Kategori

Teknik Latihan Teater

Diposkan oleh On 12:23 AM

Seni teater tentunya sama dengan seni peran, teater cenderung mengutamakan olah tubuh dan ekspresi jiwa. Namun yang namanya teater jangan hanya difahami orang yang berperan diatas panggung saja. Sebenarnya banyak orang yang berperan dibalik layar yang mendukung keberhasilan penampilan diatas panggung seperti Sutradara, Tim make up, Tim kostum, Tim produksi yang harus bekerjasama demi suksesnya penampilan teater.

Teknik Latihan Teater

Sutradara biasanya menuntut pemainnya untuk all out memerankan karakter yang dilakonkan. Sutradara menuntut pemain teater untuk tekun berlatih mengolah tubuh. Karena bisa saja ada perbedaan umur, misalnya anak muda yang memerankan orang tua dengan karakter yang lemah dengan gaya bicara yang agak bergetar. Ini butuh latihan, butuh penelitian, butuh bertanya dengan orang tua, dan berlatih menirunya agar penampilannya bisa maksimal. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban bagi pemain teater menguasai teknik Latihan Teater dengan baik. Teknik latihan peran sebagai berikut :
  1. Teknik Olah Tubuh : Tubuh setiap orang ada yang ceking alias kurus, ada yang gemuk ada yang berotot, ada yang bertubuh kekar dan ada pula yang lemas dan lain sebagainya. Untuk melatih tubuh agar lentur dan tidak kaku saat dipanggung. Apakah melatih orang kurus dengan orang gemuk lebih mudah melatih orang kurus dalam hal keluwesan? Belum tentu orang yang gemuk akan bermain kaku diatas panggung. Asalkan sungguh-sungguh berlatih semua bisa memerankan tokoh dengan lentur dan santai. Caranya dengan Olahraga Fisik agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
  2. Teknik Olah Vokal : Olah vokal menjadi pilar utama dalam suksesnya tampilan teater diatas panggung. Suara yang bagus, clear, artikulasinya terjaga maka karakter yang dilakonkan akan berhasil dengan sempurna. Olah vokal mulai dari suara berat, suara ringan, mendesah, halus, menangis, tertawa dan membentak harus dikuasai dengan baik. Dan jangan lupa untuk latihan rangkaian logat masing masing daerah atau pun negara. Ini pun harus dipelajari dengan sungguh-sungguh. Dalam olah vokal jangan lupa olahraga seperti saat melakukan olah Tubuh. Pemanasan dulu sebelumnya, hal ini dimaksudkan agar otot-otot organ produksi suara bisa kendor. dan fresh kembali. Caranya olah mulut, olah rahang, olah wajah bahkan sampai pada senam lidah. Harapannya adalah anda konsentrasi mengikuti pedoman olah vokal atau olah suara.
  3. Teknik Olah Pikir : Kecerdasan adalah hal yang harus diasah. Apalagi orang baik akan memerankan orang nakal, maka pemeran harus mengkondisikan dirinya untuk melakonkannya dengan baik. Apalagi jika disuruh memainkan orang gila. Maka seorang pemain harus menunjukkan bahwa otaknya tidak waras. Peran orang buta, pemain benar-benar harus melakukan penelitian melihat orang buta, bagaimana orang buta berjalan, menoleh saat dipanggil dan lain sebagainya. Harus konsentrasi, melakukan pendalaman jiwa. Jangan lupa untuk berimajinasi dalam menguatkan peran kita. Harapannya adalah penonton faham apa yang kita peragakan dipanggung. 

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »