan adalah kwitansi cetak dan nota pembelian. Sebelum ada lembaran maka harus dibuat surat pemesanan yang ditujukan pada toko yang dipesan. Berarti rincian yang dibutuhkan adalah :

  1. Surat pemesanan yang ditujukan oleh pemilik toko dengan diketik sendiri menggunakan komputer.
  2. Kwitansi cetak sebagai lampiran rincian.
  3. Nota pembelian (asli dari toko) cap dan stempel.
Laporan pertanggung jawaban tidak lengkap tanpa ini semua. Berbeda dengan proposal. Misalnya saja Proposal untuk wisata religi. Disana hanya memprioritaskan perencanaan namun demikian Proposal akan menjadi pijakan pertama saat membuat laporan. Jadwal proposal biasanya akan mengalami perubahan saat pelaksanaan secara nyata. Sehingga proposal akan menjadi sangat penting untuk mengantisipasi perubahan-perubahan pada kegiatan berikutnya.

Ada Kop suratnya, Ada Nomor Surat, Diketahui oleh ketiua panitia kemudian ditanda tangani dan ditetempel. Kemudian surat pesanan siap dipakai untuk laporan. Setelah format rincian sudah jadi maka langkah selanjutnya adalah melampirkan kwitansi asli dari toko kemudian nota pembelian yang ditulis oleh komputer atau secara manual oleh kasir. Nota harus sama dengan Surat Pemesanan.

Format Kwitansi Untuk Laporan Pertanggung Jawaban Dengan Bukti Kwitansi Cetak

Diposkan oleh On 1:40 AM

Setelah selesai kegiatan pameran seni rupa, biasanya panitia diwajibkan membuat Laporan Pertanggung Jawaban. Yang tentunya hal ini pasti akan dilakukan oleh panitia. Karena LPJ itu juga memiliki manfaat dan tujuan. Makanya hal itu menjadi sangat penting. Mengabaikan LPJ sama saja menghilangkan kepercayaan seseorang atas penggunaan dana untuk sebuah kegiatan.

Dalam LPJ yang sering lupa adalah format kwitansi. Kwitansi yang ditoko yang kita beli itu adalah bukti pembelian atau bukti pembayaran atau bukti sewa. Di kwitansi yang dijual itu kosong, tidak ada penerima, tidak ada diketahui bendahara, dan tidak ada diketahui oleh ketua panitia. Biasanya kwitansi yang dijual itu, pojok bawah kanan ditulis dengan bolpoin penerima. Kemudian tanda Tangan.

Format kwitansi yang dijual di toko itu sebagai lampiran kedua setelah lampiran kwitansi Rincian. Saya menyebutnya kwitansi Rincian. Nanti dalam membuat laporan ada 2 macam hal yang harus ada yaitu :
  1. Kwitansi Rincian (diketik sendiri dengan dibubuhi tanda tangan, penerima, Bendahara, Ketua Panitia).
  2. Kwitansi toko (dijual bebas di toko-toko ATK).

Penggunaan Kwitansi ini adalah untuk laporan pengeluaran dana atau uang untuk transport, sewa tempat, beli barang tanpa nota dan tanpa memiliki toko. Berbeda lagi nanti kalau membuat laporan keuangan jika bukti pembelian barang berupa Nota dan memiliki toko atau outlet. Sebaiknya baca juga artikel Format Kwitansi untuk Laporan Pertanggung Jawaban Dengan Bukti Nota.

Kwitansi di Jual di Toko


Baiklah berikut ini adalah formatnya.

KWITANSI/BUKTI PEMBAYARAN

Tahun Pelaksanaan : 2016
Halaman / Nomor bukti :  ..

Sudah Terima dari    : Ketua Panitia
Panitia                    : Pameran Seni Rupa Madrasah
di                           : Madrasah Aliyah Roudlotusysyubban
Jumlah Uang           : Rp. 1.000.000,-
Terbilang                : Satu Juta Rupiah
Untuk Pembayaran  : Transport Humas
Sumber Dana          : Bendahara Panitia


Penerima Uang


(Nama Penerima)


Mengetahui                                                                    Lunas dibayar Tanggal 7 April 2016
Ketua Panitia                                                                  Bendahara Panitia

Stempel + Tanda Tangan                                                Tanda Tangan                                                   
(Nama Ketua Panitia)                                                      (Nama Bendahara Panitia)

Setelah lembar KWITANSI tersebut kemudian dilampiri dengan kwitansi dari toko. Beres..! Yang ditanda tangani oleh penerima uang saja.

Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) - Fungsi dan Manfaatnya

Diposkan oleh On 12:19 AM

Membuat Laporan pertanggung jawaban menjadi agenda rutin sehabis diadakannya sebuah kegiatan. Dalam hal ini pameran maupun pergelaran. Sebagai siswa diharapkan mampu membuat laporan setelah melaksanakan kegiatan pameran sekolah maupun pameran madrasah.

Pengertian LPJ

  1. Laporan Pertanggung Jawaban dapat diartikan sebuah dokumen portofolio yang berisi deskripsi tentang kegiatan secara menyeluruh setelah diadakannya sebuah kegiatan yang dilengkapi dengan bukti-bukti atau dokumen-dokumen pendukung yang berbentuk buku. 
  2. ATau bisa juga diartikan sebagai bukti kegiatan mulai dari awal sampai akhir. 
  3. Suatu ikhtisar tentang hal ikhwal pelaksana suatu kegiatan yang harus disampaikan oleh pembina kepada pihak yang memberi tugas sebagai pertanggungjawaban kegiatan yang berlangsung
Fungsi dan Manfaat LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban)
  1. LPJ tersebut akan dapat digunakan sebagai bahan perbandingan untuk membuat proposal kegiatan.
  2. LPJ adalah dokumen atau bukti riil yang bisa dijadikan kenang-kenangan.
  3. LPJ dapat dipakai untuk laporan kepada penyumbang atau donatur agar mau untuk menyumbang lagi.
  4. LPJ merupakan bukti agar tidak ada saling mencurigai terhadap penggunaan dana  dalam kegiatan tertentu dan bisa dipertanggung jawabkan.
  5. LPJ dapat dijadikan Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
  6. Dengan LPJ kita dapat mengetahui bagaimana perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.

Demikianlah mengenai Laporan Pertanggung Jawaban dan Fungsinya. Agar perkembangan kemampuan dalam memahami LPJ peserta didik lebih cepat, alangkah baiknya bagi guru memberi tugas siswa yaitu membuat kegiatan pameran dan membuat laporannya.