Kategori

Seni Teater

Diposkan oleh On 1:16 AM

Seni Teater adalah cabang dari 4 cabang seni. Seni teater memiliki arti atau pengertian secara khusus. JIka orang menanyakan apa pengertian seni teater? maka disini and abisa menemukan jawabannya. Teater berasal dari kata Yunani, “theatron”  (bahasa Inggris, Seeing Place)  yang artinya tempat atau gedung  pertunjukan. Gedung pertunjukan dalam hal ini ada panggung didalam gedung yang kemudian didepan panggung ada sejumlah kursi untuk penonton. Dalam sebuah Pengertian teater ini akan tersusun Unsur-Unsur Teater yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Kemudian dalam perkembangannya, dalam pengertian yang lebih luas kata teater diartikan sebagai segala hal yang dipertunjukkan di depan orang banyak atau dipertontonkan pada khalayak ramai yang berupa rangkaian cerita yang tersusun secara sistematik yang diperagakan oleh para pemain atau aktor. Teater dipandang sebagai pertunjukan penokohan atas cerita yang digelar. Teater lebih menitik beratkan pada alur cerita tokoh-tokoh yang diperankan. Kalau boleh kita tarik kesimpulan bahwa teater adalah pertunjukan cerita melalui tokoh-tokoh yang diperankan. Contoh teater yang biasa kita temui dalam lingkungan kita misalnya ketoprak, ludruk, wayang, wayang wong, wayang golek, wayang suket, wayang kulit, sintren, janger, mamanda, dagelan, sulap, akrobat, lenong, opera dan lain sebagainya. 

Teater dapat dikatakan sebagai manifestasi dari aktivitas naluriah, seperti misalnya, anak-anak bermain sebagai ayah dan ibu, bermain perang-perangan, dan lain sebagainya. Kalau dalam istilah pewayangan, urutan dalam memerankan teater meliputi Jejer, atau bisa kita sebut pertemuan disebuah istana, rumah atau di tempat tertentu sebagai pijakan pertama dalam memerankan tokoh-tokoh. 


Kemudian paseban Jawi. Artinya paseban jawi disini adalah sebuah situasi yang berbeda dengan jejer yang pertama, namun masih dalam lingkungan sekitar istana pada saat jejer pertama. Kemudian Jejer kedua. Dalam Jejer kedua ini dihadapkan pada poenokohan yang menjadi versus atau lawan yang akan bertemu dengan Jejer pertama. Dilanjutkan perang gagal. Dalam hal ini perang gagal berisi tentang konflik yang dihadapi oleh jejer yang pertama dan kedua. 

Selain definisi tersebut diatas, teater merupakan manifestasi pembentukan strata sosial kemanusiaan yang berhubungan dengan masalah ritual. Misalnya, upacara adat, ritual kerajaan, upacara kenegaraan, dan lain lain yang kesemuanya memiliki unsur-unsur teatrikal dan bermakna filosofis. 

Berdasarkan paparan di atas, kemungkinan perluasan definisi teater itu bisa terjadi. Tetapi batasan tentang teater dapat dilihat dari sudut pandang sebagai berikut: “tidak ada teater tanpa aktor, baik berwujud riil manusia maupun boneka, terungkap di layar maupun pertunjukan langsung yang dihadiri penonton, serta laku di dalamnya merupakan realitas fiktif”, (Harymawan, 1993). 

Seni TeaterDengan demikian Arti Teater adalah pertunjukan lakon yang dimainkan di atas pentas dan disaksikan oleh penonton. Seni Teater adalah Karya yang bermutu yang diciptakan dengan kemampuan yang luar biasa yang diwujudkan dengan pertunjukan lakon yang dimainkan sesuai penokohan yang dilakonkan yang dipertunjukkan diatas pentas yang disaksikan oleh para penonton.

Teater atau Drama?

Teater adalah istilah lain dari drama, Orang lebih mengenal drama dibanding dengan teater. Jika teater adalah penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti) maka drama adalah cenderung pada penyajian penokohan (bermain Peran).

Seni TeaterProses penjadian drama ke teater disebut prose teater atau disingkat berteater. Tujuan Teater diharapkan menciptakan suasana takjub dalam setiap tokoh yang diperankan. Teater memiliki tujuan KATARSIS atau penyucian jiwa. Yang dimaksud penyucian jiwa adalah dari tampilan teater yang diperankan maka ada nilai-nilai positif yang bisa dijadikan pelajaran bagi si penonton.

Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak. Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama

Teater dalam arti sempit dan Luas

Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas.
Teeater dalam arti sempit adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehiudpan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis yang diatur oleh sutradara).
Dalam arti luas, teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.

Kesimpulan Pengertian Teater

  • Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
  • Dalam arti luas : Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak.
  • Dalam arti sempit : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Yang baik dan Sopan Agar blog ini bisa berkembang lebih baik.