Kategori

Unsur-Unsur Dalam Musik (9 Sembilan Unsur)

Diposkan oleh On 3:52 AM

Wajib bagi seorang siswa mengetahui unsur-unsur dalam musik. Apalagi bagi kalian yang ingin mengarang sebuah lagu. Ada syarat-syarat Mengarang lagu yang memang selain bakat harus menguasai teori musik dan unsur-unsurnya. Karena dalam apresiasi seni musik selain nada dan syair, lagu itu terdiri atas berbagai unsur musik yang digabungkan. Tanpa adanya penggabungan unsur-unsur musik  maka tidak akan mungkin terbentuk adanya lagu. Dengan kata lain lagu akan berbunyi apabila semua unsur-unsur musik terpenuhi. Kesimpulannya. Seberapa pentingkah unsur-unsur seni musik dalam lagu? Maka jawabanya sangat penting dengan berbagai alasan diatas.

Adapun Unsur-Unsur Musik Yang dapat membentuk Sebuah Lagu sebagai Berikut:

NOTASI MUSIK  

Unsur-Unsur Dalam Musik (9 Sembilan Unsur)Sebuah nada tidak akan mungkin terlihat dengan kasab mata. Nada tidak berwujud dan tidak memiliki rupa. Namun Nada itu bisa didengar atau diperdengarkan. Nada hanya mampu didengar oleh manusia dengan frekuensi tertentu. Jika terlalu rendah maka tidak mungkin bisa didengar. Nada adalah bunyi yang getarannya teratur. Nada bisa dituliskan dengan simbol-simbol notasi. Dengan simbol-simbol itulah kita bisa menyanyikan lagu. Notasi Musik dibagi menjadi 2 Yaitu Notasi angka dan Notasi Balok.

TANDA KUNCI

Tanda kunci akan menjadi unsur penting dalam Musik. Ini disebabkan karena dengan kunci-kunci tersebut maka lagu bisa diamainkan. Untuk Kunci-kunci tersebut juga tidak lepas dari Notasi angka dan notasi balok. Kunci merupakan Tanda yang digunakan pada garis paranada untuk menunjukkan letak titinada. Oleh karena itu Pembagian Tanda Kunci akan membedakan Nada-nada tinggi atau Nada-nada sedang atau bahkan Nada-nada Rendah.

MELODI

Melodi juga merupakan Unsur seni mUsik yang sangat penting. Melodi adalah Rangkaian Sejumlah Nada atau bunyi berdasarkan perbedaan tinggi rendah atau Naik turunnya. Jika seseorang ingin mengungkapkan penuh nada-nada atau bahakan sebagian. Maka melodi menjadi media penting untuk dipelajari. Dengan Kata lain, melodi merupakan bentuk ungkapan penuh atau hanya penggalan ungkapan nada. Melodi yang baik itu melodi yang intervalnya terjangkau oleh alat musik maupun suara manusia. Tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu rendah.

RITME / IRAMA

Nama ritme atau irama ini dipakai oleh pedangdut kita atau Raja Dangdut kita Rhoma Irama. Memang ada hungannya. Hubungannya adalah Beliau ini Penyanyi dan pencipta lagu, tentu layak menyandang Gelar Irama. Oke masuk pada pembahasan saja. Irama adalah Gerak Teratur karena munculnya Aksen secara tetap. Keindahan Irama akan dapat tercipta apabila adanya jalinan perbedaan nilai dari satuan-satuan bunyi. 

Bagaimana merasakan sebuah ritme. Sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan cara mendengarkan lagu secara berulang-ulang. Ritme atau irama ini akan mendarah daging jika dilatih. Pola iramanya memberikan perasaan ritmis karena hakekatnya irama ini akan menggerakkan perasaan yang erat hubungannya dengan gerak fisik.

Oleh karena itu setiap ragam musik daerah menghasilkan pola irama yang berbeda-beda sehingga memunculkan berbagai macam irama, seperti Irama Dangdut, Irama Keroncong, Irama, Melayu, Irama POP, Gambus dan lain-lain.

HARMONI

Harmonis itu selaras. Harmoni adalah Keselarasan Paduan Bunyi. Secara teknis, Harmoni meliputi Susunan, Peranan, dan Hubungan dari sebuah paduan bunyi dengan bentuk keseluruhan. Harmoni memiliki elemen Interval dan Akor. Akor adalah Susunan 3 Nada apabila dibunyikan secara serentak akan terdengar harmonis. Akor akan selalu mengiringi Melodi. Tanpa akor, melodi berjalan pincang. dan tentu saja tidak bisa didengar dengan indah.

Saya bisa simpulkan bahwa melodi akan memenuhi aspek musik secara horizontal dan Harmoni akan memenuhi aspek yang berhubungan dengan nada-nada secara vertikal.

Peranan Harmoni akan terlihat Jika seorang penyanyi menyanyikan lagu kemudian diiringi menggunakan alat musik. Jika terdengar indah maka sebuah lagu tersebut berhasil dinyanyikan dengan baik, ini dikarenakan Lagu tersebut sangat harmonis, selaras dalam paduan bunyinya. Kita bisa menyebutkan penyanyi tersebut menyanyinya tidak FALES.

TEMPO

Tempo menjadi hal pokok dalam bermain musik. Jika tempo tidak tepat maka orang menyanyi akan lebih cepat dari iringan musiknya, atau bahakan lebih lambat dari iringan musiknya. Maka akan menjadi bermasalah.

Tempo bisa diartikan cepat atau lambatnya sebuah lagu. Maka ukurannya adalah beat. Beat adalah ketukan yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu menit. Sebagai contoh apabila ada lagu dengan beat MM 70, ini berarti dalam satu menit terdapat 70 ketukan. Jika dalam satu ketukan dengan notasi seperempat. Untuk itu anda bisa juga dengan melihat artikel dengan Judul Tanda Tempo

MM sendiri adalah singkatan dari Metronome Malzel. Metronome adalah alat pengukur tempo. Malzel adalah pencipta Metronome (1815).

DINAMIK

Dinamik akan memberikan gaya menyanyi, Menjadi penting apabila seseorang memiliki dinamika bernyanyi yang luar biasa. Dinamik adalah Keras lembutnya lagu dan perubahannya. Akan saya bahas disini mengenai dinamik. 

Dinamik lembut misalnya Piano (p) = Lembut, Pianissimo (pp) = sangat lembut
Dinamik sedang misalnya Mezzo piano (mp) = AGak lembut, Mezzo forte (mf) = Agak Keras
Dinamik keras misalnya Forte (f) = Keras, Fortissimo (ff) = Sangat Keras

Untuk menunjukkan perubahan Tempo maka dipakailah istilah sebagai berikut :
  1. Cressendo (cresc) <   = Artinya berangsur angsur makin keras
  2. Decressendo (decresc) >   = Artinya berangsur-angsur makin lembut
  3. Subito forte (sf) = Artinya tiba-tiba keras
  4. Subito piano (sp) = Artinya tiba-tiba lambat

TANGGA NADA

Tangga adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Tangga nada yang berjenjang adalah do, re, mi, fa, sol, la, si dan kembali ke do atau ke do di interval berikutnya. Untuk Tangga nada ini jumlahnya ada 7 nada. Setiap nada naik satu tingkat satu tingkat, inilah yang dinamakan tangga nada. Jika kita memulai nada dari do menuju ke sol  maka berarti kita langsung naik ke tingkat yang ke 5. Begitu seterusnya. Dan Tangga Nada dibagi menjadi dua yaitu Tangga Nada Diatonis dan Tangga Nada Pentatonis

EKSPRESI

Ekspresi menjadi hal yang diperhitungkan dalam unsur musik. Betapa tidak, Seseorang menyanyi itu adalah ungkapan perasaan dari dalam hati. Maka harus dimunculkan melalui ekspresi kita. ALunan lagu atau suara yang gembira, susah, syahdu, rhomantis, centil, khidmat, dan lain lain harus diungkapkan secara baik dan penuh perasaan. AGar yang mendengarnya juga terbawa karena ekspresi kita saat bernyanyi dirasa TOTAL.

Berikut 15 Nama-Nama Tanda Ekspresi
  1. Agiato = Gembira, Bersemangat
  2. Con Animo = Dengan Sungguh-sungguh
  3. Con Animato = Dengan Berjiwa
  4. Con Spirito = Dengan Semangat
  5. Con Antabile = Dengan Berseru
  6. Con Bravura = Dengan Gagah Perkasa
  7. Vivace = Hidup, Lincah
  8. Marcato = Dengan Tegas Bertekanan
  9. Maestoso = Bersifat Luhur (Pada umumnya)
  10. AMabile = Manarik
  11. Contabile = Perasaan Merdu
  12. Con AMore = Perasaan Kasih dan Cinta
  13. Con Doloroso = Perasaan Sedih, Pilu dan Susah Hati
  14. Con Expresione = Dengan penuh perasaan
  15. Con Sustenuto = Dengan Perasaan





Seni Musik

Diposkan oleh On 12:42 AM

Jika anda menanyakan Apa pengertian seni Musik, maka saya akan merinci apa yang dimaksud dengan seni Musik? Istilah Musik itu berasal dari Bahasa Yunani , Mousikos. Kata ini diambil dari nama salah satu dewa Yunani yang bernama Mousikos. Mousikos adalah Dewa yang melambangkan keindahan dan menguasai bidang kesenian dan Ilmu Pengetahuan.

Musik merupakan ungkapan perasaan yang dituangkan dalam bentuk bunyi-bunyian. Musik Bisa juga diartikan ungkapan perasaan yang berupa bunyi atau suara yang bersumber dari vokal maupun instrumental. Oleh karena itu kita bisa mengambil kesimpulan bahwa pengertian seni musik adalah sebuah karya yang bermutu yang diciptakan dengan kemampuan yang luar biasa yang diuangkapkan dengan bunyi atau suara yang berupa vokal maupun istrumental untuk dinikmati keindahannya.

Seni Musik
Melihat pengertian diatas, Seni memiliki unsur keindahan, Seni merupakan wujud karya luar biasa. Seni harus bermutu. Dengan demikian tidak semua orang memiliki keahlian seni. Karena hanya orang-orang terpilihlah yang mampu memiliki kemampuan dalam bidang kesenian. Siapa orang yang memiliki kemampuan yang luar biasa, tentunya adalah orang yang tukun untuk berlatih, seseorang yang sering berkarya, baik sebagai ungkapan perasaan batin untuk kepuasan pribadi, atau sekedar untuk menyalurkan hobi bahkan sampai pada mencari sebuah materi. Ini menjadikan seseorang akan terus berkarya dan berkarya demi seni dan keindahan.

Berbeda dengan Seni Rupa yang mengutamakan wujud benda, Seni rupa memiliki cabang tersendiri berdasarkan cirinya. Baik berupa patung, desain grafis dan lain-lain, semua akan berwujud dan yang bisa kita nikamati adalah wujudnya. Kalau seni musik, yang bisa kita nikmati adalah bunyi dan suaranya.

Orang mengatakan suaramu merdu, ini merupakan apresiasi empatik yang secara sepontan mendengar suara merdu kemudian diresponya. Maka jika seseorang sudah mulai mengamati secara mendalam bagaimana teknik yang digunakan dalam menyanyi maka orang tersebut sudah mulai menghargai pada tingkatan estetis. Bagaimana seseorang mengobservasi, mengamati, meneliti sampai pada pengambilan kesimpulan. Disini seseorang telah melakukan apresiasi tingkatan yang kedua. Kemudian jika orang tersebut mampu memberikan kritikan terhadap pengusaan panggung, teknik bernyanyi, kemudian sampai pada pengusaan manajemen musik yang baik, maka seseorang tersebut telah melakukan apresiasi pada tingkatan yang tertinggi yaitu apresiasi kritik.

Seseorang yang sudah mampu memberikan bimbingan, Solusi, dan materi seni musik dengan baik dan cakap. maka orang tersebut baru diperbolehkan melakukan evaluasi secara obyektif dan Profesional. Jika belum menguasai materi seni musik secara menyeluruh, alangkah baiknya tidak terlalu dini untuk meberikan kritik seni terhadap orang lain. Justru dengan kita banyak bertanya, mengamati, observasi dan tekun berlatih, maka akan menjadikan diri kita memiliki kualitas yang luar biasa. Tidak mudah puas jika mendapatkan ilmu baru tentang musik, namun akan selalu menggali demi sempurnanya penguasaan kita terhadap seni musik. Dalam Seni Rupa Juga ada tingkatan apresiasinya. Yang terangkum dalam Artikel tingkatan Apresiasi seni rupa. Sehingga seseorang mampu memberikan penghargaan, sampai pada evaluasi dan solusi.

Pembaca Setia yang dirahmati oleh Tuhan Yang Maha Esa. Mari berkarya dengan langkah awal membangun diri kita melalui karya seni musik, dengan cara disiplin berlatih, tekun, dan tidak mudah menyerah, akan mempengaruhi karakter kita dalam memajukan bangsa ini. Apapun pekerjaannya jika dilakukan dengan penuh kedisiplinan, ketekunan dan pantang menyerah akan membuahkan hasil yang luar biasa. Kesombongan akan terkikis, Kelalaian akan tertepis, dan Kehidupan akan terasa manis. Manis dengan keindahan, Manis Dengan Kesempurnaan.

Puisi Dengan Judul " MANIS" bisa anda dapatkan. Dan akan menjadi pengobat hati yang sedang bersedih dan galau. Puisi ini untuk menyejukan hati. Dengan hadirnya seorang kekasih yang selalu menciptakan keindahan dalam setiap suka maupun duka.

Bab 2 : (E) Bermain Musik Ensambel

Diposkan oleh On 2:05 AM

Bermain musik Ansambel adalah memainkan alat musik secara bersama-sama namun untuk alat musik melodis harus dibunyikan dengan nada yang sama. Artinya antara alat musik yang satu dengan alat musik yang lain harus dibunyikan dengan nada yang sama. 

Musik ansambel adalah bermain musik secara bersama-sama dengan menggunakan beberapa alat musik dan kemudian memainkan lagu dengan aransemen yang sederhana. Kemudian untuk lagunya bisa dinyanyikan secara Unisono. Maka tersajilah musik Ansambel yang bagus.

Jika ingin lebih terasa merdu bisa ditambah dengan keyboard. Alat musik ritmis bisa dibunyikan bersama-sama maupun difariasi.
Musik Ansambel berdasarkan fungsinya dibagi menjadi 3 kelompok
  1. Alat Musik Ritmis : Alat musik ini berfungsi untuk mengatur irama. Contoh : Triangle, Gendang, dan ketipung.
  2. Alat Musik Melodis : Alat musik yang berfungsi membawakan melodi suatu lagu. Alat musik ini harus memiliki nada sehingga dapat mengeluarkan rangkaian nada. Contoh : rebab dan mandolin.
  3. Alat Musik Harmonis : Alat musik yang difungsikan sebagai pengiring dan dapat mengeluarkan paduan nada sekaligus. Contoh : Sampek dan sasando.

Berikut ini gambar alat Musik Ritmis

gambar diatas Treangle

Gambar diatas : Gendang

Gambar diatas : Ketipung


Musik Indonesia indonesia sangat beragam mulai dari musik tradisional sampai pada musik modern.antara lain dangdut dan musik keroncong. Masing-masing alat musik memiliki karakteristik tersndiri yang tersebar hingga sudut pulau.

Angklung (diakui oleh UNESCO) sebagai warisan Budaya. Angklung adalah alat musik dari daerah jawa barat dan Banten. Dulu musik angklung banyak digunakan untuk bunyi-bunyian tari dalam rangka dikaruniai panen padi yang melimpah ruah. tradisi ini sudah mulai pudar dikalangan kaum muda sehingga mereka tidak mengenal secara detail bentuk bentuk nada yang dinyanyikan.

seseorang yang mengembangkan angklung sebagai musik disekolah dengan laras diatonik adalah Daeng Sutisna. Seorang guru yang berasal dari kuningan Jawa Barat.  Pak Daeng S membuat angklung melodi dan Angklung pengiring. Angklung melodi terdiri dari dua tabung bambu dengan nada sama, kemudian untuk angklung pengiring terdiri dari 3 nada yang berbeda (akor).


Musik Indonesia

Musik Indonesia adalah alat musik yang memang berasal dari Indonesia. Baik alat musiknya masih tradisional maupun Modern. Namun Kesemuanya asli dari Indonesia. Kemudian berkembang juga gaya musik atau style musik yang asli dari indonesia, walaupun sekarang sudah menggunakan alat musik modern buatan luar negeri dalam hal ini bisa dikolaborasikan. Yaitu jenis musik Keroncong dan Dangdut.

Di indonesia terdiri dari beberapa daerah, dan masing-masing daerah melahirkan beberapa alat musik. Misalnya Angklung (Banten, Jawa Barat). Seruling Bambu (Sulawesi, NTT), Sasando (Kab. Rotedau NTT), Kolintang (Minahasa, Sulawesi Utara).

Refferensi buku :
LKS Kelas 7 Semester Gasal
Kamus Bahasa Indonesia

Refferensi Gambar 

Angklung : nusae.wordpress.com
treangel : majalahpraise.com
Gendang : youtube.com


Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...

Bab 2 : (D) Menyanyikan Lagu Secara Unisono

Diposkan oleh On 1:32 AM

Menyanyikan sebuah lagu dapat dilakukan dengan berbagai teknik dan Nada. Shingga menghasilkan sebuah sajian musik yang baik. Menyanyikan lagu baru maupun lagu lama membutuhkan konsentrasi yang luar biasa, ditambah rasa musikalitas yang tinggi. Tidak hanya bakat yang dibutuhkan, namun harus dilengkapi dengan latihan rutin. Ini akan tercipta vokalis handal dalam style musik yang disukainya.

Rasa musikalitas adalah melodi batin yang bersemayam dalam jiwa setiap orang. Kapasitasnya tergantung dari seseorang tersebut, sejauh mana penguasaan teknik bernyanyinya. Melodi batin ini akan muncul tanpa harus diundang, asalkan tekun berlatih musik maka hal itu secara otomatis akan menempel pada orang tersebut.

Seorang vokalis harus memahami betul tema dan isi lagu. Hal ini akan sangat dibutuhkan sebab tanpa mengerti isi lagunya, maka penghayatannya tidak maksimal, sehingga ketika membawakan sebuah lagu belum mampu membuat penikmat seni alias penggemar larut dan terbuai dalam alunan lagu kita.

Seorang vokal harus mengetahui melodi sebagai selingan lagu. Sebelum vokal menyanyi biasanya ada melodi pembuka yang disebut prelude. Kemudian ditengah-tengah lagu sebelum masuk reff biasanya juga ada mnelodi lagi yang dinamakan interlude. Kemudian melodi akhir sebelum lagu berhenti dinamakan postlude. Untuk Prelude biasanya berdurasi 4 sampai 8 birama. Jika sudah memasuki postlude, berarti lagu secara keseluruhan akan segera berakhir.

Dalam Musik Unisono adalah istilah yang merupakan pertanda bahwa musik dimainkan dalam satu nada. Baik secara individual maupun berkelompok. Dalam paduan suara maka mengharuskan seluruh penyanyinya menyuarakan nada yang sama. Demikian juga dalam musik ensambel, semua alat musik dimainkan dengan nada yang sama.

Contoh lagu “ Bengawan Solo” (dalam Proses)

Referensi gambar Nada : carapedia.com

Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...

Bab 2 : (C) Bernyanyi Lagu Daerah Sebagai Perwujudan Budaya dan Karakter Bangsa

Diposkan oleh On 12:37 AM

Untuk memahami sesuatu butuh proses yang sangat panjang terutama dalam teknik vokal dalam bernyanyi Lagu secara Unisono. Apa pengertian Unisono itu? Unisono adalah bernyanyi satu suara seperti menyanyikan melodi suatu lagu. Partitur lagu hanya yang pokok-pokok saja.

Mengenal Warisan budaya dan menyanyikan lagu Daerah secara Unisono

Warisan budaya yang beraneka ragam di Indonesia yang diakui oleh dunia adalah UNESCO, Warisan alam, cagar alam atau situs. Warisan budaya yang lain yang belum tersentuh adalah Taman Nasional Ujung Kulon di Banten, Taman Nasional Komodo NTT, Taman Nasional Leuser di Aceh. Candi borobudur dan candi prambanan, Situs Manusia purba di Sangiran, Wayang kulit, Keris, Batik, Angklung, Subak di Bali, Noken dari Papua dan tari sman dari aceh.

Lagu Daerah yang biasa dinyanyikan secara Unisono misalnya bisa anda lihat lirik lagu daerah berasal dari Sulawesi Selatan dengan judul Angin Mamiri., sebagai berikut


Lagu yang berasal dari daerah Sulawesi Utara yaitu berjudul O Ina Ni Keke dengan tempo moderato. Bisa anda baca pada script berikut ini :

Refferensi Gambar : 
lagu Mamiri : www.brainly.co.id
lagu O Ina Ni Keke : cmcpokers.hol.es


Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...

Bab 2 : (B) Bernyanyi Lagu Daerah Sebagai Perwujudan Budaya dan Karakter Bangsa

Diposkan oleh On 11:56 PM

Kita memiliki kewajiban menghargai saat su eseorang melakukan aktifitas bermusik, Saat mereka bermain musik, kemudian ada hal-hal yang tidak pas saat bermusik seperti fals, atau kurang lancar maka sebaiknya jangan boros dulu untuk segera  memberikan kritikan pedas. Mereka bermusik harus melalui proses yang tepat. Terkadang ada kesalahan dan cacat dalam bermusik. Seniman semacam ini musti memperbaiki kesalahan dan tidak untuk mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya.

Seseorang harus bersikap jujur dalam melakukan penilaian. Namun kritikan ini harus tetap santun dan berwibawa. Menilai bukan berarti mengolok-olok. Menilai bukan sekedar mengkritik, tapi harus ada solusi. Jika siswa masih kurang faham, maka ada program remidial dan pengayaan.

Disiplin adalah faktor utama yang harus dilaksanakan dalam bermusik. Disiplin akan membawa jiwa kita menuju pada kesuksesan dalam bermusik. Disiplin akan membentuk karakter seseorang dan akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari disekitar kita.

Oleh Karena itu, seluruh budaya bangsa yang unik dan berkualitas harus tetap dijaga ketat, jangan sampai dipengaruhi oleh budaya asing. Karena budaya kita sangat cocok dengan karakter bangsa dalam menggapai kehebatan berkarya seni.
Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...

Bernyanyi Lagu Daerah Sebagai Perwujudan Budaya dan Karakter Bangsa

Diposkan oleh On 2:34 AM

Manusia diciptakan untuk saling menghargai antar sesama. Dalam hal ini seseorang belajar seni diharapkan mampu menghargai apapun dan siapapun. Apapun karyanya wajib kita hargai, apapun jenis karyanya, baik itu karya seni rupa murni Maupun karya seni rupa terapan wajib kita hargai. Baik berupa karya dua dimensi maupun karya tiga dimensi. Semua harus kita hargai.

(A) Menerima, Menanggapi, dan menghargai Keragaman dan Keunikan Karya Seni Musik Sebagai Bentuk Rasa Syukur Terhadap Anugrah Tuhan.

Mengenai pembahasan Seni Musik bahwa menyanyi juga merupakan hasil karya orang lain. Ada orang menyanyi dengan suara merdu dan tidak Fals (sesuai nada) ada pula yang suaranya kurang bagus. Hal ini tetap harus kita hargai. Jagalah perasaan mereka, tujuannya adalah agar mereka yang belum memiliki suara bagus tetap bersemangat untuk berkarya.

Seseorang di dunia ini diberikan berbagai macam bentuk seni musik. Dan masing-masing bentuk memiliki keunikan-keunikan yang berbeda. Dengan begitu kita harus Mensyukuri Hal ini sebagai Anugrah Tuhan bahwa kita itu kaya akan keunikan-keunikan karya seni musik. Dengan menerima Keragaman tersebut, berarti kita telah membentuk pribadi yang memiliki karakter yang luar biasa.


Contoh yang paling mudah adalah seni musik digunakan sebagai pendukung dalam upacara-upacara maupun ritual-ritual tertentu di Daerah kita sendiri. Mereka memiliki cara tersendiri dalam bermain musik. Mereka memiliki alat musik yang berbeda-beda. Mereka memiliki tujuan sendiri-sendiri dalam ritual tersebut. Saat Upacara Pernikahan saja, berbagai bentuk karya seni musik yang mendukung jalannya resepsi, ada yang diisi dengan lagu Gambus, Ada yang diisi dengan lagu Qosidah, ada yang diisi dengan lagu dangdut, Musik Gamelan (Karawitan) dan lain sebagainya. Ini menandakan bahwa kita itu kaya berbagai macam jenis alat musik dan kaya akan budaya-budaya luhur Nenek moyang yang patut kita lestarikan.


Bagaimana cara menghargainya? dalam menghargai seni itu ada tingkatan apresiasinya. Ada yang berupa ucapan, ada yang berupa tindakan, bahkan ada yang berupa kritikan. Cara mengritik seseorang harus dengan cara yang santun. Itu Merupakan salah satu Syarat-Syarat Khusus Dalam Mengkritik. Jika kritikan dengan cara kasar yaitu dengan mencemooh, menghina misalnya perkataan " karya anda sangat jelek, tidak patut dipublikasikan ". itu adalah contoh perkataan yang buruk. Sebaiknya menggunakan kata-kata yang terangkai dalam satu kalimat yang santun. Misalnya :" Karya anda sudah ada peningkatan, sedikit saj diperbaiki maka akan sangat sempurna". Atau lagi misalnya :" Suara anda sudah bagus, dengan menambahkan fibra sedikit pasti sip". dan lain-lain. Yang terpenting jangan sampai menyinggung perasaannya.

Jika seseorang sudah terlatih menghargai melalui lagu Daerah maka ini akan tercipta karakter manusia yang penuh dengan budi pekerti yang luhur, sopan dan santun serta mampu menciptakan suasana yang menyenangkan. Harapan inilah, melalui budaya daerah kita diharapkan mampu membawa diri kita menuju karakter bangsa yang berkualitas dan memiliki kewibawaan dimata dunia.

Refferensi gambar : gjb3112bogie.wordpress.com


Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...

Pergelaran Dan Pameran

Diposkan oleh On 8:03 PM

Pameran dan Pergelaran seni rupa maupun seni kriya. Pameran berasal dari kata Pamer mendapat imbuhan an, menjadi Pameran. Secara istilah pameran adalah Kegiatan mempertontonkan hasil karya kepada halayak ramai untuk mendapatkan apresiasi. Pergelaran memiliki arti sama dengan pameran, namun letak perbedaannya adalah kalau pameran bersifat tidak bergerak, kalau pegelaran juga memiliki arti mempertontonkan karya kepada orang banyak untuk mendapatkan apresiasi namun bersifat bergerak.

Contoh untuk kegiatan pameran adalah pameran lukisan, Pameran kaligrafi, pameran seni kriya dan lain sebagainya. Contoh untuk pergelaran adalah Pergelaran wayang kulit, Pergelaran Teater, Pergelaran musik jazz dan lain sebagainya. Jika ada yang mengatakan pameran wayang kulit, berarti wayang kulit hanya dipajang pada papan panel atau sketsel tidak untuk dimainkan. Wayang hanya ditempatkan pada meja khusus seni kriya atau dapat langsung dipasang ditembok jika tidak memiliki papan panel atau sketsel. Kalau pergelaran wayang kulit berarti ada peran serta dalang untuk melakonkan sebuah cerita dengan media berupa wayang kulit untuk mempertegas tokoh yang diperankan.

Pamer dengan Pameran apa bedanya?

Pamer dan pameran memiliki kesamaan, Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut :
  • Kata pamer yaitu menunjukkan HARTA kepada halayak ramai atau orang lain untuk Mendapatkan PUJIAN. Artinya seseorang akan merasa puas jika seseorang tersebut dipuji karena memiliki harta dan kekayaan berlimpah.
  • Kata Pameran memiliki arti menunjukkan HASIL KARYA kepada khalayak ramai atau masyarakat banyak untuk mendapatkan APRESIASI. Apresiasi yang tentunya memiliki tingkatan apresiasi tertentu. Pujian merupakan tergolong apresiasi pada tingkatan paling rendah. Namun yang dihargai adalah kemampuan kita, bukan harta kita, dengan demikian memamerkan hasil karya seharusnya menjadi mental siswa yang sedang mempelajari seni.
  • Dalam sebuah pameran butuh yang namanya Ruang Pameran dan Kelengkapannya. Pameran tidak membutuhkan panggung. Cukup level kecil untuk sekedar berpidato. 
  • Pameran bisa dilakukan didalam ruangan (indoor) maupun diluar ruangan (outdoor).

Pertunjukan atau Pergelaran atau Penampilan?

  • Jangan terlalu meneliti secara detail istilah yang dipakai untuk materi ini. Semuanya memiliki maksud yang sama. Jangan terlalu membedakan hal tersebut. Pertunjukan wayang kulit dalam sebuah lakon jejer I misalnya yang akan digelar dan ditampilkan didepan umum.
  • Dalam Pertunjukkan biasa memanfaatkan panggung sebagai tempat pergelaran. Panggung menjadi media utama dalam hal ini.
  • Pergelaran juga bisa dilakukan didalam ruangan maupun diluar ruangan.
  • Sound system menjadi kelengkapan pokok dalam pergelaran. Semakin bagus kapasitas soundnya maka akan semakin terdengar luar biasa.
  • Apalagi pertunjukan seni musik dengan menghadirkan band-band papan atas. Jika Sound system jelek, maka kepuasan batin akan berkurang.
Berikut ini media pembelajaran dari teman saya saat PLPG Seni Budaya di Hotel Semarang. Mas Sri Kuncoro SP.

Tampilan Power Point




Media pembelajaran, Pergelaran dan pameran untuk seni rupa, seni musik, seni teater, seni tari bisa menggunakan materi ini untuk teori atau untuk KI-3 dan KI-4. Pokoke manteb. Kang Kunchoro beraksi kembali dengan vokalis dari siswa sebagai bukti Penguasaan seluruh KI, baik KI-1, KI-2, KI-3, KI-4.

Kritik dan saran musti selalu diberikan agar makin sempurna atau lebih baik.