Kategori

Pelaksanaan Pameran

Diposkan oleh On 6:45 AM


Pelaksanaan Pameran

Pelaksanaan Pameran

Pameran yang dilakukan oleh seniman pastinya akan membawa kesan tersendiri terutama pada saat pelasanaan pameran berlangsung. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan seniman atau pekerja seni guna mendapatkan wawasan lebih luas. Disini seniman merasa dihargai karena karyanya dapat dinikmati dengan bebas. Orang akan menanyakan berabagai hal mengenai karya yang dipajang. Pada saat pelaksanaan pameran inilah merupakan puncak dari kegiatan pameran.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada saat seseorang atau panitia pameran mengadakan pameran yaitu sebagai berikut.

Penataan Ruangan

Seksi yang bertugas menata ruang harus orang yang memiliki kemampuan profesional. Jangan asal comot untuk menata ruang. Jika tidak memiliki jiwa seni tinggi jangan sampai seseorang tersebut dijadikan seksi dekorasi. Seksi dekorasi ini yang bertanggung jawab penuh untuk menata ruang. Orang yang profesional tidak harus mengerjakan ini dengan tangannya sendiri, namun bisa meminta bantuan tenaga dari orang lain. Artinya konsep tetap dari seksi dekorasi, namun pengerjaannya boleh orang lain.

Tanpa profesionalisme seorang dekorator, maka ruang pameran tentu tidak sesuai yang diharapkan. Sebab dalam ruang pameran harus memberikan kesan yang romantis, harmonis, nyaman, asri, indah, memiliki daya tarik yang luar biasa sehingga pengunjung dapat menikmatinya secara maksimal dan berkesan.  

Tentunya ada kriteria yang harus dipenuhi dalam ruang pameran agar terpenuhinya ruang pameran yang ideal.
penempatan denah ruang. Denah harus ditempatkan diluar ruangan agar pengunjung mengetahui terlebih dahulu arah yang akan ditempuhnya. Kemudian jangan lupa setiap sudut atau persimpangan sebaiknya ada tanda anak panah dan keterangan agar pengunjung dapat menentukan tujuan yang akan ditempuhnya dalam ruang pameran.

Posisi tempat duduk. Jika dalam ruang ada tempat duduknya maka diatus sedemikian rupa jangan sampai menutupi ruas jalan pengunjung. Dan jangan terlalu disebar di tengah ruang pameran, sebab dapat memberikan kesan sempit.

Posisi panel atau sketsel. Penataan panel biasanya dipasang ditengah ruang pameran, tujuannya adalah agar papan panel ini bisa digunakan bolak balik, jadi sisi yang satu juga bisa untuk memajang karya dan sisi sebaliknya juga bisa dipakai untuk memajang karya. Untuk efisien tempat.

Memperhatikan display. Display bisa kita artikan tampilan ruang yang indah. dalam hal ini tidak lepas dari penerangan yang cukup, namun perlu diingat bahwa penerangan yang cukup bukan berarti penerangan yang banyak atau bahkan berlebihan. Penerangan yang cukup adalah, setiap karya harus ada penerangannya dengan spotlight. Kemudian untuk penerangan ruang pamerannya dibuat redup. Tujuannya agar karya terlihat jelas tapi tidak silau dan jika dinikmati karyanya, tidak merusak pandangan mata.

Penataan hasil Karya

Penataan hasil karya merupakan perkerjaan yang harus diikuti dengan penuh kehati-hatian. Butuh orang yang profesional dibidang dekorasi. Menata karya juga harus memperhatikan :

  • jarak pandang, jika karya yang kecil diletakkan pada papan panel namun posisinya terlalu tinggi, maka ini adalah salah satu kesalahan penataan karya. Jadi untuk karya yang ukurannya lebih kecil bisa ditata pas sesuai tinggi pandang mata pengunjung.  Untuk karya yang besar bisa dipasang agak miring kebawah, tujuannya agar pengunjung dapat menikamati karya secara keseluruhan, cukup dengan sedkit mendongak.

  • Yang tidak kalah pentingya adalah jenis karya, pengelempokokan karya juga menjadi tugas seksi dekorasi. Disini karya dikelompokkan berdasarkan jenisnya, untuk karya senirupa atau kerajinan tangan (seni kriya). Harus dibedakan ruangnya. Jangan sampai campur aduk.

Evaluasi

Evaluasi menjadi kegiatan pamungkas dalam pelaksanaan pameran, sebab dengan evaluasi maka pameran yang akan datang tentunya lebih baik dari pameran-pameran yang telah lalu. Materi evaluasi adalah mulai dari perencanaan, persiapan sampai pada pelaksanaan. Artinya harus diperhatikan mulai dari pembentukan panitia, Kinerja panitia, sampai keluar masuknya keuangan. Mengenai keuangan yang minus setelah kegiatan akan menjadi pengalaman berharga, mungkin target tidak sesuai perencanaan, pengeluaran membengkak karena suatu hal yang tak terduga. Problem semacam ini kerap terjadi, dengan demikian antisipasi dengan menyiapkan dana cadangan akan menjadi solusi tepat dalam kasus ini.

Demikianlah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pameran. Semoga artikel ini bisa membantu dan menjadi referensi para siswa untuk belajar seni budaya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Yang baik dan Sopan Agar blog ini bisa berkembang lebih baik.