Kategori

Puisi " Siapa Itu? "

Diposkan oleh On 8:30 PM

Puisi Siapa itu? terinspirasi saat melihat caleg-caleg dan Capres cawapres yang saat ini sedang menggalang pendukung, berbagai cara telah dilakukan mulai dari koar-koar sampai bagi-bagi uang sarapan, atau sedekah dalam rangka menghadapi pencalonan, banyak yang asap asil, bahkan ada yang memiliki perhitungan matang, sampai membuat peta pendukung dengan jumlah simpatisan tertentu. Weleh-weleh.. pokoke sibuk banget. Saya sebagai rakyat kecil tentunya menaruh harapan bagi calon legislatif dan Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk bersunggguh-sungguh atas amanat yang diembannya, jangan asal obral janji setelah jadi lupa lagi. Lupa atau sengaja melupakan. Kami memohon pada sang maha kuasa dan memiliki kekuasaan yang mutlak Memberikan kekuatan kepada caleg-caleg capres dan cawapres agar mampu memenuhi janjinya pada rakyat kecil dan berusaha semaksimal mungkin untuk mensejahterakan rakyat. Jangan sampai kita ragu atas profesionalitas yang caleg dan capres miliki. Jika kami dihianati, maka Allah tak akan pernah tinggal diam atas apa yang mereka lakukan. Maka jangan sampai kalian mengingkari janji, buat kami yakin dan percaya, buat kami mantap atas apa yang anda miliki biar kami tidak terus bertanya dan suudzan kepada kalian yang telah dipercaya. 

Siapa itu?

Banyak yang aku tidak tahu
Siapa Itu? Apa itu? dan Bagaimana Itu?
Banyak yang aku tak mengerti
Apa niatmu? Dan Apa keinginanmu?
Banyak yang aku khawatirkan
Bagaimana Aksimu? Dan seperti apa sepak terjangmu
Banyak yang aku takutkan
Sejauh mana kemampuanmu? Seberapa cerdas otakmu?
Itulah aku rakyat biasa
Itulah aku rakyat Jelata

Amanah bukan untuk orang yang resah
Resah dengan jabatannya, resah atas kemampuannya, resah atas kepribadiannya
Amanah hanya untuk orang yang terkenal
Terkenal akhlaq mulianya, terkenal kejujurannya, terkenal jiwa keikhlasannya
Banyak yang berkoar dengan semangat yang berkobar
Namun pudar tak jelas kemana harus berlayar
Ribuan kata terajut manis
Mengejar mimpi yang tak pernah habis
Aku dibuai, aku dirayu, aku ragu

Kutitipkan amanat itu, kutaruh harapan dipundakmu
Kumohonkan pertolongan pada Allah atas kekuatan langkahmu
Masihkah lari tanpa permisi
Haruskah pergi meninggalkan janji


Siapa itu?

Karya : Ravindra (15 Nopember 2013)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Yang baik dan Sopan Agar blog ini bisa berkembang lebih baik.