Kategori

Membangun Karakter Siswa dalam Pendidikan

Diposkan oleh On 12:41 AM



Artikel denga judul membangun karakter siswa akan bisa bermanfaat bagi pembaca khususnya yang masih duduk dibangku sekolah maupun kuliah. Atau Karakter Building merupakan artikel penting untuk siswa atau murid yang sedang mengenyam pendidikan. jangan sampai kita larut dalam kebodohan dan kesedihan karena tidak tahu jati dirinya masing-masing. kadang siswa terlena sehingga tidak tahu apa yang harus dilakukan. terlalu sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Akhirnya masa suram mulai dimasukinya. dan ini nantinya akan mendarah daging sehingga terbentuk karakter yang buruk. Naudzubillah min dzalik. Lantas salah siapa? jawabannya  setelah anda membaca tuntas tentang beberapa kategori dan tipe-tipe siswa berikut.
  1. Siswa Pintar :banyak orang melihat tampilan siswa pinter itu orang yang memakai kaca mata, kemana-mana baca buku, namun tidah harus seperti itu, kadang yang biasa-biasa saja malah lebih pintar. biasanya kategori ini prioritas utama adalah nilai ulangan yang diwujudkan dalam rapot dengan peringkat 3 atau 10 besar. kategori ini biasa tidak suka ikut ekstra kurikuler, kegiatan OSIS dan kegiatan lainnya. hanya melulu berkutat dan bergelut dengan buku. Pokoknya sekolah – pulang – sekolah – pulang. Itulah kesehariannnya. Yang terpenting saat ujian sekolah bisa mengerjakan soal dengan baik, beres. Cenderung pelit, tidak mau mengajari temannnya jika ada kesulitan.
  2. Siswa Cerdas :Ini lebih baik dari sekedar pintar, selain memiliki nilai yang bagus kategori siswa ini cenderung memiliki kelebihan-kelebihan lain dan suka melakukan perencanaan dalam setiap kegiatannya. Orangnya tidak kaku santai tapi serius. Bisa membagi waktu antara belajar dan bersantai. Bahkan menikmati saat santai sambil belajar. Berjiwa pemimpin. Demokratis, mau menerima kritikan dengan lapang dada. Suka bergaul. Tidak suka menghafal tapi suka memahami. Senang membantu temannya saat kesulitan belajar. Jika mengajari teman tidak langsung memberikan jawabannya tapi diarahkan bagaimana jawabannya bisa seperti itu artinya temannya dipandu dan diarahkan.
  3. Siswa Biasa-biasa saja : Tipe ini cenderung sedang-sedang saja dalam hasil akademiknya. Biasannya hanya menyukai pelajaran yang agak santai seperti olah raga dan kesenian dan terlena akan tugas yang lain yang sebenarnya juga penting bagi dia sehingga yang penting itu bisa terkalahkan. Biasanya ketika mau ujian baru numpuk buku dan belajar semalaman suntuk sampai kecapaian akhirnya saat ujian yang terjadi adalah ngantuk dan tidak bisa konsentrasi. Dan memang mempelajari buku yang menumpuk begitu banyak rasanya tidak mungkin dipelajari hanya dalam satu malam. Kategori ini sebenarnya kurang cerdas. Mustinya selalu istiqomah belajar terus menerus, sedikit demi sedikit akhirnya bisa menguasai materi yang dipelajari. Kalau hal demikian dibiarkan walhasil nilainya biasa-biasa saja.
  4. Siswa Kurang Beruntung : Kategori ini hampir sebagian besar siswa mengalaminya. Tabiatnya males belajar, akhirnya nilainya kurang. Bahkan sekalipun nilainya kurang dia tidak pernah merasa sedih. Tidak ada pengaruh apapun. Biasa dapat jelek. Dan tidak mau mengejar ketinggalannya. Cuek dengan ketidak bisaannya. Nanti diruang ujian suka minta jawaban dari teman lain yang sebenarnya nasibnya juga sama, artinya sama-sama nggak tau jawabannya kok saling bekerjasama, ya tentunya Nol hasilnya. Kaciaaan. Bisanya Cuma meminta-minta aja. Kebetulan kalau jawabanya pas dan nilainya juga bagus, namun hal yang demikian adalah termasuk siswa yang kurang beruntung, karena nilainya didapat dari belas kasihan teman. Gengsi dong mas Bro. Jadi tidak ada Nilai Kepuasannya. Biasanya kategori ini cenderung nakal, sebab seharusnya dia sibuk belajar, ikut kegiatan positif tetapi kali ini dia hanya menghabiskan waktunya untuk duduk, santai, jalan jalan alias Jeng-jeng dan akhirnya terpengaruh dengan perilaku urkan hasil dari kumpul-kumpul dan main-main.


Bagaimana Solusinya?
  1. Jika anda masuk dalam kategori pertama anda harus sedikit memperbaikinya dengan sifat-sifat pada kategori siswa yang kedua yaitu Cerdas.
  2. Jika anda sudah pada kategori kedua maka langkah selanjutnya mempertahankan karena kesuksesan yang ideal sudah didepan mata anda.
  3. Jika anda pada kategori ketiga dan keempat saatnya melakukan perubahan. Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Wahai siswa yang dibanggakan oleh siapa saja, anda adalah generasi muda penerus bangsa persiapkan diri dengan ilmu pengetahuan dan tehnologi serta dilandasi dengan dasar agama yang kokoh dan kuat agar perilaku dan kehidupan kita mendapat Ridlo dari Allah Subhanahu Wata’ala. Sukses dan berkah amin.
Ternyata yang salah kita sendiri. berubah harus dimulai dari diri kita yang akan terbentuk karakter-karakter yang bagus.


Terima Kasih atas kunjungannya...


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Yang baik dan Sopan Agar blog ini bisa berkembang lebih baik.